
Aldi mengestimasikan waktu satu jam untuk menyelesaikan koding program malam ini dan menemani Kiara berjalan-jalan berdua naik sepeda. Tapi perkiraan Aldi untuk menyelesaikan pekerjaannya membuat koding program kali ini ternyata terlalu lama.
Dalam waktu jauh kurang dari satu jam, Aldi telah menyelesaikan sebagian besar realisasi koding program yang sudah ada di benaknya seharian ini. Tinggal sentuhan akhir penyelesaian saja ketika Kiara keluar meninggalkan kamar resort mereka berdua. Semua itu berkat tingkat fokusnya yang terlalu tinggi demi tidak memikirkan Kiara yang duduk di dekatnya.
Aldi berusaha mengalihkan fokus dari Kiara yang malam ini tampil dengan begitu menggoda. Gaun yang dipakai Kiara adalah salah satu yang dibawakan oleh Mike. Kiara juga terlihat nyaman ketika memakai gaun yang kata dia 'mahal' itu. Tapi tubuhnya yang terbungkus dengan rapi oleh gaunnya menonjolkan lekuk tubuh di bagian tertentu yang terlihat semakin menarik bagi Aldi. Kiara semakin cantik ketika mengenakan gaun hari ini. Tubuhnya yang proporsional juga menjadi nilai tambah sendiri bagi tampilannya yang semakin cantik.
Ketika Kiara tadi keluar dari kamar mandi, Aldi sempat membayangkan bagaimana rasanya jika sampai malam ini mereka berdua akan tidur di kamar yang sama. Tubuh Kiara selama ini selalu terasa lembut ketika beberapa kali Aldi berada di dekatnya. Dan malam ini ketika tidur di ranjang yang sama, maka Aldi paling tidak bisa membawanya ke pelukannya ketika Kiara sudah terbawa ke alam mimpi. Seranjang ketika tidur bersamanya malam ini adalah godaan yang berat. Aldi merasa suhu tubuhnya meningkat hanya dengan membayangkan mendekap Kiara dalam pelukannya malam ini. Membuat Aldi langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi dengan air dingin.
Mengingat kembali hal itu membuat Aldi melupakan semua koding program yang akan Aldi tuliskan. Aldi sebaiknya kembali fokus ke layar laptopnya. Sedikit lagi program ini selesai.
Begitu menyelesaikan program yang dia buat, Aldi langsung ingin keluar melihat dan menemani Kiara. Tampaknya Kiara juga tidak membawa jaket maupun jas milik Aldi. Oleh karena itu Aldi keluar dari kamar resort dengan membawa jas miliknya yang tadi siang Kiara gunakan untuk melindunginya dari dinginnya angin laut di malam hari.
Aldi memikirkan kemana tujuan mereka berdua pergi bersepeda malam ini. Aldi jarang sekali menggunakan sepeda motor dalam hidupnya. Merasakan bersepeda berdua bersama dengan Kiara pasti akan menjadi hal baru yang menyenangkan. Aldi mengingat beberapa tempat seperti pasar makanan jalanan dan pasar aksesoris tepi jalan yang tadi Aldi jumpai ketika membeli makan malam. Sepertinya Kiara tidak akan menolak jika Aldi mengajaknya ke sana. Jikalau pun Kiara menolak, mengajaknya ke tepi laut pun bisa menjadi pilihan tujuan mereka. Kiara kan suka laut dan pantai.
__ADS_1
Aldi membuka pintu kamar resortnya. Aldi melhat Kiara. Tapi ketika Aldi hendak memanggil Kiara, gadis itu tiba-tiba melompat ke lautan.
Untuk beberapa saat Aldi merasa jantungnya berhenti berdetak.
Apa gadis itu bunuh diri di hadapanku?
Tapi tidak mungkin Kiara berpikiran pendek dan bunuh diri. Apalagi beberapa hari ini Aldi telah banyak melakukan kompromi dalam banyak hal untuk menjaga emosi Kiara agar tetap stabil. Aldi telah melakukan beberapa hal di luar kebiasaannya untuk menyenangkan Kiara. Aldi berusaha mengalihkan perhatian Kiara dari lembah kesedihan karena Bima dan Bella. Apa mungkin Kiara tiba-tiba memutuskan bunuh diri?
Siang ini juga Kiara tampak bahagia bermain di pantai. Barusan juga Kiara masih makan dengan lahapnya. Kiara tidak mungkin bunuh diri.
Akan tetapi saat Aldi berhasil meraih tangan gadis itu, Kiara dalam kondisi melayang tidak bergerak di hadapannya. Jantung Aldi melompat-lompat seolah berhenti berdetak beberapa kali. Aldi membawa Kiara ke dekapannya dan menggoyang-goyangkan tubuhnya di dalam dekapannya. Bahkan Aldi mencium bibirnya untuk berusaha menyalurkan nafasnya pada Kiara. Aldi juga menepuk-nepuk pipi Kiara yang matanya terpejam.
Aldi terbayang senyuman manis Kiara siang tadi. Aldi teringat betapa bahagia Kiara melihat foto dirinya dalam status yang Aldi pajang hari ini. Juga betapa senang Kiara barusan ketika menikmati makan malam yang Aldi bawakan. Aldi tidak bisa kehilangan keceriaan gadis ini begitu cepat. Sedikit-demi sedikit Aldi telah memberi tempat bagi Kiara untuk memasuki kehidupannya. Kiara tidak boleh menghilang begitu saja dengan cara seperti ini.
__ADS_1
Aldi menjadi semakin sangat panik. Aldi merangkul tubuh Kiara dan membawanya berenang ke atas. Ketika berenang membawa Kiara untuk naik ke daratan, mata Aldi meradang dan menjadi semakin merah. Bisa Aldi rasakan ujung-ujung matanya panas karena aliran air mata yang keluar.
Aldi yang terbiasa mampu menguasai diri dan terbiasa bersikap tenang dalam menghadapi setiap situasi menjadi sangat emosional merasakan Kiara dalam dekapannya hanya diam tak ikut bergerak.
Aldi hanya bisa berteriak-teriak di dalam hati sambil merengkuh gadis itu menuju ke daratan.
Bertahanlah Kiara. Bertahanlah hidup Kiara!
\=\=\=
Hai hai para pembaca setia 'BP'...
Penasaran enggak bagaimana lanjutannya Kiara yang tenggelam?
__ADS_1
Kalo mau author update malam ini kelanjutannya, kasih like, komen dan vote kalian dunks untuk novel ini... Dikasih bunga sama kopi juga senang banget biar author semangat begadang untuk melanjutkan chapter ini. . . .
Dinda^^