
Aldi memberikan sebuah kotak yang cukup besar kepada Kiara.
"Pakailah gaun ini dulu. Sudah ada make up kamu sama sepatu yang sesuai." Kiara menerima kotak yang cukup besar itu. Kemudian melihat ke arah baju yang sedang dia pakai. Dia sedang mengenakan setelan blus dengan rok di bawah lutut seperti ketika sedang pergi bekerja.
"Bukannya kita mau naik kereta gantung?" Kiara ragu untuk berganti baju. Apa mungkin setelan baju mahal yang dia kenakan saat ini tidak sesuai untuk sekedar naik kereta gantung?
"Ya, kamu benar. Kita juga akan makan malam. Aku ingin melihat kamu mengenakan gaun malam ini. Aku masih belum bisa move on dari penampilan kamu tadi malam. Aku sangat suka ketika kamu mengenakan gaun malam yang sangat cantik. Aku ingin melihatnya lagi."
Kiara cukup paham dengan maksud Aldi dengan kotak yang kini ada di tangannya. Kiara pun tidak lagi membantah dan bergegas menuju kamar yang ditunjukkan oleh manajer resort untuk berganti pakaian.
Butuh waktu hampir setengah jam bagi Kiara untuk berganti pakaian sekaligus mengenakan make up yang ada dalam kotak yang diberikan oleh Aldi. Kiara tidak ingin membuat Aldi kecewa. Kiara berusaha berdandan secantik mungkin seperti tadi malam. Meskipun tentu saja Kiara sadar bahwa hasilnya tidak akan sebagus ketika dandanannya dipoles oleh seorang Make Up Artist.
Usai menyelesaikan make up terlebih dahulu, Kiara mengganti bajunya dengan gaun berwarna baby pink yang diberikan Aldi. Ketika melihat gaunnya di dalam kotak, Kiara merasa baik-baik saja dengan gaun itu. Tapi begitu memakainya, Kiara merasa sedang berpakaian seperti Cinderella dari negeri dongeng.
Kiara menatap dirinya cukup lama di cermin. Dia menyadari bahwa hidupnya kini memang sudah seperti Cinderella karena bertemu Aldi, sang pangeran tampan. Aldi yang membawanya kepada kehidupannya saat ini. Hidup dengan banyak pelayan yang membantunya memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Juga hidup dengan memiliki pegawai yang bekerja kepada mereka di perusahaan.
Kiara juga menatap gaunnya dengan seksama di cermin. Bagian bawah gaunnya begitu lebar dan berlapis. Bagian depannya hanya sampai di bawah lutut. Tapi bagian belakang gaunnya sampai ujung kaki. Bagian bawah gaunnya yang mengembang membuat Kiara bisa berjalan dengan mudah meski menggunakan sepatu dengan hak tinggi yang diberikan oleh Aldi.
🌸🌸🌸🌸
Aldi juga berganti pakaian. Aldi hanya mengenakan kemeja kasual dan celana jeans ketika berangkat dari hotel menuju rumah mamanya tadi. Sebab dia sudah membuat agenda setelah dari rumah sang mama, yaitu bermain ke Sentosa Island bersama Kiara. Aldi juga tadinya menyuruh Kiara memakai sepatu olah raga meskipun sedang memakai blus dan rok. Tapi tidak Aldi sangka bahwa Kiara tampak kelihatan sangat muda dengan berganti sepatu sport saja.
Diam-diam Aldi selalu memperhatikan Kiara ketika wanita itu fokus dengan hal lain. Sepanjang sore bermain di Sentosa Island, Kiara sibuk mengagumi pemandangan di sana beserta aneka wahana bermainnya. Tapi Aldi sibuk memandangi wajah Kiara yang tampak senang bermain di sana.
Aldi pun selesai berganti setelan jas yang baru dia beli tadi malam ketika di pesawat. Aldi mendapat kiriman foto dari model pakaian terbaru untuk setelan jas pria dan gaun wanita. Biasanya Aldi menyerahkan hal seperti itu kepada Mike ketika dia masih memegang kendali Mall. Tapi karena Mike masih menjadi CEO sementara Blue Corp, hal semacam ini langsung dikirimkan kepada Aldi.
Yang memilih seluruh baju baru di lemari pakaian Kiara selama ini adalah Aldi. Kiara sendiri tidak mengetahui hal ini. Aldi pun tak ingin memberitahukannya jika Kiara tidak bertanya.
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸
Kiara dan Aldi sedang berjalan menaiki Cable Car di Sentosa Island, Singapura. Wajah senang Kiara tampak jelas karena senyum lebarnya tak kunjung hilang dari wajah cantiknya. Aldi dan Kiara berpegangan tangan sejak selesai berganti pakaian.
