Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Tidak bisa berbuat apa-apa


__ADS_3

Hana berdiri tidak ikut duduk di kursi yang di duduki suaminya itu.


" Hana kemari " Cakra meraih tangan Hana . Tapi Hana tetap tidak berbalik menatapnya.


" Kau gila !" Hana berontak saat Cakra menariknya jatuh ke dalam pangkuan suaminya. " Diam aaghhh " .


Hana memukul kepala cakra kuat dia tidak sengaja.


" Maaf " Hana turun kembali dan menjauh


" Sakit " Rengek Cakra memegang kepalanya.


Hana tidak berbalik untuk memeriksa suaminya dia sudah kesal semakin kesal karena tingkah suaminya barusan.


" Kau serius ?" Tanya Hana melirik sekilas


" Apa aku merengek terlihat bercanda ?" Cakra ketus


Hana berbalik mendekatinya suaminya.


" kau tidak apa-apa jangan berbohong" Hana beranjak untuk kembali menjauh ,setelah melihat Cakra. Tapi suaminya malah tersenyum melihat Hana khawatir padanya


" Kau yakin tidak mencintaiku?" tanya Cakra berdiri dibelakang Hana.


" Tidak ,hati ku terlalu suci untuk mengukir nama suami jahat seperti mu" Hana ingin menangis tapi dia tahan.


Dia tidak mau begitu saja menerima permintaan maaf Caka setelah apa yang terjadi.Bahkan Galuh menyarankan Hana untuk meninggalkan Cakra selamanya.


" Lalu hubungan kita selama satu tahun ini apa ?" Cakra menarik bahu Hana agar menatapnya


Hana berbalik dan mereka saling menatap


" Hubungan kita selama ini hanya sebatas s

__ADS_1


pelayan yang patuh kepada rajanya " Hana mendekat tidak tersenyum seperti biasa kepada suaminya ..


" Aku minta maaf tapi jangan berbohong seperti ini ." Cakra memeluk Hana erat,tapi Hana diam " Peluk aku Hana " .


" Kau kan yang tidak mau aku sentuh ? kau menghindar saat aku memeluk mu "


Gleg Cakra menelan ludahnya dan melepas tangan yang merangkul istrinya erat itu.


Dia benar-benar marah .Jika dia


pergi lagi meninggalkan ku


aku tidak akan bisa hidup


" Baiklah " Cakra diam menyerah dia menunduk menatap sepasang sepatunya .


" sepatu saja memiliki pasangan ,tapi pasangan ku berbohong dengan hatinya sendiri " Cakra berbisik


" Apa ?" Hana mendengar sekilas tapi tidak jelas hanya ujungnya yang dia dengar


" Tidak usah seperti ini !" Hana melepaskan genggaman tangan suaminya .Cakra mendesah melihat Hana berjalan meninggalkannya.


" Tunggu aku " Teriak Cakra berlari saat Hana juga berlari meninggalkannya.


Di perjalanan Hana diam menatap luar kaca .Cakra meliriknya berkali-kali,dia sadar kalau Hana tidak akan memaafkannya semudah itu.


Dia sudah menuduh Hana dengan bukti sebuah foto editan.Dia bahkan hanya melihat foto itu sekilas,tidak menyadari bahwa foto itu hanya permainan Kim padanya


" Kita mau kemana ini ?" Hana menatap Cakra yang berbelok ke arah lain .


" Cari makan ya " Cakra tersenyum lembut pada Hana .


Hana mendelik sebal

__ADS_1


Kebiasaan jika aku seperti ini


dia baru sadar dan memasang wajah seperti


itu .


Aaa menyebalkan aku ingin


menciumnya .


" Cium saja kalau kau tidak tahan dengan wajah imut ku " Cakra tertawa kecil melihat Hana malu².


" Jaga sikapmu!" Teriak Hana .


Mobil berhenti didepan sebuah restauran.Hana diam tidak turun dan masih diam membisu


" Kemari " Tangan Cakra menekan tungkaknya pelan ,Cakra mendekati bibir Hana untuk mencium bibir itu.


Tapi ..


Hana melepaskan tekanan Cakra dan mundur berpaling.


Cakra mengernyit saat Hana menolak nya .


" Sekali saja " Cakra mengacungkan satu jari memohon meminta cium


" Aku masih marah ! kau mengerti?" Hana setengah berteriak.


Cakra mendesah dan mengusap wajahnya kasar.


" Baiklah." Cakra melepaskan sabuk pengaman ." Duduk disini jangan kabur ".


Cakra tersenyum dan mencubit hidung Hana manja.

__ADS_1


" Aku tidak pernah kabur " Teriak Hana tidak terima.Cakra menutup pintu mobil dengan tergelak melambaikan tangan.


" Cih " Hana mendengus


__ADS_2