Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 216. Bukan sesuatu yang mustahil


__ADS_3

"Benar sekali, yang satunya adalah foto istri saya ketika masih muda." Jawab Morgan.


"A,, apa? Bagaimana bisa?" Weleni kembali menatap kedua foto itu dengan seksama.


Benar-benar mirip!


"Inilah yang menjadi alasan kami datang menemui Laila. Karena di hari kelahiran Laila, kami juga kehilangan bayi kami yang ditukar oleh seseorang.


"Dan putri kami juga lahir di rumah sakit yang sama di hari yang sama dengan lahirnya Laila." Ucap Morgan kembali mengejutkan Weleni dan Silas.


"Jadi maksudnya, kakak ipar saya kemungkinan besar adalah Putri kalian?" Tanya Kendra.


"Ya, saya juga berharap seperti itu." Ucap Morgan.


"Kalau begitu, kita bisa melakukan tes DNA setelah mendapat persetujuan dari menantu saya." Ucap Weleni yang akhirnya sadar dari keterkejutannya.


"Terima kasih atas pengertiannya." Ucap Morgan.


"Ini adalah sesuatu yang penting, Jadi kami pasti akan membantu tuan Morgan sebisa kami." Ucap Weleni.


Akan sangat luar biasa jika Laila adalah anak kandung Morgan Mattew!

__ADS_1


"Keluarga Anderson memang benar-benar bersahabat. Oya, tapi kalau boleh saya tahu, apa hubungan keluarga Anderson dengan Laila?" Tanya Morgan yang sedari tadi menyimpan pertanyaan tersebut dalam hatinya.


"Laila adalah menantu kami, dia menikah dengan Putra kami beberapa waktu yang lalu." Jawab Weleni mengejutkan Morgan, terutama Dewa yang awalnya duduk dengan acuh.


Pria itu mengangkat wajahnya dan menatap Weleni dengan tatapan tidak percaya.


Melihat tatapan Dewa, Weleni menjadi lebih semangat lagi untuk bercerita.


"Mereka bahkan sudah memiliki seorang Putra yaitu Andra. Jadi, jika hasil tes DNA kalian dengan Layla adalah positif, maka Andra pun adalah cucu kandung kalian." Ucap Weleni.


Dewa menyipitkan matanya dengan informasi yang ia dengar. "Tunggu, bukankah-"


"Kami sudah melakukan tes DNA terhadap Laila dan Andra. Dan hasilnya adalah positif memiliki hubungan anak dan ibu." Weleni kembali menyela ucapan Dewa dan merasa sangat senang bisa membuat wajah Dewa terlihat sangat masam.


"Kendra, jangan membahas hal itu!" Ucap Weleni.


"Loh, memangnya kenapa Bu? Apakah aku mengatakan sesuatu yang salah?" Tanya Kendra yang tidak tahu apapun tentang kondisi Laila.


"Kenapa tidak boleh membahas tentang seorang cucu?" Tanya Adelin yang kini muncul.


"Sayang," Morgan langsung menyambut istrinya dan mereka duduk bersampingan.

__ADS_1


"Apakah ada sesuatu yang tidak kami ketahui?" Tanya Adelin.


Weleni menghela nafas dan menatap sepasang suami istri di depannya.


'Bagaimanapun, kemungkinan besar mereka berdua adalah orang tua kandung Laila. Keduanyapun berasal dari keluarga terpandang dan bisa dipercaya.


"Jadi seharusnya, tidak masalah untuk mengatakannya pada mereka.' gumam Weleni yang juga berharap Adelin bisa membantu mereka menyembuhkan Samudra dan Laila.


"Karena kejadian yang menimpa keluarga kami, menantu kami yaitu Laila harus mengalami pengangkatan rahim. Jadi kemungkinan besar Laila tidak akan hamil lagi." Ucap Weleni dengan wajah dipenuhi raut kesedihan.


"Pengangkatan Rahim?" Adelin menutup mulutnya. Ia bisa membayangkan bagaimana kedua orang itu telah mengalami penyiksaan.


Ia sudah memeriksa Laila dan mendapati perempuan itu terlihat sangat lemah, bahkan kondisi Samudra jauh lebih buruk lagi.


"Benar, kami berharap bisa menyembunyikan ini dari Laila. Tapi itu sesuatu yang mustahil untuk dilakukan. Apa lagi berharap Laila bisa menumbuhkan rahim yang baru untuk menggantikan rahimnya yang sudah diangkat." Ucap Weleni.


"Memang sulit, tapi bukan berarti mustahil. Dunia kedokteran saat ini sudah banyak mengalami perkembangan, bahkan transplantasi rahim pun bukan sesuatu yang mustahil lagi. Hanya saja, bukan hal mudah untuk mencari pendonor." Ucap Adelin.


@Interaksi


__ADS_1


Otor paling senang saat melihat banyak like di tiap Bab. Tapi tak menyangkah, reder malah nyinyirin otor yang kasih banyak like di komentarnya..! Sungguh, otak kalian benar-benar harus di angkat! Mubazir, cuma jadi beban doang gak tahu fungsinya apa...!


__ADS_2