Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Teman seperjuangan


__ADS_3

Cakra masih duduk menenangkan diri.Raut wajahnya masih dalam kemurkaan.


Mungkin dia ingin pulang menemui Hana.Jika dia berada dekat istrinya amarahnya hilang seketika.Tapi Rey yang khawatir karena pekerjaan berantakan jika Cakra pulang.


Ponsel berdering.


aku sedang marah kenapa dia menelfon.


" Halo sayang " Hana dengan suara sumbringah jika video call mungkin Cakra bisa melihat bagaimana ekspresi wajah istrinya itu.


" Emmm" Sedikit menutupi amarahnya.


" Sayang terima kasih telah mengundang teman teman ku kesini,kau baik sekali sayang" Tawanya menghiasai pembicaraan.Cakra bisa mendengar suara ribut-ribut dan tertawa cekikikan orang yang disamping Istrinya.


" Kau senang sekali rupanya, nikmati makan eskrim bersama teman temanmu jangan kecapean.Jika kau lelah usir mereka pulang"


" Hah ! Tidak sayang mereka tidak membuat ku lelah, terima kasih sekali lagi "


" Iya" Tangannya berdenyut ,darah mengering akibat kejadian tadi


" Selamat bekerja,jangan lupa bunga mawar ku hari ini haha bye bye " Panggilan terputus.


Cakra tersenyum melihat layar ponsel , wallpaper baru saat mereka makan eskrim bersama kemarin.


* * *


Dirumah besar .


Hana menatap lekat dan tersenyum melihat layar ponselnya.Wallpaper mereka berdua saat diresto dengan gaya rambut volume terbaru Cakra.

__ADS_1


" Hana " Teriak Hanum.


" Ayo makan lagi ,jangan sungkan " Hana mengambil eskrim baru dan menikmatinya.


" Hana kau semakin cantik, begitu juga suami mu lebih tampan sekarang! apa rahasianya" Deg ekspresi wajah Tuti berubah saat Susi dan Lina menatapnya penuh Ancaman.


" Mohon diperhatikan saat kalian berbicara" Susi bernada tinggi.


" Maaf " Tuti .


" Hahahaha santai saja ,ayo ambil lagi eskrim mu Tut " Hana menggoyankan bahu Tuti agar temannya itu tidak ketakutan.


" Hana aku dengar kau mau ke KL ya ?" Sisca.


" Iya doain ya semoga berbuahkan hasil aku sangat menginginkan semua nya berjalan lancar" Hana sedikit murung . Tanngannya digenggam kuat sisca.


" Kami semua mendoakan mu,kau orang baik Hana tuhan tidak akan membiarkan orang baik tersakiti" Sisca memeluk Hana begitu juga sebaliknya.


Sisca merasa lega,Hana terlihat bahagia dengan tuan muda.Ke khawatiran mereka saat di restoran beberapa waktu lalu, menjadi alasan takut Hana menderita dengan tuan muda ,tapi ternyata perkiraan mereka salah.


Waktu semakin beranjak senja.Mereka melakukan kegiatan yang Hana mau,gadis itu mengajak semuanya ke taman besar.Disana mereka kembali Selfi,susi dan Lina tetap mengawal .Begitu juga pengawal laki laki di setiap sisi .


" Hana apa tidak ada pengawal tampan disini?" Hanum cekikikan menatap semua pengawal yang menjaga Hana.


" Jika mereka tampan tidak akan jadi pengawal, tapi model " Sisca menyeringai senang,saat Hanum diam satu pengawal menatapnya tajam tidak berkedip


" Menyeramkan!" Hanum bersembunyi di balik punggung Hana.


Setelah dari taman mereka semua kembali masuk .Hana memasukan eskrim ke plastik cukup besar ,dibaginya merata pada ketiga teman nya itu.

__ADS_1


" Hana ini terlalu banyak,apa tuan muda tidak akan marah" Sisca mencoba menghitung jumlah eskrim di tangannya.


" Tidak,pasti dia akan senang jika aku senang ayo bawa untuk kalian ngemil dirumah nanti" Hana memasukan kembali kue kering ke dalam plastik.


" Terimakasih Hana" Mereka berempat tertawa dan berpelukan.


Hana mengantar Semua temannya ke area parkir.Cakra ternyata pulang lebih awal juga hari ini


" Sayang " Hana memeluk suaminya erat


" Apa teman mu baik padamu jika tidak ..?"


ketiga gadis itu berubah pucat saat mata Cakra menatap mereka bergantian


" Sayang kau menakuti mereka " Hana menarik dagu suaminya agar melihatnya.Satu kecupan dikening Hana.


" Ah manis nya " Hup Sisca Menutup mulutnya dan menunduk.Merasa bersalah dengan apa yang dia ucapkan.


" Antar mereka pulang" Cakra memerintah sembari merangkul istrinya.


" Baik tuan" Rey membungkuk ketiga gadis itu pun mengikuti nya.


" Hati hati ?" Hana melambai saat semua sahabat nya masuk ke dalam mobil.


Sisca buru buru mengambil posisi di depan, disamping kemudi.Dia tahu Reynan akan menyetir mengantarkan mereka pulang.


Hanum cekikikan melihat Sisca takut dia dahului.Padala Tuti dan Hanum sudah punya pasangan,merasa tidak perlu mendekati Rey. Walaupun mereka tahu wajah pas pas an kekasihnya akan kalah jika di bandingkan dengan Rey, apalagi suami sahabat nya yaitu Hana.


Hana menatap mobil sampai melewati gerbang,setelah mobil hilang dalam pandangan .Cakra mengajaknya masuk ke dalam.

__ADS_1


Cakra sangat senang melihat istrinya bahagia.Dia merasa tidak sia sia , mengundang semua sahabat Istrinya itu datang ke walaupun dia sendiri khawatir.


__ADS_2