Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 126. Kejutan yang membuat gila


__ADS_3

Andre berdiri menatap ayahnya sambil bertanya-tanya dalam hatinya.


Jika Laila dan samudra menikah maka kedua orang itu akan tidur satu kamar setiap malam.


Lalu, bagaimana dengannya?


"Ada apa? Kau senang sekarang kan? Setelah ayah dan mamamu menikah, maka selamanya namamu akan berada disisimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu." Ucap Samudra pada putranya.


Memiringkan kepalanya dan menatap ayahnya sambil berpikir, Andra masih memiliki keraguan untuk membiarkan ayahnya menikah dengan mamanya.


"Andra dengar, kalau ayah tidak menikah dengan mamamu, maka bisa jadi besok, lusa, satu minggu lagi atau 1 bulan lagi Mamamu akan menikah dengan pria lain.


Lalu mamamu akan tinggal bersama pria itu dan meninggalkanmu untuk selamanya!


Kalau mau hal seperti itu terjadi?" Ucap Samudra mempengaruhi pikiran anaknya.


"Keponakan tersayang, apa yang dikatakan ayahmu itu benar.


Bagaimana kalau besok mamamu jatuh cinta pada pria lain dan memutuskan meninggalkan mu supaya mamamu bisa tinggal bersama pria itu?


Tapi kalau ayah dan mamamu sudah menikah, maka mereka akan selalu tinggal bersamamu!" Ucap Kendra menegaskan ucapan kakaknya.


Lama menatap kedua orang di depannya, Andra akhirnya mengerti meski ia masih tidak rela.


"Sekarang dengarkan ayah, nanti Saat pintu toilet terbuka kau berjalan kearah mamamu dan gandeng mamamu ke atas panggung.

__ADS_1


Kau mengerti?" Ucap Samudra pada putranya.


Masih berada dalam dilema nya karena tidak rela membuat ayahnya menjadi suami mamanya, Andra membutuhkan waktu beberapa detik sebelum menganggukkan kepalanya.


Dan akhirnya, momen yang ditunggu-tunggu semua orang tiba juga.


Pintu toilet akhirnya terbuka menampakan sesosok perempuan dengan balutan gaun putih beserta rambut panjang terurai berada di belakang telinganya.


Meski tidak menggunakan make up, Laila masih terlihat cantik dalam balutan gaun pengantin yang sangat pas di tubuhnya.


Dalam sekejap, semua orang yang berada di ruangan itu terpaku pada Laila yang kini keheranan melihat situasi yang ia hadapi.


'Apakah aku mimpi?' gumamnya menoleh ke belakang memastikan bahwa dia baru saja keluar dari toilet.


'Apakah toilet ini toilet ajaib? Masuk ke dalamnya membuatku keluar memasuki dunia mimpi yang terlihat nyata?' gumamnya merasa sangat bingung.


Namun, kebingungannya segera ia tinggalkan saat melihat sesosok pria kecil berjas hitam sedang berjalan di atas karpet merah menuju padanya.


'Bodoh amat! Apakah ini mimpi atau toilet itu memang ajaib, tapi putraku sedang berjalan ke arahku!' Gumam Laila tersenyum lalu melangkahkan kakinya mendekati Andra.


"Mama selamat!" Ucap Andra dengan suara kecil sembari memegangi tangan Laila dan menuntun perempuan itu menuju panggung.


Berjalan ke arah panggung, Laila benar-benar tidak bisa menebak Apa yang akan terjadi dan apa yang akan dilakukan oleh Andra.


Sampai ketika ia melihat Samudra menaiki panggung dari sayap kiri panggung, Laila melengkungkan bibirnya melihat pria yang sangat tampan dalam balutan jas berhias bunga di dada kirinya.

__ADS_1


"Sayangku, apakah ini kejutan?" Tanya Laila pada Andra yang berjalan di sisinya.


Dijawab anggukan Andra, Laila semakin melebarkan senyumnya dan terus melangkahkan kakinya hingga mereka tiba di panggung.


Andra menyerahkan Laila pada Samudra sebelum pria kecil itu meninggalkan mereka berdua dan duduk bersama Kendra untuk menonton.


"Sayangku, apa ini mimpi?" Tanya Laila tak percaya ketika ia merasakan hangatnya genggaman Samudra.


"Apa kau menyukainya?" Tanya Samudra.


"Aku suka, tapi,, kau membautku hampir gila tadi!


Aku keluar dari toilet dan tiba-tiba muncul di sebuah gedung yang dihias untuk acara pernikahan.


Kau pikir siapa yang tidak akan gila menghadapi situasi itu?" Ucap Laila meski bibir perempuan itu terus tersenyum.


"Jadi, apa kau mau menikah denganku?" Tanya Samudra yang masih menyimpan keraguan dalam hatinya.


Bagaimanapun, masalah keluarga mereka belum terselesaikan jadi mungkin saja jika Laila masih menolak lamarannya karena ragu.


@Interaksi


Otor heran deh, kalian nih reders apa Haters sih? 👀👀👀


Minta di cium banget!

__ADS_1



__ADS_2