Bertukar Pengantin

Bertukar Pengantin
Cerita Ferdi


__ADS_3

Bima memikirkan kemarahannya kepada Bella barusan. Bima lagi-lagi menyesal telah memarahi Bella dengan kata-kata kasarnya. Bima mulai bingung harus bagaimana bersikap terhadap Bella.


Bima sedang berada di depan lokasi penyekapan Kiara. Melalui peralatan yang telah dia atur, Bima bisa melihat bagaimana kondisi Kiara yang saat ini disekap dan mendengar setiap hal yang diucapkan oleh Ferdi kepada Kiara. Melalui layar tablet yang dia pegang, Bima bisa melihat situasi Kiara dan sekitarnya.


Ferdi sedang berada di hadapan Kiara. Menatap Kiara dengan intens. Sementara Kiara dalam posisi terborgol tangannya ke tempat tidur. melihat hal ini, Bima sudah waspada akan apa yang bisa saja dilakukan Ferdi terhadap Kiara. Kiara terlalu berharga bagi Bima untuk dilepaskan ke tangan seorang penculik seperti Ferdi. Bima telah menyiapkan langkah ini untuk memantau dan memastikan keselamatan wanita terkasihnya.


Bima melihat tatapan Ferdi yang cukup lama terhadap Kiara. Bima semakin gelisah menanti apa yang akan Ferdi lakukan dan ucapkan. Bima ingin sekali masuk ke tempat persembunyian itu dan mengambil Kiara dari tangan Ferdi. Tapi Bima berusaha menahan keinginan itu. Rencananya kali ini harus berjalan sebagaimana mestinya. Bima telah berulang kali memperhitungkan banyak hal.


"Kamu memang cantik. Secantik Adelia ketika seusia kamu." Ferdi mulai berbicara.


Kiara hanya menatap Ferdi dan menanti apa sebenarnya yang ingin disampaikan oleh pria yang menculiknya ini.


"Kamu pasti mengira aku membual. Kamu kira aku baru kenal Adelia ketika dia menjadikan aku kekasihnya, kan? Kamu salah." Ada senyum di bibir Ferdi.

__ADS_1


Ferdi pun melanjutkan.


"Aku melihat Adelia pertama kali dalam acara amal yang diadakan keluarga Wiji Sasongko. Hari itu adalah hari ulang tahun kakek suamimu. Itu adalah hari paling tak terlupakan bagi Adelia. Di hari itu dia kehilangan anak sekaligus rahimnya. tapi hari itu juga merupakan hari tak terlupakan bagiku. Kamu tau kenapa?" ferdi berhenti sejenak. Tatapannya menginginkan Kiara menjawab apa yang dia tanyakan.


"Karena kamu bertemu tante Adelia untuk pertama kali." Kiara mengatakan dengan jujur analisanya.


"Kamu memang tidak hanya cantik. Tapi kamu juga cerdas." Ferdi berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Kiara. ferdi duduk di ranjang Kiara, menatapnya dengan semakin lekat.


"Kamu tahu, Kiara. Hari itu tak terlupakan karena aku melihat malaikat yang begitu cantik untuk pertama kalinya. Dia begitu cantik dan begitu manis. Waktu itu dia memberikanku amplop dan hadiah lebih dari pada yang lain. Lalu dia membisikkan kepadaku. 'kamu akan menjadi pria yang hebat ketika dewasa. Kamu layak mendapatkan dobel darpada teman-temanmu. Aku tadi lihat loh ketika kamu nolong anak perempuan yang lagi dijahati teman-temannya.' Dia mengatakan itu dengan senyumannya."


"Dia seperti malaikat. Tapi aku kemudian melihat sendiri bagaimana dia pingsan dalam genangan darah di hari itu. Dia mengalami penderitaan yang luar biasa karena nggak hanya kehilangan anak. Tapi juga nggak akan bisa punya anak lagi dengan siapa pun kelak nantinya. Hidupku sejak itu tidak pernah lepas dari bayang-bayang Adelia. Dialah penyemangat dan yang menjadi tujuan hidupku untuk sukses. Aku ingin bisa menunjukkan kepada dia bagaimana aku ketika dewasa."


Ferdi menyentuh pipi Kiara dengan bagian belakg telapak tangannya. Membelai pipi Kiara yang begitu halus.

__ADS_1


"Kamu mirip sekali dengan Adelia saat aku pertama kali melihatnya di hari itu. Sebelum keluarga Aldi merusaknya. Adelia tidak pernah kembali seperti dulu lagi. Adeliaku berubah sejak hari itu. Aku bertemu dia ketika sudah sukses lulus dari perguruan tinggi ternama. Tapi dia tidak lagi melihat pencapaian suksesku. dia sudah berubah terlalu banyak."


"Jujur aku bingung harus melakukan apa dengan kamu sekarang. Aku ingin membawa kamu kabur dan menjadikan kamu pengganti Adelia dalam hidupku saja saat ini. Tapi itu akan berarti aku mengkhianati Adelia demi kamu. Aku belum membalaskan dendamnya kepada keluarga Wiji Sasongko."


Kiara hanya diam. Kiara mulai merasa perkataan Ferdi semakin aneh dan agak tidak masuk akal.


🌸🌸🌸🌸


Hai Readers..


Kira-kira Ferdi akan milih apa ya? Lanjutin nyerang Aldi apa milih Kiara untuk dirinya sendiri saja nieh para readers..?


_Dinda ^

__ADS_1


__ADS_2