
Menyelesaikan semua urusan kantornya, Samudra akhirnya memiliki beberapa waktu untuk istirahat.
Tapi dia baru saja akan tidur di sofa kantornya saat Kendra kembali masuk ke dalam ruangannya.
"Kak!! Sesuatu terjadi!!" Teriak pria itu membuat kepala Samudra yang sedari tadi berdenyut butuh diistirahatkan seketika menjadi ON.
Samudra menatap adiknya yang berjalan kearahnya dengan setumpuk berkas yang dibawa oleh pria itu.
"Lihat ini! Robert bekerjasama dengan perusahaan D-IY.
Bahkan mengatakannya secara terang-terangan dan sudah membawa surat gugatan perceraian ke pengadilan." Ucap Kendra menyerahkan bukti-bukti yang ia punya.
Samudra melihat berkas berkas itu sebelum melemparkannya ke meja.
"Itu bagus, jadi sekali membasmi beberapa pengganggu langsung lenyap." Ucap Samudra dengan santai.
"Tapi Kak, Robert mengetahui banyak hal tentang rahasia keluarga dan perusahaan kita.
Kalau sampai pria itu mengatakannya pada Dewa, kita bisa,,"
"Diamlah. Mereka tidak akan bergerak secepat itu.
Keluar dari sini karena aku harus beristirahat." Ucap Samudra lalu membaringkan dirinya pada sofa.
30 menit berbaring di sofa, kepalanya semakin ngilu, tapi matanya tidak bisa terpejam karena otaknya mencari sesuatu.
Pria itu kembali bangun mengingat hari itu adalah hari Minggu dan Laila baru kembali ke rumah pada hari Senin.
Menghela nafas, Samudra memutuskan kembali bekerja menyelesaikan beberapa persoalan terakhir untuk menstabilkan keadaan perusahaannya.
__ADS_1
Tapi baru saja ia duduk saat pintu ruangannya terbuka secara pelan.
"Kak, kau sudah bangun?" Tanya Kendra yang terkejut melihat kakaknya belum tidur.
"Ada apa?" Lagi tanya Samudra menatap Kendra dengan mata penuh lingkar hitam karena begadang berhari-hari.
"Gawat,, beberapa orang menyebarkan isu palsu di internet!
Postingan mereka membela Selin dan menjatuhkan Laila!
Mereka mengatakan kalau Laila sudah mempengaruhi Andra sehingga membenci ibu kandungnya, yaitu Selin!" Teriak Kendra.
"Aku sudah mencari tahu, dan ini merupakan kerjaan Robert di bawah naungan perusahaan D-IY.
Aku tidak menyangka perusahaan baru itu sudah mempersiapkan semuanya dengan matang!
"Tim humas sudah berusaha membersihkannya, tapi mereka tidak membiarkan kita sehingga beritanya menyebar dengan cepat.
Aku rasa, mereka sudah menemukan Hx-1 dan mempekerjakannya.
Bahkan saat kau tidur, mereka mencoba meretas sistem keamanan perusahaan kita, untung saja masih bisa di atasi oleh orang-orang kita.
Kalau tidak, aku akan merepotkanmu dengan membangunkanmu tadi!" Ucap Kendra.
"Lalu?" Samudra masih menginginkan informasi lebih.
"Apa lagi?! Berita yang mereka sebar langsung mempengaruhi pikiran orang-orang!
Tapi aku tidak mungkin membeberkan fakta bahwa Andra adalah anak kandung Laila bukan?!
__ADS_1
Laila bisa terluka dan membencimu sampai ke tulang!
Juga, menentang kalau Andra bukan anak kandung Selin, aku rasa itu kurang efektif!
Kita tidak punya bukti apa pun!
Kak! Kau harus bergerak cepat mendapatkan hati Laila!" Ucap Kendra kini sepenuh hati mengungkung hubungan kakaknya dengan Laila.
Meski Laila mata-mata, tapi saat keduanya sudah menjadi suami istri, pastilah Laila akan meninggalkan pekerjaannya demi anak dan suaminya!
Masih banyak pekerjaan yang lebih baik dari pada menjadi mata-tama keluarga sendiri!
"Unggah dulu tes DNA Andra dan Selin." Ucap Samudra menyerahkan sebuah surat Tes DNA pada Kendra.
Kendra membaca surat itu dan sangat terkejut!
"Kak! Bagaimana mungkin,, apakah ini asli?!" Tanya Kendra tak percaya jika kakaknya sampai menyiapkan sesuatu seperti itu untuk berjaga-jaga.
"Cepat unggah saja!" Ucap Samudra yang tidak mau terlalu lama berdebat dengan adiknya.
Sekarang ada terlalu banyak masalah yang harus ia atasi, dan orang-orang di pihak lawannya semakin kuat dengan semua orang yang mendukungnya.
@Interaksi
Emotnya keren, beli dimana?ðŸ¤ðŸ¤
Btw harga minyak wangi Samudra 100 dollar per 70ml. Ya kale sekali pakai langsung seliter?!😂😂😂ðŸ¤
__ADS_1