Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 109. Memanggil polisi


__ADS_3

Setelah sistem selesai diperbaiki, Rizal kemudian naik ke panggung dan mengambil mic.


"Perhatian semua,," ucapnya langsung menghentikan semua orang yang sedang sibuk dengan aktivitasnya.


Semua orang kini melihat ke atas panggung menanti sesuatu yang akan disampaikan oleh Rizal.


"Terima kasih atas perhatiannya, disini saya ingin meminta semua orang untuk bekerja sama.


Baru saja, salah satu tamu undangan Saya kehilangan tasnya, dan juga istri saya kehilangan ponselnya.


Maka demikian, Tuan dan Nyonya sekalian jika melihat tas berwarna putih polos dengan peluit digantung di depan tasnya, mohon supaya menginformasikannya ke kami.


Berikut juga ini adalah gambar ponsel istri saya, bagi yang menemukannya mohon untuk menemui saya." Ucap Rizal dengan layar dibelakangnya menunjukkan sebuah ponsel mewah berhias berlian.


"Astaga, itu ponsel keluaran terbaru! Ckk,, bagaimana bisa benda berharga seperti itu dihilangkan?"


"Aku sangat ingin memiliki ponsel itu, tapi sayang sekali uangku tidak cukup!" Para tamu berbisik-bisik melihat ponsel yang dipajang di layar.


"Sebagai tuan pesta, Saya tidak ingin membuat para tamu menjadi risih, tapi karena ponsel ini adalah ponsel kesayangan istri saya, maka saya memohon kerja sama dari Tuan dan Nyonya sekalian supaya tidak ada yang meninggalkan ruangan ini sampai ponsel dan tas itu ditemukan." Lagi kata Rizal sebelum meletakkan mic-nya dan turun menghampiri istrinya yang berdiri dengan cemas.


"Sayang, ponsel itu itu baru kau hadiahkan padaku beberapa hari yang lalu.


Aku tidak percaya aku langsung menghilangkannya seperti itu, aku sangat ceroboh!" Ucap Irmawati dengan wajah yang sangat sedih.


"Ibu, Jangan cemas. Aku yakin, tidak ada satupun orang di ruangan ini yang memiliki niat untuk mencuri ponsel ibu.

__ADS_1


Kalaupun ada, kita pasti akan menemukannya dan aku janji akan langsung memenjarakan orang yang mencuri ponsel itu!" Ucap Anita.


Mereka masih bercakap-cakap saat seseorang datang membawa tas milik Laila.


"Tuan, ini adalah tas yang ditemukan oleh pelayan dan diletakkan di ruang informasi.


Mungkin saja ini adalah tas dicari." Ucap seorang petugas memberikan sebuah tas putih dengan gantungan peluit di tas itu.


"Astaga, Itu adalah tas milikku. Terima kasih." Ucap Laila mengambil tasnya lalu membukanya dan memastikan bahwa ponselnya berada di dalam tas itu.


Karena satu-satunya hal berharga yang harus diselamatkan adalah foto di dalam ponsel itu!


"Bagus, sekarang tinggal ponsel saja yang hilang." Ucap Rizal.


"Apakah sudah memeriksanya dengan baik Laila?


"Kurasa tidak ada lagi yang hilang, aku hanya membawa ponselku kemari, jadi tidak ada lagi barang lain yang perlu kukhawatirkan." Ucap Laila sambil tersenyum.


"Bagus kalau begitu." Ucap Anita mengejek dalam hati.


"Laila,, Laila,, harusnya kau memeriksa tasnya lebih teliti lagi karena aku menaruh ponsel Ibu kandungmu di kantong paling dalam.


Tapi ya sudahlah,, ini bagus juga ponselnya tidak ditemukan sekarang.


Dengan begitu, ponselnya akan ditemukan saat seseorang menggeledah tasmu dan akan semakin mempermalukanmu." Gumam Anita.

__ADS_1


Sementara Irmawati, perempuan itu menoleh pada Anita dengan wajah bertanya-tanya.


Tapi, senyuman yang dibalaskan Anita langsung membuatnya merasa lega.


Setelah semua pelayan dan orang-orang Rizal mencari di semua tempat dan tidak menemukan ponselnya, asisten Rizal kemudian kembali menghampiri Rizal.


"Bagaimana?" Tanya Rizal.


"Kami tidak menemukannya." Jawab pria berkacamata.


Menghela nafas, Rizal kembali ke atas panggung dan meraih mic.


"Sekali lagi, saya mohon maaf karena sudah mengganggu ketenangan Tuan dan Nyonya sekalian.


Orang-orang saya sudah mencari kesana kemari dan tidak menemukan ponsel itu.


Jadi saya mohon maaf sebelumnya jika harus menggunakan cara terakhir untuk mencari ponsel itu.


Kami akan memanggil polisi dan memeriksa satu per satu orang." Ucap Rizal membuat ruangan itu dipenuhi bisik-bisik.


Tentu saja karena orang-orang sangat terkejut bahwa seseorang berani mencuri ponsel milik Tuan pesta!


Sangat lancang di hari ulang tahun Rizal!


@Interaksi

__ADS_1



Bukan ber-3, tapi ber-4 sama otor...!!!!


__ADS_2