
Hana masih terus diam.mungkin tadi dia hanya menangis tapi sekarang dia mulai terisak keras menutup wajanya dengan kedua tangan.
" hiks hiks hiks " Hana terus menangis.Cakra terpaksa membuat Hana berbalik padanya.Hana terus terisak dan memukul berulang dada Cakra.
" Kau jahat ,sana pergi hiks hiks " menyuruh pergi tapi tidak melepaskan pelukannya.Membuat Cakra tersenyum dan mencium kening Hana berulang.
" Kau marah padaku kenapa ,apa salahku?"
" Kau masih bertanya ,kau bersama wanita lain disana hiks hiks hiks " Menangis lebih keras dan terus memukul dada suaminya.Cakra tertawa bukan tersenyum lagi mendengar apa yang dikatakan istrinya.
" Kenapa kau tertatwa bodoh hiks hiks aku tidak mau kau bersama wanita lain,kau harus denganku kau mengerti hiks hiks!" memukul lebih keras disertai cubitan membuat Cakra kewalahan sendiri.Dan akhirnya menyerah
" Dengarkan aku,aww sakit cukup ok ok aku salah ,aku memang bersalah maafkan aku " mendongak kan Hana agar menatapnya." Kau percaya padaku apa tidak?" Hana mengangguk.
" Awas kalau kau berani seperti tadi, aku akan meninggalkan mu se.!" . belum selesai bibirnya sudah dibungkam Cakra.******* habis bibir nya disertai gigitan.Membuat Hana mencengkram bahu cakra kuat.Melingkarkan kedua tangannya dileher suaminya dan merasai bibir yang sudah habis dikuasai oleh suaminya.Hana tersengal dan Cakra menghentikan ciuman panasnya.
__ADS_1
" Jangan pernah memikirkan untuk meninggalkanku, aku mencintaimu dari dulu sekarang dan selamanya!" Janji yang memang selalu dia ucapkan berulang setiap hari.Walaupun dulu Hana belum bisa ia ditemukan.
" Gombal" enteng Hana menjawab.
" Aku serius,ayo bersiaplah kita harus ke bandara" Merapikan rambut Hana yang berantakan.Bahkan mata Istrinya begitu bengkak karena kelamaan menangis.Cakra mencium kedua mata Hana dengan lembut.
" Ayo pergi,rapikan kancing baju mu,jika semua melihat dada mu terbuka,habis kau aku makan nanti " .Memeluk untuk terakhir karena waktu sudah telat untuk kebandara" Ayo cium aku dulu".
" Apa apaan ?sudah aku tidak ingin ikut disini saja" duduk di kasur dan menyilangkan kedua tangannya.Cakra menarik Hana keluar saat didepan pintu dia berganti dengan merangkul Hana dengan erat.Semua keluarga menatap mereka penuh kelegaan dan mengantar sampai keluar.
" Jaga Hana dengan baik,jangan menyakiti nya" Ancam ayah menepuk nepuk bahu Cakra dengan keras.
Dia mengancamku!
" Baik ayah mertua" berusaha tersenyum walaupun hati sudah kesal dari tadi.Tapi dia kaget saat ayah mertua memeluknya.Hana mengedipkan mata kiri melihat Cakra kaget dan memandangnya.Mereka berpelukan saling berbisik entah apa yang dibisikkan mertua pada Menantunya.Ataupun sebaliknya semoga saja hal yang baik baik.
__ADS_1
Hana mengeluarkan kepalanya dan melambai ,mobil bergerak cepat meninggalkan kediaman Hana. Cakra mendesah dan menyender memejamkan matanya.
" Terimakasih" Hana memeluk Cakra.Membuat laki laki yang setengah mau tidur itu kaget melihat apa yang terjadi.
Dia memelukku untuk pertama kali? apa dia sudah berniat membuka hatinya?
" Kau kenapa memeluku? tanya Cakra membiarkan apapun yang dilakukan istrinya...
" Sedang ingin " Santai dan tertawa melihat Cakra kesal padanya.
" Cih awas lepaskan,kau menciumi dadaku apa tidak malu pada Robi didepan" ?
Kenapa bawa bawa aku tuan?.Kau bukannya senang lihat wajahmu tersipu malu seperti itu.
" Ayo lepaskan kau berani sekali memelukku ya! Hana hanya diam mengusap usap lembut Dada bidang tertutup kemeja putih itu.Sampai dia merasa nyaman dan tertidur didada suaminya.
__ADS_1
Bersambung