Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Perawat VVIP


__ADS_3

Hana Akhirnya tiba di rumah sakit.Hanum dan Tuti menunggu didepan rumah sakit karena memang Hana menelpon mereka saat dimobil.Hana melambai saat mobil Karan pergi begitu juga mobil Robi.


" Hana apa kabat" Tuti dan Hanum kompak bertanya.


" Aku baik ko,kalian bagimana?" Tanya Hana mereka bertiga bergandengan tangan masuk kedalam RS.Hanum melihat mobil sama yaitu mobil satria terparkir di seberang rumah sakit.


" Tidak tahu diri" Teriak Hanum membuat kaget.


" kenapa?". Tanya Hana dan Tuti Hanum me menggeleng.Mereka langsung masuk keruangan perawat dan memulai pekerjaan mereka.Hana senang menjalani kehidupan kembali secara normal berbicara dengan manusi normal dirumah sakit.Menurutnya semua orang dirumah adalah Robot yang selalu berbicara seperlunya kepada bos nya yaitu suaminya sendiri.Hana mendesah dan tersenyum sendiri membayangkan suasana dirumah sakit dan rumah sangat berbeda


Tidak terasa setengah hari dia lewati dan waktunya istirahat.


" Ayo kekantin " Ajak Hana pada teman temannya.Di kantin Mereka menyantap Bakso dan jus sesuai yang mereka sukai masing masing.Hana sudah lama tidak memakan bakso karena Cakra melarang nya jajan sembarang. Ponsel berdering.


" Siapa ini?" Han melihat nomor asing tapi tetap mengangkatnya.


" Hallo siapa " Tanya nya santai menguyup kuah bakso yang super pedas sesuai seleranya.


" Kau lupa ya dengan suara suamimu sendiri" Enteng Cakra tapi membuat Hana kaget.

__ADS_1


" Hahaha sayang maaf maaf aku tidak pernah mendengar suaramu lewat ponsel kan" Menjelaskan santai Tiga orang yang duduk dengannya menatap Hana penuh rasa penasaran.Kapan mereka mendengar Hana mengucapkan sayang sayang seperti itu.


" Kenapa no ku kau blokir hah,kau mau mati ya" Ketus Cakra membuat Hana meremas ujung bajunya.


" Aku tidak sengaja sayang sumpah" sedikit berbohong boleh gak si?


" Hahaha kau berani berbohong ya,dimana kau sekarang dengan siapa"


" Dikantin dengan tiga orang teman ku sayang" ketiga teman Hana saling menatap dan lebih penasaran.


" Kau makan apa?"


" Kau berani lagi membohongi ku ya,kau makan makanan aneh kan?"Suara Cakra meninggi...


" Maaf sayang" tutttt panggilan terputus.Hana kaget menggaruk dahinya.


Dia benar-benar marah aaa sebentar lagi sore dan aku pulang.


" Hana siapa yang kau panggil sayang? Tanya Tuti mendekat dan meraih ponsel hana.Hana menepis memasukan ponselnya kedalam saku.

__ADS_1


" Siapa lagi? dia suamiku yang aku sayang sayang seperti itu" Tegas Hana melanjutkan makan siangnya.


" Wah romantis sekali sudah sayang sayangan seperti itu," Tuti menyenggol Hana.dan tertawa-tawa gembira melihat ekspresi Hana yang Malu.Semua orang menatap ke arahnya.Mereka selesai dan kembali melanjutkan pekerjaan nya.Hana sedikit gugup yang dia bayangkan adalah wajah Cakra yang sedang marah padanya.


Kenapa dia tahu aku makan bakso,apa ketiga temanku berkhianat ya?


" Hana periksa pasien diruang Xxx " Seruan seorang pria membuat Hana kaget.Dan bergegas keruangan yang disebutkan.Disana Hana memeriksa dengan telaten tidak lupa senyum manisnya.Semua pasien selalu senang saat Hana memeriksa mereka.


Jam menunjukkan pukul lima sore Hana membereskan laptop dan peralatan,menjinjing tas lumayan besar ke luar.Melirik jam berkali kali.


Dia sudah pulang apa belum ya? aaa aku takut dihukum lagi.


" Biar saya yang bawa Nona" Seorang laki laki meraih tas dan menjinjing nya.Hana kaget dan menarik tasnya kembali.


" Anda siapa tidak sopan sekali ya" Geram Hana kembali menjinjing tasnya.


" Maafkan saya Nona muda" Membungkuk sopan,Hana reflek mundur semua orang menatapnya " Mari Nona saya bawakan,tuan muda muda menunggu".


Hana kaget suaminya disebut sebut dan memberikan tas nya.Berjalan dibelakang pengawal tersebut jelas logo nama suaminya ditangan kiri pengawal.Hana melirik kanan kiri mencari sosok suaminya.Samoai dia tersentak kaget melihat Cakra menyender memperhatikan nya . Terlihat jelas jelas walah suaminya tidak bersahabat.

__ADS_1


__ADS_2