Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 83. Dua bersaudara gila perempuan


__ADS_3

Samudra yang sudah kembali ke ruangannya langsung mengangkat panggilan video dari Laila.


Pria itu mengeryit saat yang pertama ia lihat adalah wajah putranya yang menatap dengan datar.


Detik berikutnya, pria kecil itu terlihat mengembalikan ponselnya pada Laila seolah tak sudi melihat wajah Samudra.


"Sayang, bagaimana harimu?" Tanya Laila dengan senyum sumringah nya karena sangat senang setelah menahan rindu beberapa jam lamanya ia kembali melihat wajah prianya.


"Baik, sangat baik, kalian sedang apa?" Tanya Samudra dengan wajah penuh kebahagiaan.


"Ah,, ini, Aku membeli sebuah ponsel baru untuk Andra supaya bisa menelponku saat kami berpisah dan dia merindukan ku.


Tapi ternyata, aku lupa membeli kartunya jadi aku mengajari Andra dengan ponselku.


Dan aku meneleponmu karena ingin menunjukkan pada Andra bagaimana cara menghubungi ku saat nanti menggunakan ponselnya." Ucapan Laila sembari mengacak rambut pendek Andra yang sedang fokus ke arah ponsel baru di tangan pria kecil itu.


Dari layar ponselnya, Samudra merasakan kehangatan yang luar biasa melihat calon istrinya dan anak kandungnya begitu harmonis berdua.


"Aku akan pulang sekarang." Kata Samudra secara tiba-tiba sebelum mematikan panggilan video itu dan bergegas meraih jasnya.


Baru saja menarik pintu untuk keluar dari ruangannya, Samudra menghentikan langkahnya saat melihat Ell dengan wajah pucatnya berdiri di depan pintu.

__ADS_1


"Apa lagi?" Tanya samudra yang sedikit tidak suka dengan pria itu karena jelas terbaca dari wajah Ell bahwa asistennya tersebut akan menghentikannya meninggalkan perusahaan.


"Tuan, meeting ke tiga kita hari in-"


"Meetingnya ditunda sampai besok." Ucap Samudra tanpa menunggu jawaban Ell lalu pria itu segera berjalan ke arah lift.


Ell yang ketakutan langsung mengikuti Samudra "Tuan, tapi ini juga klien yang sangat penting.


Jika kita tidak berhasil mendapatkan kerjasamanya, kemungkinan Dewa lah yang akan mengambil ahli ker-"


"Hmm," potong Samudra yang sama sekali tidak peduli jika Dewa mengambil semua pekerjaan itu asal pria itu tidak mengambil Laila!


"Tidak,, ini Tidka boleh dibiarkan!" Ucap pria itu segera merogoh sakunya dan menghubungi Lendra untuk meminta bantuan pria itu.


"Ada apa lagi?!" Kendra menjawab sambil terengah-engah, "Tidak bisakah kau mengatasi masalahmu tanpa melibatkan aku diantara hubunganmu dan kakakku?!" Langsung teriak seorang pria dari seberang telepon di mana pria itu sedang berada di atas sebuah ranjang bersama seorang perempuan.


"Astaga Tuan! Tolong hentikan kegiatan panas Tuan dan datanglah ke kantor!


Kerja sama dengan Tuan Daff gagal!" Ucap Ell langsung mengatakan masalah terbesarnya.


"Apakah itu masalah buatku?" Lagi jawab Kendra yang sedang berjuang mencapai sesuatu yang terlalu nikmat untuk ditinggalkan demi menyelamatkan perusahaan kakaknya.

__ADS_1


Hal itu membuat El menjadi sangat kesal hingga ingin membunuh semua perempuan di dunia.


Dunia benar-benar kacau dengan mereka!


"Baik Tuan, jika Tuan tidak segera kesini, saya segera menelpon ke rumah tua!


Bukti percakapan kita sudah saya rekam!" Ucap Ell mengancam Tuan Muda Keduanya yang tidak berbeda dengan Samudra.


Kedua saudara itu, saat berurusan dengan perempuan, keduanya lupa akan kerjaan, bahkan melupakan keselamatan orang-orang di sekitarnya!


"Beraninya kau!! Tunggu 30 menit lagi!" Teriak Kendra dari seberang telepon sebelum nada panggilan terputus terdengar di telinga Ell.


'Astaga,, tidak bisakah aku mengundurkan diri sekarang? Dua bersaudara ini,,' Ell menggelengkan kepalanya sembari berjalan ke ruangannya.


@Interaksi



Seluas Samudra dan setinggi Angkasa. BTW udah baca RBD belum?


Kao belum tak jatuhin dari Angkasa ke Samudra biar jadi makanan ikan,,😎

__ADS_1


__ADS_2