Ineffable Life (Ms. Mafia & Mr. Idol)

Ineffable Life (Ms. Mafia & Mr. Idol)
Bab 176


__ADS_3

Jane membawa Ana ke apartmentnya. Ia tak ingin membiarkan Ana sendiri di apartmentnya. Mereka minum bersama di ruang santai Jane hingga larut malam. Di tengah-tengah obrolan panjang mereka, Jane tetap di sibukkan dengan berbagai telepon.


Ana mulai tampak mabuk. Ia bahkan mulai melantur. Ia juga mengabaikan semua panggilan masuk dan pesan di ponsel yang sengaja ia simpan dalam tasnya.


Pukul 1 malam, Ana mulai tak sadarkan diri. Ia sudah mabuk berat, Jane membiarkan Ana tidur di atas sofa ruang santainya. Ia menyelimuti tubuh ramping itu dengan selimut. Jane yang mendengar suara getar ponselnya yang tak henti sejak tadi membuat ia penasaran. Jane segera memeriksa ponsel Ana yang berada di dalam tasnya. Ternyata itu panggilan dari Louis. Jane memutuskan untuk tidak menerima panggilan itu. Ia tau jika Louis pasti sudah melihat berita tentang Ana, namun ia ingin Ana yang akan menjelaskannya langsung pada Louis. Ia tak ingin ikut campur dalam hubungan keduanya.


Saat hendak menyimpan ponsel Ana, ia tertegun mendapati wallpaper ponsel Ana. Ternyata itu adalah foto mereka bersama saat acara ulang tahun istri Lucas beberapa hari yang lalu. Mereka memang sempat berfoto bersama, dan ia tak menyangka jika Ana menjadikannya foto wallpaper ponselnya. Jane tertegun. Ia tak menyangka jika Ana masih saja bisa menerimanya sebagai keluarganya.


Keadaan dan hubungan rumit mereka memang sangat menyesakkan. Tapi Ana mampu menahan semuanya. Ia telah beranjak dewasa. Ia telah berubah semenjak mengenal Louis. Louis mampu meluluhkan keras dan dinginnya hati Ana.


****


Pagi itu Ana bangun dengan kepala yang terasa berat. Ia meregangkan tubuhnya yang terasa pegal. Sudah lama ia tak menyentuh alat olahraga. Rutinitasnya berantakan semenjak ia sakit tahun lalu.


Ana merogoh tasnya, meraih ponselnya. Ia mendapat 35 panggilan tak terjawab dari Louis dan 15 pesan darinya. Serta ia mendapat 1 balasan pesan dari Mr.Lee.


"Gedung Dongnam no.123 lantai 10.. mari bertemu disana malam ini pukul 7.." tulis Mr.Lee.


Ana menghela nafas berat. Ia seakan segera sadar dari pengarnya.


"Kau sudah bangun??" Seru Jane keluar dari dapur kotornya.


"Hmm.."


"Mari makan siang.." serunya.


"Makan siang??" Tanya Ana heran.


"Lihatlah sekarang jam berapa.." ujar Jane memonyongkan bibirnya menunjuk ke arah jam dinding di sisi kiri Ana.


Ana menoleh kaget melihat jam menunjukkan pukul 12.45 siang.


"Aku tidur selama itu??" Gumamnya takjub.


"Kau pengangguran sekarang.. tidak ada alasanmu bangun pagi.." sindir Jane menyajikan makanan di atas meja makannya yang besar.


"Cih.." decak Ana kesal. Ia segera bangkit lalu menuju meja makan.

__ADS_1


"Kau tidak pernah memasakkanku makanan ini waktu di Swiss dulu.." gumam Ana melihat hidangan makanan tradisional itu.


"Kau pikir di Swiss ada kimchi??" Tukas Jane kesal.


Ana segera menyantap makan siangnya, tak lagi berkomentar.


"Kau sudah menghubungi Louis?? Dia meneleponmu sepanjang malam.." gumam Jane menyantap makanannya.


