
Melinda sudah duduk di di samping Weleni setelah ia meminta maaf kepada semua orang karena keterlambatannya.
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Laila yang masih merasa kuatir dengan perempuan itu.
"Nyonya Bos tenang saja, saya tiba di kamar dan langsung tidur dan lambat terbangun karena lupa memasang alarm. Sekarang saya merasa sangat baik. Sekali lagi saya minta maaf karena sudah membuat kalian semua menunggu." Ucap Melinda.
"Yang penting kau baik-baik saja," ucap Laila lalu semua orang kembali fokus pada jalannya pernikahan mewah yang mereka hadapi.
Tak berapa lama, Kendra memasuki aula dan duduk disamping Melinda sebagai kursi yang satu-satunya kosong di meja itu.
'Untung saja Barry tidak menemukan Melinda,' gumam Kendra merasa lega.
"Ada apa dengan wajahmu?" Tanya Laila yang merasa curiga pada Kendra Kalau pria itu sudah berbuat macam-macam pada Melinda.
Bagaimanapun, Kendra terlihat lega ketika ia sudah duduk di samping Melinda, menandakan bahwa pria itu baru saja membuat kesalahan dan merasa sangat lega bahwa Melinda tidak melaporkan perbuatannya.
"Apa maksud kakak ipar? Aku hanya datang dan duduk," ucap Kendra.
'Percuma bertanya pada pria itu, sebaiknya aku menunggu waktu yang tepat untuk menanyakannya pada Melinda.' gumam Laila sebelum membuang muka dari Kendra dan kembali fokus pada putranya yang sedari tadi terus menggenggam erat tangan Laila.
Waktu terus berlalu dan resepsi pernikahan sudah sampai pada tahap dimana pengantin turun dari altar dan menyapa satu persatu tamu yang sudah hadir di pernikahan mereka.
"Ibu, aku dan Andra harus kembali ke kamar." Bisik Laila pada Weleni saat ia menyadari putranya mulai gelisah karena orang-orang mulai ribut.
__ADS_1
"Baiklah, Jangan biarkan putramu tertekan di sini." Ucap Weleni pada Laila sebelum menoleh pada Samudra.
"Antar istri dan anakmu ke kamar, biar ibu dan ayah yang akan berbicara dengan pengantin." Kata Weleni.
Samudra mengangguk lalu ketiga orang itu meninggalkan aula.
"Nyonya, Tuan, Saya permisi untuk mencari udara segar." Tiba-tiba ucap Melinda yang merasa gerah terus duduk di samping Kendra menahan kekesalannya pada pria yang sudah mengerjainya.
"Ok,, biar Kendra menemanimu." Ucap Weleni.
"Terima kasih Nyonya, tapi saya tidak mau merepotkan siapapun. Sudah cukup tadi saya membuat kalian menunggu dan menjadi beban. Saya tidak enak kalau-"
"Sudah, jangan dipikirkan, Kendra pergi temani Melinda." Ucap Weleni memotong ucapan Melinda membuat Kendra merasa sangat senang dan langsung menarik perempuan itu.
Kedua orang itu segera tiba di pinggir kolam.
"Terima kasih, kau boleh kembali ke dalam aula." Ucap Melinda dengan judes.
"Sayang sekali, tapi aku juga kemari untuk mencari udara segar, jadi Jangan berpikir aku kemari hanya untuk menemanimu!" Mulut Kendra berucap berlawanan dengan hatinya.
'Sial,, Mengapa aku merasa berbohong saat mengatakan itu? Apa sekarang Aku sudah menyukai perempuan ini? Tidak mungkin,, ini pasti karena aku sudah melihat tubuhnya dan sangat penasaran dengannya. Saat nanti aku sudah lama-lama bersamanya aku pasti merasa bosan seperti pada perempuan lain!' Gumam Kendra.
"Hei, Kita ketemu lagi!" Tiba-tiba saja suara seorang pria membuat wajah Kendra menjadi tidak enak dipandang.
__ADS_1
'Sial..! Ngapain lagi si Barry di sini?!' gumamnya menahan kaki kanannya yang hendak menendang pria itu supaya jatuh ke dalam kolam.
"Halo Tuan, kita ketemu lagi." Ucap Melinda.
"Ya,, aku seneng bertemu lagi denganmu. Oya, tapi,, kalian berdua, sedang apa berdiri bersama di sini? Aku lihat tadi kalian berbicara sangat serius?" Ucap Barry.
Kendra menghela nafas lalu merangkul Barry.
"Bukan apa-apa, oya bro, Aku ingin membicarakan sesuatu denganmu." Ucap Kendra merangkul temanya meninggalkan Melinda.
"Tapi,, tapi,," Barry sangat tidak tega menyia-nyiakan kesempatan emas untuk melakukan PDKT dengan Melinda.
"Sudahlah,, ayo pergi!" Ucap Kendra terus menarik Barry.
@Interaksi
Hati otor udah cukup satu ajah, kalo nambah lagi, bisa-bisa otor berubah jadi orang baik,, no..!! Otor gak mau jadi bahan kesirikan reder di sini..!
Tapi tetap otor terima,,,
__ADS_1
Makasih ya...😂😂ðŸ¤