Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 153. Bunga sekolah bernasib buruk


__ADS_3

Melihat Anita sesekali tersenyum padanya, Laila bisa menebak bahwa perempuan itu sedang merencanakan sesuatu yang buruk terhadapnya.


Namun, ketika ia melihat Andra yang sedang makan, pria kecil itu begitu lahap hingga Laila tidak tega mengganggunya.


'Lain kali, aku harus memesan ruang privat.' gumam Laila kini menyesal pada pilihannya.


"Anita...!!" Beberapa perempuan tiba-tiba saja memasuki restoran dan langsung menyapa Anita.


'Oh, jadi ini rencananya?!' Laila langsung menebak bahwa perempuan itu berniat mempermalukannya di depan semua teman-teman sekolahnya yang lama.


Terlebih, seseorang yang datang adalah sala satu YouTuber yang selalu mengaktifkan kamera di setiap momennya.


Mengambil HP-nya, Laila mengirim pesan teks pada seseorang.


"Hei halo semuanya..." Anita berdiri menyapa semua orang dan saling bercakap-cakap.


"Eh,, Apakah kau Laila anak pintar di SMP 1 Ibu Kota?" Tiba-tiba tanya salah seorang dari mereka mendekat kearah Laila dan Andra.


Merasakan ketidaknyamanan, Andra meletakkan pizza yang ada di tangannya dan langsung menoleh pada Laila sembari memegang tangan mamanya.


'Bahkan Andre juga sadar kalau mereka akan berniat buruk pada kami.' gumam Laila mulai kuatir jika Andra kemudian memiliki persepsi yang buruk lagi pada orang-orang yang tidak ia kenal.

__ADS_1


Tapi terlambat untuk menghindar, semua orang sudah mengelilingi Laila karena penasaran dengan bunga sekolah yang dulu dikabarkan hamil di luar nikah.


"Maaf, kami harus pergi sekarang." Ucap Laila berdiri untuk membawa Andra menjauhi peempuan-prempuan itu.


"Ettsss,,, kenapa kau takut pada kami? Kami hanya bertanya saja." Sala seorang menghalangi Laila hingga mereka kini menghalau semua jalan Laila lalu memojokkan Laila dan Andra ke dinding.


"Benar, Kau pasti Laila bukan? Bagaimana bisa kau tampak,, hmm, apa ini anak haram itu?" Salah seorang menunjukan Andra.


"Anak haram? Jadi benar, 5 tahun yang lalu, Laila Si Bunga sekolah benar-benar hamil diluar nikah?"


"Tentu saja..!! Lihat anak ini, dia terlihat mirip dengan Laila. Pasti dia anak haramnya!"


Semuanya terus berceloteh membuat Andra menjadi sangat risih dan memeluk Laila dengan erat.


Sayangnya, mendengar nada bicara mereka yang terkesan mengejek mamanya, Andre jadi tidak suka pada mereka semua.


"Tolong beri kami jalan, atau kami memanggil secur-"


"Restoran ini milikku!" Sala satu perempuan berbicara.


Melihat situasi yang tidak memungkinkan bagi Laila untuk mengelak, Anita tersenyum.

__ADS_1


"Dia memang Laila, Tapi anak itu bukan anaknya. Dan sekarang dia bekerja sebagai seorang pembantu sekaligus pengasuh di rumah keluarga Anderson." Ucap Anita.


"Anita, ayo kita kembali sekarang." Rizal memperingatkan putrinya.


"Tidak apa Ayah, Ayah bisa kembali sekarang karena aku masih akan di sini untuk reunian dengan teman-temanku." Ucap Anita membuat Rizal menghela nafas, tidak mungkin ia mempermalukan putrinya di tempat itu.


Rizal meninggalkan restoran itu.


Laila melihat kepergian Rizal dengan kedua tangannya menutup telinga Andra.


'Jadi tuan Rizal Sudah menentukan pilihannya. Sekarang aku tidak perlu sungkan lagi.' Gumam Laila kembali diam-diam menggunakan satu tangannya untuk mengirim pesan melalui ponselnya.


"Apa? Jadi dia hanya seorang pelayan?! Astaga,, dulu aku berpikir dia akan menjadi orang yang paling disanjung-sanjung karena memiliki kecerdasan di atas rata-rata.


"Sayang sekali, nasibmu begitu buruk meski berhasil memasuki keluarga Anderson tapi hanya menjadi seorang pelayan...!" Kata salah seorang perempuan sembari tersenyum mengejek Laila.


"Oh Hei,, Kau mengambil video?" Tanya salah seorang yang sedari tadi memegang kamera di tangannya.


"Hm,, ini akan meledakkan YouTube kalau aku menguploadnya. Seorang pelayan keluarga Anderson ternyata dulunya adalah seorang perempuan yang pernah memiliki anak haram!"


@Interaksi

__ADS_1



Ini nih,, kalo membaca sambil melotot, pertanyaan ini udah dijawab dari kemaren...!!!


__ADS_2