Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 175. Pengaruh obat


__ADS_3

Ting!


Lift yang membawa Melinda dan Kendra sudah tiba di lantai 5.


"Kita sudah sampai." Ucap Kendra dengan suara datarnya sembari melangkahkan kakinya keluar dari lift.


Pria itu berhenti dan berbalik melihat Melinda yang masih terlihat lemas di dalam lift.


"Ck,, merepotkan saja!" Ucap Kendra kembali memasuki lift dan membantu perempuan itu berdiri.


Sembari membopong Melinda keluar dari lift, Kendra berkata "Aku membantumu bukan karena kita sudah berdamai tapi karena ini adalah permintaan Ibuku, dan aku tidak mau sesuatu yang buruk kembali menimpa ku hanya karena membantahnya!" Kendra mempertahankan harga dirinya dengan cara menyalakan ibunya.


Namun, didalam hati pria itu, hatinya bergetar dan jantungnya berdegup kencang saat berusaha membantu Melinda melangkahkan kaki ke kamar perempuan itu.


'Sial, ini bukan pertama kalinya aku bersentuhan dengan perempuan, tapi kenapa aku merasa gerah dan jantungku berdegup sangat kencang?' gumam Kendra menyadari ada sesuatu yang salah pada dirinya saat membantu Melinda.


Sementara Melinda, perempuan itu merasa sangat nyaman saat kulitnya bersentuhan dengan kulit tangan Kendra yang merangkulnya.


"Ngghh!! Singkirkan tanganmu!" Ucap Melinda dengan nafas tersengal meski tidak ada usaha dari tubuhnya untuk mendorong pria itu.


"Mengoceh lagi..!" Rutu Kendra sangat ingin mereka segera sampai di kamar Melinda dan segera bebas dari perasaan aneh yang menyelimutinya.

__ADS_1


"Sial..! Mengapa kamarnya sangat jauh dari lift?!" Kembali gerutu Kendra sembari menarik Melinda yang kini semakin lambat berjalan.


Belum tiba di depan pintu kamar saat Melinda sudah kehilangan tenaganya dengan perempuan itu terjatuh ke lantai.


"Tolong,, aku harus melepas ini..!" Melinda berusaha membuka pakaiannya sendiri karena merasa sangat gerah dan kesadarannya semakin buram hingga tidak bisa lagi mengenali Kendra.


"Tolong,, tolong,," katanya dengan gelisah berusaha melepas pakaiannya.


"Ini,, apakah dia di beri obat?" Kendra menggelengkan kepalanya sebelum menyambar perempuan itu ke gendongannya dan berlari ke arah kamar Melinda.


Merasakan tubuh Kendra yang sangat dekat dengannya dan mencium bau parfum pria itu membuat Melinda semakin berdesir merasakan kenyamanan.


Perempuan itu melingkarkan tangannya di leher Kendra dan berusaha memeluk Indra dengan erat.


'Ibu benar-benar nekat..!' gerutunya dalam hati merasakan adik kecilnya sudah menegang dan nafasnya juga sudah memburu karena dikuasai oleh perasaan ingin menyentuh Melinda.


Pria mana yang dapat tahan melihat perempuan sedang bergairah?!


Tiba di pintu kamar, Kendra dipeluk oleh Melinda dan pria itu mencium aroma parfum Melinda membuat dirinya semakin melayang hingga tidak bisa menghentikan dirinya sendiri untuk memandang Melinda dan menurunkan kepalanya mendapatkan bibir perempuan itu.


Cukup lama berciuman di depan pintu, dengan sisa-sisa kesadarannya, Kendra menghentikan ciuman mereka dan menggelengkan kepalanya berusaha meraih kesadarannya.

__ADS_1


"Sial..! Dia ini Melinda..! Tidak layak ku sentuh..!" Gerutunya meraih kunci dari tas kecil milik Melinda dan membuka pintu kamar Melinda.


"Hah,, tolong aku,, ciumm,, beri aku ciuman.." Racau Melinda sembari berusaha mengangkat wajahnya untuk menempelkan bibirnya ke bibir Kendra yang sudah ia rasakan.


Ia suka rasanya berciuman dengan pria itu, dan tubuhnya menginginkan lebih.


"Jangan menggodaku..!" Geram Kendra berjalan ke tempat tidur.


Ia hendak menampar Melinda ke atas tempat tidur kala perempuan itu sama sekali tidak mau dilepaskan dari tubuhnya.


"Kalau kau terus begini, kau mungkin akan berakhir di ranjang musuhku..!" Ucap Kendra menarik Tangan Melinda yang melingkar erat di lehernya.


Namun belum berhasil, Melinda sudah menggapai bibirnya, rasa lembut dari bibir Melinda membuat Kendra terpaku sesaat.


Lagi pula, dia juga sudah dilanda nafsu, meski dia bisa menahannya, tapi godaan dari Melinda tidak bisa membuatnya bertahan lebih lama lagi.


@Interaksi


Satu BAB lagi masih di ulek ya....


__ADS_1


Tim yang menang sih,, otor lupa itu tim apa 🤭


__ADS_2