Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Hana menanyakan Niken pada Rey


__ADS_3

Cakra gelisah terus meneriaki Rey yang sedang mengemudi.Rey berusaha terus menancap gas jalan yang semakin ramai dengan kendaraan karena itulah jam semua orang memulai aktivitas.


Mobil berhenti keras didepan Hotel.Cakra keluar dan berlari melihat waktu tinggal sepuluh menit lagi.


Rey yang melihat tuan muda masuk ke lift.Dia juga ikut takut nona muda akan tahu peristiwa beberapa menit yang lalu.


Cakra mengusap keringat mengatur nafasnya yang tidak beraturan.Lantai yang dia tuju sampai.Cakra lari seraya menurun kan resleting jaketnya, waktu hanya tinggal lima menit.


Asss sial.


cakra terus berlari melihat Rey melewati nya,dan menyerahkan kantung plastik berisi box makanan


Waktu tinggal satu menit Cakra tahu apa maksud Rey.Dia meraih yang disodorkan Rey membuka pintu dan masuk..


Alarm berdering sebelum Cakra membuka jaketnya.Hana bangun dan menatapnya heran.


" Sayang kau dari mana?" Cakra mendekat dan tersenyum" Ini apa kau mandi keringat seperti ini,diamlah" Hana mengusap dahi Cakra sangat basah.


Jangan curiga aku mohon,tidur lagi saja aku akan memelukmu.Cakra


" Aku dari luar Hana sayang"


kenapa dia gugup sekali?. Hana


" Apa ini?" Hana menunduk melihat yang tenteng Cakra." Apa ini roti bakar?". Cakra mengangguk ragu dia bahkan tidak tahu apa isinya ,mungkin juga isinya kosong.

__ADS_1


Hana meraih dan meletakan nya di meja.Membukanya dan menyantap lahap kapan lagi memakan roti pinggir jalan seperti ini gumamnya, yang rasanya lebih enak dari roti bakar di restoran.Cakra lega dan melepas jaketnya memeluk Hana ,menciumi bahu istrinya.


aku tidak akan memukul dan memarahi orang dihadapan mu, tapi berhenti untuk melakukan itu aku tidak bisa Hana.Cakra


" Kau mau?" berbalik dan menyuapi Cakra.Dia


lelah dan gelisah melahap habis suapan Hana dan terus menatap istrinya.


Kau harus bahagia Hana.Cakra


" Kau kenapa aneh seperti ini"


" Aku ingin di cium " merengek dan memegang tangan Hana kepalanya sudah miring ingin dicium.


Hana mencium dua kecupan dibibir suaminya.Tapi laki laki itu belum puas juga.******* bibir Hana dan merangkul nya erat gadis itu meronta karena susah bernafas.


" Hahaha khursus berciuman sana agar kau ahli sedikit ,aku kesal melepaskan padahal aku belum puas" tertawa-tawa dan merebahkan tubuhnya.


Dasar gila.Hana


Hana merapihkan sisa makanan.Dia mandi untuk bersiap pulang ke rumah.


" Hey dia tidur?" Hana mengeringkan rambut basahnya.Mendekati Cakra yang terlelap masih memakai sepatu.Hana melepaskan perlahan menyelimuti suaminya,satu kecupan dikening tidak lupa.


Hana membuka tas, mencari baju ganti rok selutut menjadi gaya nya yang utama.Karena dia tidak terlalu parah terlihat bantet kalau memakai Rok menurut nya.

__ADS_1


Hana sudah bersih dan wangi lipstik merah dia oles agar terlihat berbeda di mata suaminya.Rambut basahnya terurai berlenggak lenggok pelan ,membereskan pakaian kotor dan sisa makanan.Semua sudah masuk koper,Hana duduk memainkan ponselnya.Dia berniat ingin mengajak Niken makan siang.Dua panggilan dia tujukan tapi tidak ada jawaban.Hana berinisiatif menelfon Rey.


Panggilan tersambung.


" hallo sekertaris,apa Niken bersamamu " Tanya Hana berdiri mengigit kukunya.


" Tidak Nona,dia sudah pulang tugasnya sudah selesai"


" Apa yang kau bilang,dia belum selesai dia akan menjaga ku sampai kapan pun!" Teriak Hana membuat Cakra terbangun tanpa dia sadari.


" Maaf Nona"!


" Jangan seperti itu sekertaris dia sudah seperti kakak ku, tolonglah" Hana merengek berkaca kaca.


" Maaf Nona dia sudah pulang,dia menitipkan pesan untuk anda"


" Kau kan yang mengusir nya" Tuttt pangilan ditutup oleh Rey membuat Hana semakin kesal.


bagaimana dia bisa memasukan orang dan mengusirnya lagi ,apa apaan dia.


" Hana" Panggil Cakra dari atas kasur membuat Hana diam tidak menggerutu, mengembalikan wajah nya seperti biasa.Hana berbalik mendekati Cakra dan melempar ponsel ke sudut ranjang.Dia memeluk Cakra erat terisak pelan di dada suaminya.


Apa aku harus memanggilnya kembali?


tida perlu lah,nanti makin banyak yang teledor kalau aku melepaskannya dari hukuman.cakra

__ADS_1


__ADS_2