Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Sk


__ADS_3

SELAMAT MALAM SAHABAT SETIA PEMBACA NOVEL SK ( suamiku konglomerat)


Semangati autho dengan vote,like dan komen dong


Biar rasa bosan berimajinasi terobati 😓


Terima kasih


****


Hana sudah siap ,tapi dia masih ragu untuk keluar melanggar aturan.


Susi bahkan sedari tadi mengawasinya agar tidak bisa kabur.


Ponsel berdering


Hana meraih ponsel nya dimeja, dia lihat siapa yang menelfon..


" Nomor siapa ini " Berbisik dan terus menatap layar ponsel nya.


Hana membiarkan hingga ringtone ponselnya berhenti berbunyi.


" Nona kenapa tidak di angkat?" Susi kepo


" Tidak apa-apa,kau bisa ke belakang mengerjakan tugas mu " Hana tersenyum malas karena Susi jelas tidak bergeming.


" Maaf nona " Susi membungkuk


" Aku tidak akan kabur juga jika kau pergi " Hana mendelik,menatap ponselnya yang kembali berbunyi.

__ADS_1


" Halo !!! " Hana setengah berteriak karena kesal.


" Kenapa kau marah ,aku hanya ingin bertanya" Suara Candra jelas terdengar.


Hana tersentak menjauhkan lk ponsel dari telinganya,dan menatap lekat layar terpampang jelas nomor asing.


" Halo halo halo" Candra kembali berucap, membuat Hana reflek membekap ponselnya .Bisa saja Susi mendengar walaupun loud speaker mati , penglihatan dan pendengaran Susi sangat tajam .


Hana berdiri dan berjalan cukup jauh dari Susi.


" Kau mau apa !" Hana berbisik


" Apa kau jadi ke tempat kursus ini hampir terlambat" Candra terdengar gelisah,karena semua sudah hadir kecuali Hana seorang ,yang belum muncul batang hidungnya.


" Jadi jadi,aku kesana sekarang" Tutt Hana mematikan panggilan sepihak.


" Nona mau kemana?" Teriak Susi mengejar Hana yang berlari keluar dari rumah.


Hana masuk ke dalam mobil berlalu pergi meninggalkan kediamannya.


Tidak ada pengawal mengadang kepergian nya ,tanpa perintah mutlak dari Cakra.


* *


Tempat kursus


Candra tidak mau memulai apapun sebelum Hana datang.


Semua tidak keberatan menunggu Hana datang, bahkan semua wanita disana merasa antusias bisa lebih lama melihat wajah Candra .

__ADS_1


" Maaf aku telat" Hana masuk dengan terengah-engah, Candra menghampirinya pelan menarik lembaran tisu dari kotak tisu berbentuk hati disana.


" Aku bisa sendiri " Hana terlonjak saat tubuh Candra sangat dekat dengannya, Candra mengusap keringat didahi nya pelan tanpa bicara hanya saja terus menatapnya. " Candra "


Hana setengah berteriak, membuat Candra sadar dari lamunannya. Hana meraih tisu mengusap keringat nya sendiri,dan memandang Candra kesal.


Hana berjalan menuju meja tempatnya untuk belajar memasak, tatapannya masih menghujam kepada Candra .


* * *


Alaska group.


Cakra yang terpaksa mengijinkan Hana sedikit kesal,karena Hana setengah memaksanya.


Cakra berdiri menjauh dari meja tempatnya bekerja. Menatap langit yang sedikit mendung hari ini,rasa khawatir nya semakin membuat dirinya tersiksa.


Kenapa istrinya begitu ingin kesana ?


Apa karena ada Candra ?


adiknya yang akan bertemu dengan istrinya setiap hari ?


" Tuan muda ,apa kau butuh sesuatu ?" Rey mendekat melihat Cakra yang gelisah membuatnya juga tidak merasa tenang ." Apa tuan muda memikirkan nona ? anak buah kita sudah mengintai nya sekarang tuan.Kau bisa sedikit tenang "


Cakra diam hanya menoleh sekilas kepada Rey,bibirnya tersenyum penuh arti . Sorot matanya menyeramkan . " Jangan memanggilku seperti itu ! tuan muda,tuan muda bahkan kau pun tahu siapa diantara kami yang paling muda kan ?"


Rey mendesah, kata-katanya salah barusan . " Kalian hanya berbeda hari saja tuan,usia kalian tetap sama . Sama-sama muda " kata Rey lagi .


Cakra tersenyum " Pinta anak buah itu menjaga istriku dengan benar " Cakra kembali duduk ditempat kerjanya, setumpuk pekerjaan yang harus dia cek dan tanda tangani membuatnya penat.

__ADS_1


__ADS_2