Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 132. Siaran langsung


__ADS_3

Pergi ke taman yang tak jauh dari restoran itu, Rama menarik Anita mencari tempat sepi untuk berbicara.


"Sayang,, katakan padaku, kau hanya bercanda 'kan?


Kau tidak mungkin memutuskan hubungan kita di hari anniversary kita.


Kau hanya bercanda 'kan?


Kau menyiapkan kejutan?" Isak Anita sembari memeluk Rama dengan erat.


Secuil pun, dia tidak akan mempercayai apa yang sudah dikatakan oleh Rama!


Mereka sudah bersama selama 5 tahun, dan dia sudah berhasil membuat Rama jatuh cinta sangat dalam padanya.


Jadi di pria itu tidak mungkin memutuskan hubungan mereka dengan sangat mudah seperti ini!


"Aku sudah memikirkan matang-matang. Dan keputusanku sudah bulat, kita harus berpisah!" Ucap Rama yang berdiri dengan tubuh kaku dan tidak ada sedikitpun niat untuk membalas pelukan Anita.


"Tidak!! Aku tidak percaya! Sekarang, katakan padaku, katakan apa alasannya!


Mengapa harus mengakhiri hubungan kita secara tiba-tiba seperti ini?!


Padahal aku tidak melakukan kesalahan apa pun!" Ucap Anita masih sementara terisak dengan keras.


"Tidak melakukan kesalahan? Hahaha,, Aku tidak menyangka kau jauh lebih buruk dari Laila!" Ucap Rama lalu mendorong Anita hingga perempuan itu tersungkur di atas rerumputan.

__ADS_1


"Anita dengar! Aku paling benci perempuan yang menghianati ku hanya untuk tidur bersama lelaki lain!


Bahkan melihatmu saat ini, aku merasa jijik hingga ingin muntah, tapi aku berusaha menahannya karena kita sudah lama bersama!" Teriak Rama pada Anita lalu lelaki itu berbalik untuk meninggalkan Anita.


Namun, pada langkah ketiganya, Rama berhenti dan kembali menatap wanita yang berusaha berdiri dengan heels yang telah patah.


"Mulai sekarang, jangan mencari ku dan jangan menganggu Laila!


Dia mungkin memiliki noda karena sudah tidur dengan lelaki lain, tapi dia tidak sama dengan mau yang tidur dengan lelaki lain karena menginginkan sesuatu!


Dia melakukannya karena di jebak olehmu, bukan seperti kau yang melakukannya demi bersenang-senang!" Ucap Rama lalu pria itu kembali melanjutkan langkahnya yang besar.


"Kak Rama!! Tidak!!! Jangan pergi!! Aku bisa mejelaskannya!" Teriakan Anita masih terdengar oleh Rama, tapi pria itu sudah muak dan memilih pergi meninggalkan tempat itu.


"Hmm, Siaran langsung jauh lebih menghibur daripada menghabiskan banyak uang untuk membeli tiket di bioskop!" Ucap Laila tersenyum lalu menyuapi pria yang ada di sampingnya.


"Jadi, apa ini rencanamu juga?" Tanya Samudra yang tidak percaya jika Anita mau tidur dengan lelaki lain hanya untuk sebuah kesenangan.


"Haha,, aku hanya mengembalikan semua yang ia lakukan padaku.


Tapi sayangku, aku tidak puas melihat pertunjukannya hanya sampai di sini." Ucap Laila tersenyum penuh arti.


"Sini, biar ku pegangangkan minumanmu!" Ucap Samudra yang sangat pengertian mengambil cola dan popcorn di tangan Laila lalu laki-laki itu membukakan pintu mobil untuk Laila.


Berjalan ke arah perempuan yang kini berdiri dengan sala satu hells yang patah, Laila tersenyum bagai malaikat baik hati yang akan menghibur manusia dalam kesedihan.

__ADS_1


"Bagaimana rasanya?" Tanya Laila dari belakang Anita membuat perempuan yang riasannya sudah hancur karena air mata langsung berbalik dan terkejut melihat Laila.


"Kau!! Apa yang kau lakukan di sini?!" Tanya Anita membuat Laila menjadi pelampiasan kemarahannya.


Waktu yang tepat untuk kedatangan Laila!


"Oh, apakah ini jalan pribadimu? Mengapa aku tidak boleh di sini?


Oh, dimana papan namamu?" Tanya Laila dengan mata berkeliaran mencari sebuah papan nama yang menunjukkan apakah tempat itu dimiliki Anita secara pribadi.


"Dimana papan keterangannya? Oh,, apakah sudah diterbangkan oleh cinta yang putus?" Ucap Laila sambil tersenyum.


"Kau!! Beraninya kau!!!" Anita berteriak dan hendak mendekati Laila untuk mencakar, tapi perempuan itu lupa bahwa hellsnya telah patah sehingga ia kembali terjatuh dan kaki keseleo.


"Ahh!!" Jerit Anita memegangi kakinya.


"Oops! Hahaha...." Laila tertawa puas.


@Interaksi



Otor non muslim, tapi punya banyak teman muslim,,


Jadi kebiasaan deh bilang Astagfirullah dan Alhamdulillah,,

__ADS_1


__ADS_2