Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 135. Dilema Rizal


__ADS_3

"Sayang, apa yang terjadi?" Rizal menghampiri putrinya yang baru saja kembali.


Anita memasuki rumah dengan pakaian kotor dan robek di beberapa tempat.


"Ayah!!!!" Langsung teriak Anita memeluk Rizal.


"Hiks,, hiks,, ayah harus menolongku!" Isak Anita dengan sangat menyedihkannya.


"Iya,, ayah kan melakukan apapun untuk Puteri Ayah.


Pelayan, tolong bantu putriku." Ucap Rizal.


"Baik Tuan!" Jawab para pelayan lalu membantu Anita masuk ke kamarnya.


Irmawati yang melihat kejadian itu hanya bisa mengepalkan tangannya dan berjalan mendekati suaminya yang kini menunggu di depan pintu kamar Anita.


Dia tahu, perempuan itu berusaha membuat ulah untuk memaksa ayahnya mengusirnya dari rumah itu.


"Sayang, apa yang terjadi?" Tanya Irmawati.


"Aku juga belum tahu, aku akan bicara dengannya setelah pelayan selesainya membantunya bersih-bersih." Ucap Rizal dengan suara dinginnya.


"Sayangku, mengapa kamu jadi dingin seperti ini padaku?


Bukankah aku sudah menjelaskan bahwa semua yang di katakan putrimu itu bohong?!" Tanya Irmawati sembari meneteskan air matanya dan terisak kecil memandangi suaminya.


"Irmawati, Tolong jangan membuatku harus bingung memilih untuk menghiburmu atau putriku.

__ADS_1


Kau juga tahu situasinya, aku berada di pilihan yang sulit antara putriku dan kamu!" Ucap Rizal menghela nafas.


Mendengar Rizal kini memanggilnya dengan namanya dan bukan lagi dengan kata sayang, Irmawati menjadi semakin geram.


"Baiklah, jika aku menjadi duri di antara hubunganmu dan Putrimu, maka aku akan meninggalkan rumah ini.


Tidak ada gunanya Aku tinggal di sini saat suamiku sendiri memperlakukanku seperti orang asing." Ucap Irmawati lalu pergi sambil terisak.


"Astaga!! Siapa yang harus ku bela? Siapa yang harus ku percayai?" Rizal memijat keningnya yang berdenyut-denyut.


Anaknya memarahinya karena lebih mempercayai istrinya, sementara istrinya juga memarahinya karena lebih mempercayai anaknya.


Menghela nafasnya, pria itu tidak punya pilihan lain selain menyusul istrinya yang kini sedang memasukkan barang-barangnya ke dalam koper


'Sudah kuduga, kamu pasti datang untuk mencegahku meninggalkan rumah ini!' gumam Irmawati tersenyum dalam hati meski pada kenyataannya wajahnya terlihat dipenuhi kekecewaan sembari terus menitikan air matanya.


"Sayang, tolong jangan seperti ini, tolong maafkan aku." Ucap Rizal menghentikan Irmawati memasukkan baju ke dalam koper lalu memeluk perempuan itu dengan erat.


Lebih baik aku pergi dan hidup menjadi gelandangan di luar daripada menjadi perusak hubungan seorang ayah dan anak!" Isak Irmawati dalam kepura-puraannya.


"Tidak, tidak seperti, aku hanya perlu waktu untuk berpikir.


Kau juga tahu, semua ini sangat berat untukku." Ucap Rizal.


"Ini juga berat untukku! Tapi Baiklah, aku mengerti, tapi tolong, Jangan hanya mempercayai anakmu saja, tapi kau juga harus melihat ku sebagai seorang istri yang sudah menemani mu selama 5 tahun terakhir.


Selama 5 tahun itu, aku selalu jujur dan mengatakan setiap hal padamu, jadi tidak mungkin setelah 5 tahun itu aku kemudian berbohong padamu." Ucap Irmawati.

__ADS_1


"Aku tahu,, aku percaya padamu. Setelah bertemu dengan Anita, kita akan membahas hal ini lagi.


Jadi sekarang, istirahatlah di sini dan Tunggu aku sebentar." Ucap Rizal lalu pria itu kembali menemui putrinya yang sudah dibantu oleh pelayan.


"Sayang, apa yang terjadi?" Tanya Rizal pada perempuan yang kini duduk di atas ranjang sembari menangis.


"Ini semua kerena Laila, aku bertemu dengannya di jalan dan dia bersikap buruk padaku sampai mendorong ku.


Kakiku keseleo dan dia meninggalkanku di pinggir jalan." Ucap Anita tersedu-sedu.


"Dan gara-gara Laila juga, Rama mengakhiri hubungannya denganku.


Dia mencampakkanku setelah Laila menjebakku, dia mengatur siasat hingga Kak Rama salah paham padaku.


Ayah,, ayah harus membantuku untuk berbicara dengan Kak Rama!" Isak Anita dengan menyedihkan.


Tentu, Ayah akan menyelidiki masalah ini. Kita akan mengundang Laila kemari dan melakukan tes DNA sekaligus menyelesaikan kesalahpahaman mu dengannya." Jawab Rizal memeluk putrinya.


'Bagus!! Jika ia melakukan tes DNA, maka akan terbongkar semua kebusukan Irmawati.


Kebusukan perempuan itu sudah tidak mau mengakui darah dagingnya sendiri!


Dan masalah Kak Rama, aku akan menelpon pihak hotel untuk melihat rekaman CCTV, semoga ada petunjuk di sana!


Dan saat aku mendapatkan bukti itu, jangan harap Laila masih bisa menampakan mukanya di depan umum!' gumam Anita.


@Interaksi

__ADS_1



Otor nonton sambil tutup mata, jadi gak udah ngiri bozz!


__ADS_2