Kebun Terong Sigadis Narsis

Kebun Terong Sigadis Narsis
Part 22


__ADS_3

          Kini seorang gadis sedang membawa motor Vario pink kesayangannya menuju kesebuah pasar, tak lupa dengan keranjang yang ia gunakan untuk mengisi semua barang belanjaan yang akan menjadi incarannya nanti.



     "Kira - kita kak Zamrud yang rese itu udah pergi kepasar belum sih?" gumamnya.

__ADS_1


"Lebih baik aku harus segera sampai untuk berbelanja dan langsung capcus ketempat kak Miftah agar lebih cepat selesai," gumamnya lagi.


     Lalu ia pun meninggikan kecepatannya hingga sampai ketempat tujuan. Dari semalam ia tidak bisa tidur, berulang kali ia mencari resep yang pas di goegle untuk masakannya hari ini dan akhirnya ia berhasil menemukannya.


     Ia sangat berharap semoga Allah memberikan kelancaran untuknya pada hari ini untuk memenangkan taruhan kak Zamrud agar tidak terlalu semena - menatap pada orang lain.

__ADS_1


     Dipasar, ia tampak sibuk pergi kesana kemari setelah memarkirkan motornya ditempat parkiran. Suasana hari ini sangat riuh, karna kebetulan sekali bahwa hari ini adalah hari pasar juga jadi ia dapat dengan mudah membeli bahan selengkap - lengkapnya untuk memasak masakannya.


     Usai berbelanja ia kembali keparkiran untuk mengambil motornya, setelah membayar harga parkir motor Zaldira kini melaju menuju kerumah Miftah yang letaknya sedikit jauh dari pasar.


     Dengan bibir yang tak berhenti merekahkan senyuman, Zaldira mulai mengendarai motornya dengan penuh kebahagiaan dan keyakinan. Bahwa sanya ia mampu mengalahkan kak Zamrud yang menurutnya sangat menyebalkan itu.

__ADS_1


__ADS_2