Aldi sangat terpesona dengan Kiara dan gaun cantiknya. Begitu pula dengan Kiara yang terpesona dengan Aldi yang mengenakan setelan barunya yang serasi.
"Al, ini menakjubkan banget." Kiara langsung terpukau menatap makan malam mereka yang bagai di atas awan.
"Kamu sudah mengulangi kata menakjubkan dan indah selama puluhan kali hari ini." Jawab Aldi datar.
"Memang indah dan menakjubkan, Al. Apa nggak boleh aku bilang gitu?"
"Tentu sangat boleh. Siapa juga berani melarang istri bos mengatakan apa yang dia inginkan."
"Lalu?" Kiara masih bingung dengan protes Aldi mengenai pernyataan menakjubkannya.
Kiara kini paham apa yang salah. Kiara ingin meminta maaf dan berusaha merayu suaminya. Tapi manajer yang sejak tadi menemani mereka kembali muncul. Dia memang sengaja memasuki Cable Car setelah beberapa saat.
Karena tidak bisa melanjutkan obrolannya dengan Aldi ketika ada orang lain, yaitu si manajer, maka Kiara memilih untuk memotret hidangan makan malam cantik yang seolah berada di atas langit itu. Momen ini pantas sekali jika disebut dengan sky dining, makan malam di langit. Kiara merasa akan makan di atas awan. Apalagi bersama dengan sang pujaan hati tercinta yang telah menyiapkan ini semua untuk dirinya.
Usai mengambil beberapa foto hidangan, Kiara mendekati Aldi yang tadi sempat menjauh. Tapi Aldi tidak bisa menahan perasaannya. Dengan tiba-tiba Aldi meraih kepala Kiara dan menciumnya dengan sangat dalam. Aldi menyesap semua nafas yang bisa Kiara hembuskan. Aldi mencium wanitanya dengan begitu dalam.
Kiara merasa sangat terkejut mendapatkan ciuman dengan tiba-tiba begini. Ada rasa tidak nyaman dengan ciuman Aldi ini karena masih ada manajer yang bersama mereka di atas sini.
"Kamu nggak nyaman karena dia, ya. Tenang saja, dia hanya di sini untuk sesi foto. Setelah itu dia akan turun sebelum kereta gantung ini bergerak." Aldi bisa merasakan keengganan Kiara ketika Aldi menciumnya.
__ADS_1
Aldi dan Kiara pun berfoto dengan dibantu manajer yang dari tadi mengikuti mereka sekaligus melayani keperluan keduanya, seperti membeli es krim yang diinginkan Kiara atau minuman dingin dan cemilan untuk keduanya.
Kiara tampak senang dan tersenyum lebar dalam foto bersama di dalam Cable Car dengan Sky dining-nya itu. Tapi Aldi berubah menampakkan wajah dinginnya dalam foto itu. Kiara belum mengucapkan apapun mengenai acara bulan madu mereka yang telah dia siapkan dengan sangat menakjubkan ini. Aldi sedikit kesal juga dengan ciumannya barusan yang tidak direspon dengan baik oleh Kiara.
Usai Kiara melihat hasil fotonya, Kiara ingin rasanya mengulang foto lagi. Tapi sayangnya manajer yang membantu mereka mengambil foto telah turun dari kereta gantung mereka sebelum mereka mulai bergerak. Kereta gantung mereka akan mulai menjelajahi langit malam Singapura sementara Aldi dan Kiara makan malam.
Jadi inilah saatnya Kiara membuat sang suami kembali tersenyum. Wajah dinginnya sungguh tidak dia suka.
"Al, terima kasih telah mencintaiku. Terima kasih untuk bulan madu yang indah dan menakjubkan ini." Kiara mengawali apa yang Aldi ingin dengar.
Aldi menoleh ke arah Kiara sambil tersenyum lebar. Aldi senang Kiara akhirnya mengatakannya.
"Kiara, aku juga berterima kasih karena kamu telah percaya akan cintaku buat kamu." Aldi mencium tangan Kiara usai keduanya duduk di kursinya masing-masing.
🌸🌸🌸🌸
Hai, readers.. Senangnya hari ini bisa update...
Btw, mau ada part Malam kedua Aldi dan Kiara nggak nih? Apa lebih suka part-nya pertengkaran Bella dan Bima aja?
-Komen ya apa yg lebih kalian suka.
Kasih Like, Komen, Vote dan Gift-nya ya biar aku tambah semangat nulis...
Big Love to You All.
__ADS_1