
Hana terus bermain sampai anak anak memilih permainan sendiri.Hana mengikuti apapun.
Tidak ada anak yang mau memulai sampai Hana menyerahkan dirinya ,menjadi yang kalah.
" Kak Ana saja , tutup sekarang saat kalian tertangkap kalian mencium pipi ka Ana,setuju!"
" Setuju,setuju setuju" Berteriak menyetujui syarat Hana.Hana menutup matanya dengan sehelai kain merah.
Meraba raba dengan kaki telanjang nya agar tidak jatuh.Tangan Hana membentang mencari cari anak yang berlarian kesana kemari menggodanya.
" Hap tertangkap " Hana berhasil menangkap satu anak yang meronta ronta sambil tertawa di pelukannya.
"Siapa nama mu anak tampan"
" Aku Fadil kakak"
"Fadil kalah sekarang tutup mata mu"
" Aku tidak mau kak Anna" Hana hanya menggeleng menerima kembali saat matanya tertutup.Anak anak berlari menjauh Hana masih bisa mendengar suara anak anak tapi tidak mendapatkan nya.
" Kemana" membentangkan tangannya.Hana berhasil menangkap satu orang anak lagi tapi dia merasa aneh.
Anak mana ini kekar sekali.Hana
" kau tertangkap sebutkan nama mu"
" Awwww siapa kau"Hana menjerit-jerit sesuatu menyentuh kulit lehernya.
Pinggangnya di rangkul hangat.
__ADS_1
Siapa dia,aku malah takut .Hana
Terus berontak Hana merasakan nafas berhembus menerpa wajahnya.Bagaimana anak kecil setinggi ini gumamnya.Kain merah masih menutupi matanya .
"Lepaskan aku siapa kau" Hana berontak berusaha menarik kain dari matanya.Tangan itu menahan dan malah menenggelamkan tubuhnya di dada kekar.
Apa dia Cakra.Hana
Hana bisa merasakan aroma tubuh suaminya dan kekarnya Dada yang menjadi penopang kepalanya.
" Sayang" Hana tersenyum bahagia menarik kain merah tapi tidak berhasil.
Apa dia satria,aaaa sialan.Hana
Hana terus berontak ,tapi tubuh kecilnya tertahan dia hanya menjerit karena sesuatu terus menerpa kepala dan lehernya.Hana meraba raba lembut dia bisa merasakan,itu bahu yang sangat kekar dan Jakun leher yang dia sentuh membuat tubuh yang memeluknya bergetar geli.
Hana meraba raba wajah seseorang yang mendekapnya hangat.Meraba raba pelan dia merasakan jemarinya menyentuh bibir belah seseorang.
Hana terus meraba raba sampai dia meraba rambut mencengkramnya dan menariknya sekuat tenaga.
" Awwww sakittt" Teriakan Cakra membuat Hana senang dan memeluk erat suaminya.Walaupun matanya masih tertutup.
" Bodoh bodoh bodoh" Hana memukul bahu Cakra.Suaminya malah tertawa.
" Kau gila menarik rambutku seperti itu "Cakra melepas rangkulannya.Hana malah mempererat pukulannya dibahu Cakra.
" Kenapa kau seperti ini si,bilang kalau mau pulang secepat ini hiks hiks " Hana menangis tersedu-sedu antara senang dan juga kesal. Hana berusaha menarik kain yang menghalangi pandangannya dia ingin melihat wajah suaminya sekarang.
"Jangan melepaskannya biarkan saja " Cakra tertawa tanpa merasa bersalah Dan menggendong Hana ke dalam mobil,mereka berdua disana.Anak anak di urus Rey ke belakang panti membiarkan tuan muda dan istrinya melepas rindu .
__ADS_1
" Dasar gila" Hana menggigit dada Cakra kuat membuat laki laki itu tertawa tidak merasakan sakit sama sekali.
Didalam kendaraan.
Hana masih dengan kain menutupi matanya.
Tubuh kecilnya duduk dipangkuan suaminya.
" Sayang nanti mereka datang " Hana berusaha turun merangkak. Cakra menarik dan memeluknya erat menciumi pipi dan leher istrinya.
" Diam saja ,aku merindukan mu" Cup cup kecupan lembut dibibir Hana.Dan melepaskan lain dari mata istrinya.
" Katakan kenapa pulang secepat ini" usapan lembut dipipi Cakra.
" Kau tidak suka? " protes
" Aku suka sekaligus senang muah muah" Kecupan dimana mana membuat Cakra tergelak.
Dari kejauhan Rey berjalan ke arah mereka.Cakra tidak memperdulikannya.
" Sayang awas cepatlah" Hana menggelitiki jakun Cakra membuatnya reflek melepaskan tangannya.Hana tertawa dan turun duduk disamping.
"Sudah beres?" Tanya Cakra pada Rey yang baru masuk.
" Beres tuan" Jawab cepat.
Kendaraan berjalan cepat Hana menatap ke belakang Susi dan Niken ikut masuk ke mobil yang tadi.Hana menaiki mobil yang khusus digunakan cakra sekarang.
Hana diam saat suaminya menekan kepalanya di dada.Hana mengusap usap lembut dada suaminya.Cakra yang sangat merindukan istrinya itu terus mencium kepala Hana
__ADS_1
seorang jomblo dikemudi berkeringat dingin.
Akhiri saja hidupku tuan.Rey