
Susi menyiapkan sarapan pagi dengan membuat makanan special untuk Hana atas permintaan Cakra .
Keduanya turun menuruni tangga.Cakra yang terus mencium Hana membuat gadis itu kesal .
" Sudah " Ketus Hana
" Panggil aku sayang dulu ,baru aku berhenti " Kembali mencium pipi Hana .
Hana diam tidak menggubris dan melepaskan tangan Cakra dari pinggang nya .
" Tunggu aku " Cakra mengejar hana yang mendahului menuju ke meja makan.
Susi menyambut keduanya dengan membungkuk dan tersenyum.
" Dimana Tika ?" Tanya Hana yang sudah ada janji dengannya.
" Masih dirumah belakang nona " Susi menggeser mangkok cantik ke hadapan Hana.
Cakra yang baru datang langsung duduk disebelah istrinya dan sedikit kesal .
" Apa ini ?" Terselip senyum dibibir Hana dia menatap mangkuk dari dekat. " Kenapa pagi-pagi ada cendol "
Hana tertawa berpikir keras ide konyol dari siapa membuat es cendol di pagi hari .
" Itu khusus untuk nona dari tuan " Susi menatap wajah Cakra yang sedang menusuk nusuk roti tawar dengan garpu.
" Kau menyiapkan ini untukku?" Hana menggoyangkan bahu cakra agar menatapnya.
" Apa ?" Cakra menatap wajah Hana didepannya.
__ADS_1
" Terimakasih " Cup kiss Hana mencium Cakra .
Cakra terlonjak kaget tidak percaya.
"Sial aku lupa !" Hana mengumpat kesal
" Kau menciumku barusan , aku harus membalasnya kan ?" menggoda Hana dan mendekat kan bibirnya.
" Diamlah !" Hana menempelkan roti tawa di bibi Cakra yang sudah siap menyosor nya . " Enak kan?"
Hana terawa dan menyantap makanan dihadapannya.Itu membuatnya semakin luluh dengan semua usaha Cakra untuk membuatnya kembali seperti semula.
" Cih !" Cakra mendesis menyantap rotinya.
Rumah para pelayan
Tika bersiap untuk bekerja.Semua pelayan menyapanya saat dia berjalan menuju rumah besar.
" Tentu saja aku semangat.Tugasku menjaga nona " Tika tersenyum melambai dan kembali melangkah.
Ponselnya berdering
" kenapa dia terus memganggu ku !" Tika kesal dengan Kim yang terus meminta bertemu untuk menanyakan perkembangan Hana dirumah .
Tika tidak menggubris dia kembali memasukan ponsel ke saku seragamnya.
Tidak lama ponselnya kembali berdering.
Pesan masuk dari Kim membuatnya kaget
__ADS_1
( Temui aku nanti malam di kafe biasa ) pesan dari kim
" Kenapa dia terus memaksa .Aku sudah tidak ingin ikut campur " Tika kesal dan menatap ponselnya.Mengetikan beberapa kalimat membalas pesan dari kim
" Dari siapa?" Robi yang membuat Tika kaget kepalanya menunduk dari belakang,membuat tubuh Robi menempel di punggung nya .
" Kau membuatku kaget tahu " Tika sudah kembali memasukan ponselnya.
" Kenapa kau khawatir seperti itu sih ?" Robi mengejar langkah Tika yang meninggalkan nya. " Apa kau masih ..?
Perkataan nya terpotong saat Tika membungkam mulutnya.
" Diam !" Tika melotot siapa saja yang mendengar akan mengadukannya pada Rey .
" Eeeeeeem " Robi kehabisan nafas tangan kasar itu membungkam mulutnya kuat.
" Maaf maaf " Tika mengusap usap telapak tangannya di jas Robi . " Jorok !"
Tika berlalu meninggalkan Robi ,sebelum Robi mengajukan pertanyaan padanya.
" Gadis sialan !" Robi berteriak membuat semua mata tertuju padanya " Apa yang kalian lihat? bekerja lagi sana ".
Robi berteriak .
Semua kembali bekerja melupakan kejadian itu secepat mungkin.Di benak para pelayan dan pengawal gaji dan fasilitas yang penting ,tidak perduli dengan apapun yang terjadi disana.
Tika sampai di depan pintu rumah .Hana sedang mengantar Cakra pergi bekerja.
" Jaga dia " cakra menunjuk Tika agar menjaga istrinya dengan benar.
__ADS_1
" Aku pergi dulu !" Cakra mengecup kening Hana walaupun gadis itu sempat menolak nya.
Hana pasrah membiarkan di tidak mungkin mendorong tubuh Cakra didepan semua orang.