Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 73. Suruhan Dewa.


__ADS_3

Samudra mengangkat Laila dan membawanya ke ruang ganti.


Berdiri diam, Laila melihat Samudra mengambil dua kemeja dari dalam lemari lalu membungkus rambut Laila dengan kemeja pria itu.


'Dia rak paling atas ada handuk!' gumam Laila merasa risih dengan dua kemeja di kepalanya.


"Dimana bajumu?" Tanya Samudra.


"Di sana." Kata Laila menunjuk laci paling bawah.


Membuka laci itu, Samudra sedikit mengernyit saat melihat perempuan itu ternyata menyuruhnya mengambil pakaian dalam.


Hitam berenda, putih berenda, merah berenda, berenda, berenda, berenda, semuanya adalah dalamnya yang memiliki renda.


"Apa kau punya yang lain?" Tanya Samudra yang merasa semua yang ada di dalam laci itu tidak cocok digunakan untuk tidur.


"Apa kau meremehkan seleraku?" Tanya Laila yang masih setia diam di tempatnya.


Menghela nafas, Samudra meraih yang berwarna hitam dan memeriksanya.


'Jadi dia suka yang hitam,' gumam Laila terus mengawasi Samudra.


"Ini terlalu keras, tidak nyaman untukmu tidur." Kata Samudra meletakkan kembali bra di tangannya dan hanya mengambil CD hitam.


'Apa?! Jadi dia,, astaga!! Pria ini benar-benar!' Laila tak habis pikir!


Pria mana yang menginap bersama kekasihnya dan hanya berpikir untuk tidur, tidur, tidur dan tidur?!

__ADS_1


Tidak adakah di pikiran Samudra untuk,, sudahlah!!


"Apa aku harus membantumu memakai ini?" Tanyanya tak yakin, tak yakin masih bisa menahan diri menghadapi tingkah Laila.


Merajuknya perempuan,, astaga!


Melihat pria itu masih bertanya, Laila menahan nafasnya sebelum berkata "Aku akan melakukannya sendiri." Ucapnya merebut benda di tangan Samudra lalu mendorong pria itu keluar dari ruang ganti.


Menutup pintu, Laila berbalik menghela nafas.


"Jangan panggil aku Laila kalau aku tidak berhasil menaklukkan pria itu!" Ucapnya segera memakai pakaiannya lalu keluar membawa handuk untuk Samudra yang sudah berada di kamar mandi.


Tok,, tok,, tok,,


"Sayang, aku membawakan handuk." Ucap Laila.


Menunggu sesaat, akhirnya pintu kamar mandi itu terbuka dan Samudra hanya mengulurkan tangannya yang basah lalu meraih handuk sebelum menutup pintu.


Jika dulu, mantan-mantannya berusaha sangat keras untuk tidur dengannya, maka kali ini, dialah yang berusaha sangat keras untuk sekedar tidur dengan Samudra.


'Apakah ini karma?' gumamnya tak percaya.


Pada akhirnya, malam itu Laila tidak melakukan apapun dan memilih menundanya sampai suasana hati Samudra cukup kondusif untuk merayunya.


Sementara Samudra, pria itu tidur dengan gelisah karena mendapati perempuan diperlukannya sama sekali tidak memakai bra.


"Sayang,," Kata Samudra setelah lama diam dalam kegelisahannya.

__ADS_1


Tapi, perempuan diperlukannya sudah tidur, jadi Samudra hanya bisa bangun mencari udara segar sebelum kembali ke ranjang tanpa berani menyentuh Laila lagi.


Bagun di pagi hari, Laila mendapati Samudra sudah tidak berada di ranjang.


Memeriksa dapur, Laila mendapati Samudra sedang mengatur makanan diatas meja makan.


"Aku memesan makanan," ucap Samudra menarik kursi untuk Laila.


Duduk di kursinya, Laila mulai menyantap makanan yang disiapkan oleh Samudra sebelum membantu pria itu bersiap untuk berangkat ke kantor.


"Jangan bekerja terlalu keras." Ucap Laila saat mengantar Samudra.


"Terima kasih sayang." Jawab Samudra memberi ciuman di puncak kepala Laila sebelum memasuki lift.


Tiba di lobby, Samudra merasakan dua orang yang sedang duduk berbincang-bincang di salah satu kursi tunggu terus mengamatinya.


Memutuskan memancing mereka ke belakang gedung, dua orang itu memang mengikutinya.


Di selah langkahnya, Samudra berbalik melihat kedua orang itu, dan dengan profesionalnya, kedua orang itu berjalan santai melewati Samudra seolah tak terjadi apa pun.


'Mereka orang-orang profesional, pasti bawahan Dewa.' gumamnya.


@Interaksi


Karya berjudul What I Think by Alya lii memerlukan dukungan kalian.


Hayo,, jangan lupa di tengok ya, apa lagi kalo udah kehabisan bacaan, xixi..

__ADS_1



O astaga,, ada yang lompat nih bacanya, xixi.. baca BAB 18 dan 19 lagi ya... pelan-pelan ajh bacanya.


__ADS_2