Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Hana menangis


__ADS_3

Hana sedang asik mengusap usap dada Cakra yang bidang itu, menurutnya saat memakai baju saja memang suaminya tetap terlihat seksi.Cakra hanya sibuk memainkan ponsel mengusap usap bahu Hana di pangkuannya.Mereka menjalani setiap hari dengan penuh kasih dan sayang.Hana yang semakin sadar laki laki tampan seorang konglomerat ini adalah suaminya sekarang.Diluar sana banyak yang masih menaruh harapan pada laki laki yang sedang memeluknya.


Hana masih belum bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan Cakra.Penuh peraturan dan kedisiplinan sedangkan hidupnya yang ceroboh dan seadanya bingung,mengimbangi kemauan suaminya yang kadang tidak masuk akal.


Tapi perbedaan itulah yang semakin mengeratkan hubungan mereka.


" Sayang" Hana berhenti memainkan telapak tangannya.cakra menunduk menatap wajah istrinya yang aneh.


" Katakan kau mau apa?"


Hah dia tahu isi pikiran ku, kenapa kau hebat sekali si,aku semakin tidak rela kau keluar rumah dan wanita lain menatap mu hahahhaa apa si?. Hana


" Aku ingin meminta sesuatu padamu" Menjauh dan duduk memegang tangan suaminya.Cakra meletakan ponselnya dimeja menggaruk dahinya yang tidak gatal.


" Jangan bilang kau ingin bekerja lagi dan keluyuran kemana mana,lalu kabur dengan laki laki lain" Mendengus sebal tapi tetap membiarkan Hana menciumi jari jarinya.


Lihat wajahnya semakin tampan kalau cemburu wkwkwkkw.Hana

__ADS_1


" Sayang apa sih! kapan aku keluar rumah tanpamu!" memijat lembut telapak tangan suaminya.


" Alasan saja! awas!" Menjauh dan masuk ke ruang ganti.Cakra sedikit terkejut karena dia lupa ada agenda penting hari ini,dan tidak bisa memberi tahu Hana itu yang membuatnya semakin gelisah.


" Sayang" Tangan mungil gadis itu malah memeluknya dari belakang, menciumi Punggung kerasnya.


" Hana aku ingin bicara serius ayo duduk" menarik Hana ke sofa.Hana bingung wajah suaminya terlihat murung.


" Kenapa! katakanlah" Menepuk nepuk punggung tangan suaminya lembut.


" Aku harus berangkat ke luar negeri hari ini..."


belum beres berbicara Hana memotong dan menyangka aneh aneh kepadanya.


Hana menangis keras membuat Cakra hanya bisa mengusap kepalanya.Hana lari keluar dan menjatuhkan tubuh kecilnya ditempat menangis tersedu-sedu dibalik selimut.


inilah yang akan terjadi sudah aku tebak dari kemarin.Cakra

__ADS_1


" Hana sayang aku harus bekerja,ada pekerjaan penting di sana!"


"Mana mungkin pekerjaan mendadak seperti ini,sana pergi aku akan pulang saja"


" Kenapa kau seperti anak kecil ,ayolah aku harus pergi dan akan kembali padamu"


Cakra ikut berbaring masuk ke selimut menciumi rambut Hana.Gadis itu masih terisak membuang muka.


Apa pekerjaan orang kaya seperti ini,


meningalkan istrinya jauh .Hana


Lama Cakra membujuk Hana ketukan pintu terus menerus sama sekali tidak di gubris.Terus membujuk gadis itu agar mengerti . Akhirnya Hana mengerti dengan pekerjaan suaminya setelah Cakra menjelaskan panjang lebar.Walaupun Hana memberikan banyak syarat untuk pergi meninggalkannya ,Cakra senang melihat istrinya mencintai nya dengan luar biasa.


" Cium aku dan mandi cepat,antar aku ke bandara" Hana mencium lembut seluruh wajah tampan suaminya,kecupan berkali kali dibibir Cakra. Membuat suaminya tertawa terpingkal pingkal.Hana pergi ke kemar mandi dan Cakra keluar kamar dia sadar Rey sudah lelah menunggu nya diluar.


Hana mandi sangat lama.Dia belum rela untuk jauh dari suaminya.

__ADS_1


saat aku menikah dengannya.Dia terus menunjukkan rasa cintanya padaku.Sekarang dia harus bekerja jauh siapa yang akan menyuapiku saat makan,sayang hiks hiks .


__ADS_2