
Selesai bertemu Dewa, Laila kembali menghampiri Andra dan samudra di ruang tunggu VIP.
Pria kecil yang sedari tadi gelisah memandang kearah pintu langsung berseri-seri melihat Laila akhirnya muncul.
Pria kecil itu berlari ke arah Laila langsung memeluk perempuan itu.
"Mama," ucapnya dengan suara pelan menjaga Samudra tidak mendengar suaranya.
"Ayo kembali." Ucap Samudra menghampiri kedua orang itu lalu menuntun mereka keluar dari bandara dan menaiki mobil pribadi mereka.
"Sayang, bagaimana kalau kita makan dulu?" Ucap Laila di perjalanan mereka.
"Apa yang ingin kalian makan?" Tanya Samudra yang duduk di depan menyetir sementara Laila dan Andra duduk di kursi Tengah sembari memeluk Laila dengan erat.
"Sayangku, mau makan apa?" Tanya Laila pada Andra.
Andra mengangkat wajahnya dan menatap Laila dengan bingung.
Dia tidak pernah makan di luar, jadi apa yang dijual di luar, dia sama sekali tidak mengetahuinya.
"Kau saja yang memilih." Ucap Samudra dari depan saat melihat tingkah anaknya yang kebingungan menatap Laila.
"Hmm, bagaimana kalau pizza?" Ucap Laila lalu dia menoleh pada Andra.
"Sayangku, apakah kau pernah makan pizza?" Tanya Laila.
Menjawab pertanyaan Laila, Andra menggelengkan kepalanya dengan wajah bingung nya karena baru pertama kali mendengar makanan yang bernama pizza.
__ADS_1
"Kau pasti menyukainya. Itu makanan yang paling enak, kalau ada orang yang belum pernah mencobanya, maka hidupnya di dunia ini sia-sia!" Ucap Layla membuat Samudra tersenyum sambil menyetir.
Jadi, apakah dia dan anaknya selama ini sudah hidup sia-sia?
Lucu sekali!
Samudra menyetir dengan cepat dan menghentikan mobil mereka di sebuah restoran kecil yang salah satu menunya adalah pizza.
Memasuki restoran, ketiganya duduk di salah satu meja outdoor yang memiliki pemandangan bagus.
Di sebelah restoran itu terdapat kolam kecil di mana banyak ikan diletakkan di dalam kolam.
"Sayang, tempat ini terlalu ramai. Apakah tidak masalah bagimu?" Tanya Laila pada Andra karena dia takut kalau pria kecil itu menjadi risih.
Menatap Laila, Andra menggelengkan kepalanya, ia baik-baik saja selama Laila berada di sisinya.
Setelah memesan, Laila mengambil makanan ikan yang disediakan di restoran itu dan memberi makan ikan bersama Andra.
Setelah lama memberi makan ikan, Andra akhirnya terbiasa dan mulai menyukai ikan-ikan yang begitu lahap dan sangat lincah berenang di air kolam.
Melihat pria kecil itu tidak takut lagi, Laila mencuci tangannya dan kembali ke tempat duduknya.
"Sayangku, mengapa memilih restoran kecil?
Bagaimana kalau ada orang yang mengenali kita dan menimbulkan kekacauan di sini?" Tanya Laila memperhatikan sekelilingnya yang cukup ramai.
Apa lagi, mereka berada di outdoor, pada hal biasanya, orang-orang penting menyewa ruang privat untuk menghindari orang banyak.
__ADS_1
"Mereka tidak akan menyadarinya." Jawab Samudra dengan santai melihat ke orang-orang yang menatap ke arah mereka.
Sudah dari tadi orang-orang itu melirik ke keluarga kecil mereka, tapi belum pernah ada yang menyadari bahwa orang yang kini mereka perhatikan adalah salah satu pengusaha paling sukses dan paling kaya di dunia.
"Benar juga, kau kan tidak pernah masuk di berita, hanya sekali saja waktu acara ulang ulang tahun ibumu." Ucap Laila kini merasa tenang.
"Tapi menurutmu, mengapa mereka melihat kita seperti itu?" Tanya Samudra.
"Ck,, tentu saja mereka melihat kesini karena baru pertama kali melihat bidadari sepertiku.
Atau,, mungkin saja mereka heran kita hanya datang bertiga, tidak berempat!" Ucap Laila sambil tersenyum pada Samudra.
"Apa maksudmu?" Tanya Samudra yang tidak mengerti dengan ucapan Laila.
Laila tersenyum dan menoleh pada Andra yang kini dihampiri oleh seorang gadis kecil.
"Orang-orang pasti menganggap aku dan Andra adalah kakak adik, dan kau adalah Ayah kami.
Mereka pasti bertanya-tanya dimana ibu yang cantik hingga bisa melahirkan maha karya seperti kami." Kata Laila membuat wajah Samudra yang awalnya tenang berubah menjadi kebiruan hanya karena mendengar ucapan Laila.
@Interaksi
Meski sultan begini, tapi tetap menghargai usaha kecil kalian ya,,ðŸ¤
Skuyy, cepet kirim pisaunya biar digunakan membantai beberapa reder pelit..!!
__ADS_1
Mampir baca doang, pelit jempol di tombol like,,👀