"Aku akan mengurusnya.. jangan hiraukan dia.." jawab Ana santai.


"Setidaknya beri kabar padanya.. jangan buat dia terus khawatir.. aku rasa dia juga sudah melihat berita.."


"Aku tau.. aku akan mengurusnya.." timpal Ana terdengar kesal.


"Apa kau sudah bertemu Pak Kim??"


"Hmm.. dia sangat mencurigakan.."


"Benarkah??"


"Aku akan menyelidikinya.. aku rasa dia menyembunyikan sesuatu dari kita.."


"Apa sudah ada perkembangan soal Layla??"


"Ah.. passport dan visanya terdaftar, sepertinya dia kabur ke luar negeri beberapa hari yang lalu.."


"Kemana??"


"Negara C.."


Ana tampak berpikir keras. Lalu tertawa kecil. "Ternyata kau benar.. pada akhirnya semua orang mengkhianati keluarga kita.. tak peduli seberapa besar jasaku pada mereka.." gelak Ana tertawa. Dia benar-benar seperti orang gila.


"Uang menguasai segalanya.. tidak ada kesetiaan di dunia ini jika sudah menyangkut soal uang.." imbuh Jane menenggak air mineralnya.


"Mereka benar-benar kumpulan manusia sampah.. dasar manusia serakah.." umpat Ana tersenyum sinis.


Jane hanya tersenyum tanpa menimpali.

__ADS_1


"Aku akan pergi ke negara C.."


"Kau akan memburuny disana? Kita tidak punya cukup kekuatan disana.. bawalah pengawalku.."


"Tidak perlu.. mereka hanya akan menyusahkanku.. lagipula aku punya sesuatu disana.. aku punya cukup kekuatan disana.. jadi tolong siapkan semuanya.. aku akan berangkat malam ini.. cari penerbangan terakhir.." ujar Ana segera bangkit dari kursinya dan bersiap pergi.


"Kau mau kemana??"


"Tentu mau berkemas.." jawabnya enteng segera pergi.


******


Louis melewatkan makan siangnya, bahkan ia tak bisa fokus selama bekerja. Pikirannya terganggu oleh Ana. Ia bahkan berusaha menghubungi Jane, namun tak kunjung di respon.


"Pak Dong.. bisakah kau mencari tau keberadaan Ana??" Seru Louis pada managernya.


"Ana?? Maksudmu Ms.Grey??" Tebak Pak dong.


"Hmm.."


"Apa terjadi sesuatu?? Kenapa kau mencarinya??" Tanyanya penasaran.


"Aku tidak bisa menghubunginya sejak kemarin.."


"Kenapa kalian selalu bertengkar??" Keluhnya menggerutu, lalu ia menutup mulutnya rapat.


"Aku sudah ingat semuanya.. ingatanku sudah kembali.." celetuk Louis sadar jika Pak Dong belum tau jika ingatannya telah kembali.


"Be..benarkah??"


"Hmm.. jadi.. sekarang.. tolong cari tahu keberadaannya.." pinta Louis memohon.


"Baiklah.. aku akan cari tahu.." angguk Pak dong cepat.


Louis menenggak air mineralnya kencang. Bahkan ia sangat kesal sejak pagi. Ia di beritahukan jika mereka akan ada disana sampai 6 hari ke depan, musim hujan membuat mereka kesulitan selama shooting. Jadi mereka memperpanjang waktu shooting agar mendapatkan hasil yang maksimal.


Di tambah ia selalu dk kejar-kejar oleh Hana, Hana berada disana sebagai pemeran pendukung, ia menjadi bintang tamu dalam film itu. Itu sebabnya ia berusaha menemui Louis, sementara Louis selalu mengurung dirinya di kamar hotel demi menghindari Hana.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan pernah bosan.. aku tidak akan berhenti menghasilkan yang terbaik untuk kalian semua.. saran dan masukkan dari kalian sangat berarti untukku.. (ig : tttaaa13)


__ADS_2