Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 86. Mengerjai seorang pria jahat


__ADS_3

Masih sangat pagi saat Laila bangun dan langsung mendapati panggilan telepon dari calon ibu mertuanya.


"Laila, ajaklah Andra kemari. Tante sudah menyiapkan makanan untuk kalian berdua." Ucap Weleni dari seberang telpon.


"Baik Tante, aku akan mengajak Andra." Jawab Laila membuat perempuan di seberang telepon merasa sangat senang.


"Ya sudah, tante akan menunggu kalian di rumah hari ini.


Oya satu lagi, dapatkah kau menahan Samudra tetap berada di rumah hari ini?" Lagi tanya Weleni yang tidak bisa mengandalkan siapapun selain Laila, untuk menahan Samudra tetap berada di rumah, ketika Laila dan Andra pergi ke rumah tua.


"Ah, baik Tante." Jawab Laila yang merasa aneh dengan sikap dan cara Weleni.


"Ada apa sayang?" Tanya Samudra yang muncul dari belakang Laila langsung memeluk perempuan itu.


"Kau sudah pulang?" Laila berbalik memeluk Samudra, rindunya pada pria itu sudah hampir meledak karena semalaman Samudra lembur di kantor nya akibat kerjasamanya dengan Daff gagal.


"Hmm, ini masih jam 5 subuh, ayo tidur 1 jam lagi." Kata Samudra menarik kedua kaki Laila supaya melingkar dipinggangnya lalu membawa perempuan itu ke kamar.


Tidur berpelukan, Samudra dengan cepat terlelap karena perasaan nyaman.


Memandangi Samudra yang sudah tidur, Laila mengulurkan tangannya menyentuh kantong mata Samudra yang sangat bengkak.


"Dewa,, awas saja kau! Beraninya membuat priaku jadi begini!" Ucap Laila dipenuhi amarah.


Meninggalkan Samudra yang sudah terlelap, Laila segera berjalan ke ruang kerja yang sudah disiapkan oleh Samudra untuknya.


Menyalakan komputer nya, Laila terkejut saat Andra tiba-tiba muncul di sampingnya.

__ADS_1


"Kesayanganku! Muah,, muah,," Laila mencium kedua pipi Andra.


"Selamat pagi Mama," ucap Andra memeluk Laila.


"Selamat pagi kesayangan Mama!" Balas Laila merasa sangat bahagia.


"Mama sedang apa?" Tanya Andra.


"Mama punya pekerjaan mendesak," ucap Laila kembali fokus pada komputernya sebelum terkejut karena Andra sudah tidak ada lagi di ruangan itu.


Mengabaikan kepergian Andra, Laila kembali fokus pada layar komputernya.


Menggunakan bahasa pemrograman yang paling rumit, Laila berhasil menerobos jaringan perusahaan Dewa melalui celah keamanan yang sudah ditemukan Layla selama ia bekerja dengan Dewa.


'Dasar Bodoh! Beraninya mencari masalah denganku, semua celah keamanan perusahaanmu sudah kuketahui, jadi ini akan mudah, dasar Dewa!' gumam Laila menggertak penuh dengan kemarahan pada Dewa.


Sebentar lagi berakhir!


Setelah eksfiltrasi, Laila langsung membuka situs gelap yang biasanya digunakan untuk menjual berbagai data ilegal


Eksfiltrasi: Langkah terkahir pada peretasan yang bertujuan mencuri data dari sistem yang diretas.


Memasukkan data-data perusahaan yang didapatkan dari perusahaan Dewa, Laila menghubungi semua kenalannya yang sering membeli data hasil curiannya.


Dengan cepat, data-data itu laku di pasar gelap.


'Tertanda H-x!' gumam Laila mengetik inisial H-x di akhir jajahannya pada sistem perusahaan Dewa sebagai peringatan pada pria itu.

__ADS_1


"Rasain kalian!!" Ucap Laila dengan puas sembari meregangkan tubuhnya atas kerja kerasnya selama 1 jam.


"Mama," tiba-tiba sebuah suara yang sangat lembut menarik perhatiannya.


Begitu berbalik, Laila melihat Putra kecilnya berjalan kearahnya dengan sebuah nampan berisi jus dan roti isi.


"Sayangku, kau membuatnya untuk mama?" Tanya Laila mengambil nampan dari tangan Andra.


"Special!" Ucap Andra sambil tersenyum hangat membuat Laila merasa sangat hangat.


Siapa yang pernah memperlakukannya semanis ini?


'Oh, astaga aku lupa kalau sekarang Andra adalah anakku,' gumam Laila penuh kehangatan karena sekarang ia sudah menemukan keluarga baru yang sangat menyayanginya lebih dari keluarga yang ia banggakan 6 tahun yang lalu.


"Mama sedang apa?" Tanya Andra saat melihat bekas-bekas pekerjaan Laila di layar komputer yang belum dimatikan.


Sambil mengunyah roti isi buatan Andra, Laila mematikan komputernya.


"Mengerjai seorang pria jahat." Jawab Laila yang bisa membayangkan bagaimana paniknya Dewa Saat bangun di pagi hari dan langsung disuguhi kabar kebocoran data di pasar gelap.


@Interaksi



Menculik anak mengingatkan otor pada sinetron Indonesia, setiap pemeran utama melahirkan, anaknya pasti di culik ato gak ketukar 😂🤭


Tapi idenya bolehlah, boleh diketawain😂🤭✌️✌️

__ADS_1


__ADS_2