Kembalinya Perempuan Buangan

Kembalinya Perempuan Buangan
BAB 67. Level rendah


__ADS_3

Dari sudut pandang Rama, pria itu bisa melihat bagaimana perubahan gadis 14 tahun yang dulu ia kenal.


Gadis yang terlihat sangat kekanakan dengan sikap periang penuh kata-kata pedas kini berubah menjadi perempuan dewasa.


Meski dia tidak bisa melihat wajah Laila, namun dari postur wajahnya dibalik masker hitam Laila, dia bisa menebak kalau remaja 14 tahun itu kini tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik.


"Dia juga datang untuk mengikuti kompetisi ini?


Apakah keluarga Anderson mengizinkan pelayannya mengikuti kompetisi ini?" Ucap Anita penuh dengan nada pertanyaan.


"Pelayan? Bukankah dia dikatakan sebagai teman dekat Samudra?


Sebagai perempuan yang sudah merusak hubungan samudra dengan istrinya?" Ucap Rama yang sudah mendengar berita mengenai Laila di keluarga Anderson.


"Ck,, dia bukanlah teman dekat Samudra. Dia hanya pelayan yang sangat disukai oleh cucu tunggal Anderson grup.


Keluarga Andrson hanya menjaga perasaan cucu tunggal mereka hingga mau mengakui Laila sebagai teman dekat Samudra.


Tapi di kediaman keluarga Anderson, dia dijadikan sebagai pelayan, membersihkan, rumah, menyiapkan makanan, dan melayani setiap tamu.


Dan tentang dia menjadi pelakor, tidak mungkin seorang Samudra mau merendahkan dirinya untuk bersanding dengan seorang pelayan seperti dia!" Ucap Anita dengan nada mencibir tanpa berusaha menyembunyikan kebenciannya pada Laila.

__ADS_1


"Jadi pelayan yang membuatmu jatuh di kolam renang keluarga Anderson adalah Laila?" Tambah Rama.


"Hah, aku tak ingin mengatakannya padamu, tapi itulah kenyataannya." Ucap Anita.


Rama merasa kasihan pada Anita, kebencian Laila karena peristiwa 5 tahun lalu belum menghilang sedikitpun hingga Laila terus berniat melukai Anita.


Menunjukkan perlindungannya, Rama merangkul Anita dan mengelus pelan lengan perempuan itu.


"Ayo hampiri dia, tidak baik mengabaikan orang yang pernah menjadi sahabatmu." Ucap Rama sembari merangkul Anita, keduanya berjalan mendekati Laila yang kini menatap mereka.


'Mau apa mereka? Ingin dipermalukan lebih awal?' gumam Laila melihat kedua orang itu datang membawa diri pada kesialan.


Melihat Anita dan Rama berjalan mendekati Laila yang ada di dekat mereka, semua orang langsung terkejut karena tidak tahu bahwa Laila_lah yang akan dihampiri oleh Rama Anita.


Tapi kemudian, mereka terkejut saat ternyata kedua orang itu malah menghampiri satu-satunya perempuan yang ada di deretan para lelaki itu.


"Apakah mereka berteman?"


"Berteman?" Semua orang terkejut karena sedari tadi mereka sudah menggosipkan Anita dan Rama.


Dan semua ucapan mereka sudah didengar oleh Laila!

__ADS_1


"Laila, lama tak jumpa. Bagaimana kabarmu?" Tanya Rama yang berusaha bersikap baik pada Laila.


Bagaimana pun, ia masih memiliki perasaan bersalah pada Laila karena sudah terlibat secara tidak langsung membuat perempuan itu mengalami masa lalu yang sangat kelam.


"Seperti yang kau lihat. Aku kembali mencari kalian." Ucap Laila penuh makna.


"Haha,, benar sekali. Kalau begitu, bagaimana kalau kau bergabung dalam tim kami.


Aku lihat kau tidak memiliki tim dan hanya berdiri sendirian di sini, apa kakimu baik-baik saja?


Antriannya masih sangat panjang." Ucap Anita menahan supaya dia tidak terlalu menunjukkan bahwa dirinya sangat-sangat tidak menyukai Laila.


"Ahh kalian sangat murah hati. Tapi aku tidak berniat merendahkan diriku." Ucap Laila menyindir kedua orang itu bahwa jika dia bergabung dengan tim mereka maka sama saja dengan turun level ke sebuah level yang sangat rendah!


"Apa katamu?!" Anita menjadi sangat marah.


Bisa-bisanya Laila berkata seperti itu!


@Interaksi


__ADS_1


Si asisten yang teraniaya akan muncul di bab berikutnya. Rilis nanti malam,,,


Ada saran nama?


__ADS_2