
Author : 😍😍
Terimakasih Sudah setia menunggu episode selanjutnya dari Cakra dan Hana.Author jarang membalas komentar kece kece kalian, tapi jika kurang suka dengan apa yang author buat,mending tidak usah komen sembarangan ya sayang 😂😂
Apalagi menyama nyama kan ceritaku dengan novel orang lain.Ide dan kreatifitas tidak hanya di miliki satu orang .Semua bisa membuat dengan ide ide kalian sendiri,terkadang kita juga harus bersaing dengan isi pikiran orang yang menyamai pikiran kita,atau sebaliknya.
Hargai siapapun,walaupun hanya penulis novel seperti saya yang kalian tidak kenal.
Saya penasaran dengan novel milik beliau yang di bilang seperti saya menconteknya.Dari awal sampai akhir bahkan saya tidak menemukan hal yang sama dengan novel tersebut.Keduanya memiliki ciri chas masing-masing.
Dibilang meniru karya orang lain itu membuat author kehilangan kepercayaan diri dalam menulis.Mari dengan bijak menghargai karya siapapun yang kita lihat dan menikmatinya.
Terimakasih atas perhatiannya 😊😊😍
* * *
Cakra tidak pulang ke rumah,dia memilih mengajak Hana ke hotel private nya.Hana hanya memikirkan apa yang akan terjadi disana.
Tiba di kamar hotel.Hana merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.Dia merasa lelah,Cakra mengikutinya .
" Hana " memiringkan tubuhnya dan mengusap rambut Hana lembut.
" Hemm" Hana menatap suaminya.
__ADS_1
" Ayo mandi bersama" Cakra menggendong Hana.Gadis itu hanya tersenyum melihat wajah mesum suaminya.
aku bersalah meninggalkan nya semalam
sekarang aku harus membayar nya.
* * *
Dirumah besar.
Kiran tidak bekerja hari ini dia merasa kurang sehat.Karan sengaja tidak kuliah,untuk menemani kakanya.
" Kiran ,kau istirahat semua aku yang mengurus " Rey mengeluarkan obat dari saku jasnya.Karan tersenyum melihat kedua pasang mata seperti menyuruh nya pergi.
" Oke" Kiran hanya singkat dan menutup matanya .Dia demam merasakan tubuhnya panas sedari malam.
" Aku melihat mantan pacarmu" Rey membuat Kiran membuka matanya,Kiran hanya mengkhawatirkan bagaimana keadaan pria itu.Kekasih seperjuangan magang saat pertama masuk di Alaska group
" Bagiamana?" Tanya Kiran yang duduk penasaran.
" Dia seperti gelandangan, pedagang memberi tahuku dia mencoba loncat dari jembatan dan Nona muda yang menolongnya" Rey langsung melirik Karan demgan ekor matanya.Kiran sadar dan membungkam bibirnya agar tidak terus berbicara.
" Kakak makan ini agar tubuh mu memiliki tenaga" Karan meletakan piring,salad jagung kesukaan Kiran.Rey membungkuk dan pergi meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
" kakak bagaimana si Arnold " Karan merasakan sakit karena kepalanya di pukul Kiran keras
" Kau menguping,itu tidak baik bodoh " Kiran memasukan sendok ke mulutnya.Dia menikmati salad dan segelas jus nanas,membuat tenaganya seperti kembali .
" Maaf " Karan mengusap usap kepalanya.Kiram menyuapi adiknya agar diam tidak banyak bertanya dan bicara.Mereka berdua diam menikmati salad sampai habis dan kembali ke kamarnya.
* * *
Rey menuliskan strategi yang akan dia gunakan untuk memata-matai tuan besar Dia sudah lama menjadi tangan kanan Haryadi sebelum dengan tuan muda Cakra.
" Kau yakin" Susi mendegar semuanya dan duduk disebelah Rey.
" Kau pernha hamil kan dan keguguran?' Pertanyaan Rey membuat Susi rapuh
" Kenapa kau bertanya seperti itu?" Balik menanyai Rey.
" Apa suamimu marah? dan mertua mu menyuruh nya menikah lagi?" Susi memicingkan matanya.Bagaimana Rey bisa berpikir seperti itu.
" Kau gila! tidak dia tidak menyuruh anaknya menikah lagi.Dia malah menyemangati ku dan suamiku agar lebih giat membuat cucu untuknya.Walaupun pernah gagal dia masih menyayangi ku seperti dulu" Susi meminum Jus nanas sisa Karan tadi Dan menghabiskan nya.
" Aku rasa tuan besar harus berteman dengan mertua mu,agar pikiran nya tidak dangkal " Rey mengusap wajahnya kasar.Rey tidak percaya dengan keputusan Haryadi mengutus Marie agar menggoda Cakra.Rey masih ingat bagaimana dia melihat tuan besar senang dengan kedatangan Hana kerumahnya saat pertama kali melihat Hana.
" Awasi dia dengan baik,aku pikir kau harus bertanya pada Suci bagaimana cara untuk menyembuhkan penyakit Nona muda, ancam dia jika tidak mau bicara" Susi meninggalkan Rey.Rey melihat punggung Susi yang meninggalkan nya.
__ADS_1
Rey merasa benar harus melakukan apa yang diperintahkan Susi .Dia bergegas memakai jas nya menuju rumah sakit dimana suci praktek hari ini.