Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Pertemuan hana dengan Nanda part 2


__ADS_3

Hana memesan makanan sangat banyak di hotel tersebut.


Nanda merasa air liurnya akan menetas melihat semua makanan mahal disana.


" Ayo makan " Hana tersenyum meraih jus buah mangga di meja .


Dia merasa tenggorokan keringnya kembali segar setelah menghabiskan satu gelas jus tersebut.


" Nona kau tidak terlihat baik" Nanda ikut menyedot segelas jus yang dipesan Hana untuknya.


" Siapa yang akan baik baik saja jika suamiku mengusirku " Hana menghela nafas panjang mengembuskan kasar sambil membuang wajah ke arah lain .


" Apa benar tuan mengusir mu?" Tanya Nanda ragu


" Dia bersikap dingin padaku setelah tahu kejadian saat di toko " Hana memasukan makanan ke mulutnya, perutnya mulai terasa perih seharian dia tidak makan dengan benar.


" Kau tidak salah nona .Aku saksinya " Nanda mengangkat tangannya diudara .


" haha " Hana tertawa melihat tingkah Nanda dihadapannya. " Suamiku tidak percaya,dia lebih percaya kepada foto yang dia terima dari pria itu ".


" Hah ! benar-benar gila laki-laki itu " Nanda mengumpat kesal.


Hana menatap nya heran


" Maaf nona aku keceplosan" Tersenyum dan kembali menikmati makana dipiring nya.


" Tidak masalah " Hana tersenyum.


Setelah mereka berdua makan Nanda pamit untuk pulang .Hana masuk ke dalam kamarnya setelah Nanda bilang akan menunggunya masuk terlebih dahulu.


" Aku harus menemui tuan Robi " Tekadnya bulat tapi dia mendesah bahkan no ponselnya pun dia tidak tahu .


" Bukannya dia pemilik perusahaan Alaska kan ?" Nanda mengetikan nama perusahaan di pencarian.


Dan dia pergi menemui sahabatnya yang pernah melamar pekerjaan disana untuk menanyakan alamat jelas perusahaan tersebut.

__ADS_1


* * *


Hana panik


Hana menelfon Galuh dari ponsel Tika yang dia pinjam.


" Nona kita mau kemana ?" Tika ikut berkemas melihat Hana berkemas.


" Aku harus pulang tik,ayahku sakit " Hana buru² merapihkan semua barangnya.


" Lalu tuan?" Tanya Tika


" Mungkin dia akan menggugat cerai.Dia bahkan tidak mencariku " Hana sedih melihat dan membaca isi pesan percakapan Tika bersama Robi.


" Nona maafkan aku " Tika membungkuk tapi Hana malah memeluknya.


Rambut panjang Hana yang terikat itu tercium sangat wangi oleh Tika.Tika mengusap usap punggung Hana untuk membuatnya tenang...


" Aku ada disini nona.Jangan menangis ayo kita pergi aku sudah memesan taksi " Tika meraih kedua tas itu dan mengajak Hana keluar dari hotel.


* * *


" Apa nona masih ada dihotel ?" Tanya Rey pada Nanda


" Mungkin saja tuan ,kita kesana saja dulu ." Nanda menyarankan dan Rey bergegas melajukan kendaraan ke hotel .


Cakra terus menyebar anak buahnya ke beberapa titik di daerahnya.


" Halo ?" Cakra menelfon Robi.


" Nona belum kami temukan tuan !"


" Terus sebar semua pengawal.Jika tiba2 dia pulang itu lebih baik " Cakra mematikan panggilan nya pada Robi.


Rey melirik Cakra dari kaca spion.

__ADS_1


HOTEL BINTANG LIMA


Cakra turun bergegas menuju ke dalam hotel .Rey berusaha menanyakan pada pihak hotel untuk memberikan kunci kamar yang ditinggali Hana.


" Kau tidak tahu siapa dia ?" Rey melirik Cakra yang berdiri khawatir


" Ma-af tuan " Karyawan hotel tersebut ketakutan Rey terus meneriakinya tanpa henti


Cakra menelfon pemilik hotel tersebut.


" Karyawan mu tidak mengijinkan ku masuk" Teriak Cakra mendekati karyawan hotel yang gemetar menatapnya.


" Apa tuan? mungkin mereka canggung berada di hadapan mu " Lirih suara pria menyahut perkataan Cakra dia adalah Indra pemilik hotel sekaligus rekan bisnis Cakra


" Berikan padanya" Cakra memberikan ponsel kepada Rey .Rey memberikan ponsel itu ke pada karyawan hotel,mereka langsung mendekatkan telfon ditelinga nya.


" oh iya tuan maafkan saya " Tidak lama panggilan terputus.


Dua karyawan hotel memberikan kunci kamar Hana kepada Rey.


Mereka bergegas menuju kamar dimana Hana berada.


" Semoga dia ada disana " Lirih Cakra berharap dua bisa bertemu Hana secepatnya dan meminta maaf.


Rey masuk dan memeriksa di ikuti Nanda membantunya.


" Nona " Teriak Nanda masuk ke kamar mandi.


Tempat itu sudah kosong ,tempat tidur yang masih berantakan dan juga handuk basah disofa .


" Bersama siapa dia disini " Cakra meraih handuk kecil tersebut melempar nya ke lantai kasar.


" Nona mungkin bersama temannya tuan " Rey berusaha menenangkan Cakra agar berhenti membanting semua barang disana.


Nanda mundur dia merasa salah ikut bersama kedua pria itu.

__ADS_1


__ADS_2