Suamiku Konglomerat

Suamiku Konglomerat
Alaskagroup


__ADS_3

Hana sudah duduk dikursi Presdir gedung tersebut.Tidak masalah mau duduk dimana saja ini kantor suamiku gumamnya.


Hana melihat lihat isi ruangan tersebut matanya tertuju pada foto tiga orang.


Cakra ayah dan ibunya.


" Ini foto dia sekolah, lihat tubuhnya masih kerempeng" Hana tertawa terbahak tidak peduli toh dia sendirian pikir nya.


" Hana membuka Album foto yang tersenggol kakinya.Dibawah meja dan tertindih berkas berkas yang lain.Hana meniup debu yang menempel.


" Apa ini,ini aku" Hana membulatkan matanya.Bagaimana tidak sesosok gadis berkepang dua yang sedang beraktivitas tertata rapih di album tersebut.


" Ya tuhan,apa ini kak Cakra hihiii" Dia merasa senang karena memang Cakra tidak main main dengan perasaannya pada Hana.Dia sering memotret tanpa ijin dan mengumpulkan nya di Album foto pribadinya.


" Kau sedang meledekku ya " Suara Cakra yang masuk mendadak membuatnya kaget.


" Sayang kemarilah,lihat ini " Cakra duduk disebelahnya" Lihat foto ini saat kamu dulu masih kerempeng,kau makan apa sampai tumbuh tinggi kekar begini" Menepuk nepuk Dada Cakra membuat suaminya tertawa terbahak-bahak.Mereka lupa ada Rey disana.Rey ikut tersenyum dan meminta ijin keluar.


Nona kenapa kau bisa sepolos ini? kalau orang lain mungkin tuan sudah membuatnya babak belur karena menghinanya.


" Sayang apa dia marah" Tanya Hana saat melihat Rey melengos pergi.

__ADS_1


" Tidak mungkin,hanya dia sedang iri dan pergi seperti itu agar terlihat keren" .Hana tertawa dan membuka lembar album foto.Mereka berdua tertawa bersama.


Sampai waktu untuk meeting kembali menerpa alarm ponsel Cakra.Rey yang selalu membuat jadwal diponsel Cakra.Mengetikan nama sesuai jam dan harinya.


" Aku harus kerja lagi ,kau disini sendirian jika perlu sesuatu akan ada yang menemanimu nanti" Cup kecupan hangat dirambut Hana.Hana mengangguk.Rey dan Cakra pergi lagi Hana setia menunggu walaupun sedikit bosan.


ketika pintu membuatnya kaget.


" Silahkan masuk" Teriaknya


Sesosok wanita muncul ternyata dia adalah Kiran.Rey meminta nya menemani Hana.


" Maaf kakak ipar,kita baru bisa mengobrol seperti ini,apa aku boleh duduk"


" Tentu duduklah"


Hana masih dengan rasa canggung nya.Apalagi mengingat kejadian tempo hari yang membuatnya dilupakan oleh suaminya.


" Perkenalkan saya Kiran "


" Saya Hana" mereka berjabat tangan lama.Hana melihat wajah gadis dihadapannya sangat polos .

__ADS_1


Mereka berbincang hangat.Hana berusaha menerima dan akhirnya dia mengerti kalau gadis didepannya bukan pelakor.Hana semakin akrab dengan Kiran mereka tertawa tawa menceritakan kehidupan masing-masing.


Kakak ipar sangat polos,tapi dia wanita sangat baik dan ramah.Lihat Senyumnya pantas kakak menggilai nya dari dulu.


" Kakak ipar apa kau lapar?"


" Aku rasa iya hehe"


" Ayo ikut kita malan dikantin kantor" Hana antusias dan meninggalkan ponsel dimeja Cakra.Mereka berdua keluar kiran berjalan memimpin sampai dia berbalik Hana tidak ada..


" Kakak ipar" Teriaknya kencang.Hana menyahut dari jauh melambai tangan.


" Apa itu dia sedang membeli itu,mati aku kalau kakak melihat"


Kiran berlari mendekat Ke Hana.Setelaj dekat Kiran menarik dan celingak-celinguk.


" Aku sedang makan Kiran,sebentar belum habis" berusaha bertahan karena sudah lama tidak memakannya.


" Kakak " Kiran meremas ujung bajunya.Karena Rey dari jauh melambaikan tangannya memberi kode kalau tuan muda sudah selesai .


Mati aku mati. Kiran semakin panik.

__ADS_1


__ADS_2