
Randy menatap serius ke arah Dave. Apa yang dikatakan Dave itu seperti sebuah tamparan untuk Randy. Tapi dalam hatinya, jauh di lubuk hatinya pun Randy merasa kalau apa yang dikatakan Dave itu benar.
Semua yang Randy lakukan sejak awal untuk menarik perhatian Karina memang sudah salah. Caranya salah, dan niat awalnya pun salah. Randy yang tidak sengaja melihat gadis cantik yang pertama kali mengacuhkan nya di kantor Riyanti. Membuat Randy merasa harus menaklukkan gadis itu. Tapi seiring waktu, semakin dia mengenal Karina. Dan semakin gadis itu berpegang teguh pada prinsipnya dan tidak menyerah begitu saja pada Randy. Membuat Randy merasa kagum pada sosok Karina. Bukan hanya perasaan kagum, tapi rasa bersalah juga sangat Randy rasakan ketika menyadari perbuatannya yang terakhir kali pada Karina, dia nyaris membuat gadis itu membencinya seumur hidupnya.
Dan setelah peristiwa malam itu dimana Joseph mengusirnya dari rumah kontrakan Karina. Sejak saat itu sebenarnya Randy sudah berniat untuk melepaskan Karina, dan tidak mengusik Karina lagi. Tapi begitu dia bertemu Karina lagi dalam situasi seperti malam di belakang klub malam itu, Randy yakin kalau dirinya memang tidak boleh melepaskan Karina, dan dia harus berjuang lebih keras lagi untuk mendapatkan wanita itu. Mungkin dulu caranya memang salah, tapi sejak melihat Karina lagi malam itu, dia sudah bertekad untuk memperbaiki kesalahannya pada Karina.
Karena itu malam dimana Karina di kejar oleh tiga penjahat anak buah Feri, kalimat ingin menikah dengan Karina itu tidak terlontar begitu saja dari mulutnya. Tapi itu sungguh dari dalam hatinya, Randy ingin melindungi Karina seumur hidupnya.
Randy merasa kalau Karina memang tidak seperti wanita-wanita lain yang dengan mudah jatuh ke pelukannya hanya karena uang dan barang-barang mewah. Randy tahu kalau Karina memang tidak pantas di jadikan kekasih, tapi seorang istri.
Randy langsung menghela nafasnya panjang.
"Apa kamu tidak bisa sedikit saja percaya padaku?" tanya Randy membuat Dave semakin serius memperhatikannya.
"Apa setelah kepergian Alisha, aku pernah mengenalkan seorang wanita pada ayah dan ibu?" tanya Randy lagi.
"Aku serius Dave, aku menyukainya dan aku akan memperbaiki segala kesalahan ku pada Karina, aku berjanji!" ucap Randy yang baru kali ini bicara begitu terbuka dan terus terang pada Dave.
Dave menghela nafasnya, dia masih ingat jelas ketakutan Karina saat menceritakan perbuatan Randy padanya malam itu di rumah kontrakan Karina.
"Tapi Karina tidak menyukaimu kak!" seru Dave membuat Randy merasa sedikit tersinggung dengan perkataan adiknya itu.
"Kamu tidak tahu kan betapa takutnya dia malam itu, saat kamu mencoba melakukan hal buruk padanya?" tanya Dave lagi semakin jelas menunjukkan dia menentang rencana pernikahan Randy dan karina.
Randy menunduk diam, dia sadar kalau yang dia lakukan waktu itu memang melewati batas. Tapi saat itu dia juga sedang dalam pengaruh minuman keras.
Tapi setelah diam dan berpikir sejenak, Randy agak bingung dengan apa yang baru saja di jelaskan oleh Dave.
__ADS_1
Dave bilang dia melihat betapa Karina ketakutan malam itu, dia juga meminta Joseph menjaga Karina.
"Tunggu sebentar! kamu bilang Karina sangat ketakutan? kamu melihatnya? kamu kerumahnya?" tanya Randy yang mencec4r Dave dengan banyak pertanyaan karena dia sangat penasaran bagaimana bisa Dave disana.
Jika hanya keperdulian antara atasan dengan bawahan, juga tidak akan mungkin seperti itu kan. Bahkan Dave membayar denda untuk Karina sebanyak dua milyar. Randy mulai curiga pada adiknya itu, kalau Dave mungkin saja punya hubungan yang melebihi antara hubungan seorang atasan dengan bawahan. Randy mulai berpikir ada hubungan istimewa antara Karina dan Dave.
Dan kalau itu benar, artinya mereka adalah saingan. Tapi setelah berpikir seperti itu, Randy malah lantas tersenyum sebelum Dave menjawab pertanyaan Randy tadi.
"Hei adikku, jangan harap kamu bisa bersaing dengan ku! ayah dan ibu sudah jelas ada di pihak ku!" seru Randy mengingatkan Dave.
Dave hanya berdecak kesal.
"Tidak seperti yang ada dalam pikiran mu yang kotor itu ya! aku membantu Karina karena dia karyawati di perusahaan ku. Dan kamu kakak ku, kalau kamu berbuat buruk pada Karina, aku juga akan tetap menuntut mu!" jawab Dave membuat Randy memicingkan matanya pada adiknya itu.
Merasa pembicara Randy sidah tidak pada jalur utama, Dave kembali berdecak kesal.
"Aku mencintainya, aku akan membahagiakan nya!" sela Randy meyakinkan Dave.
"Aku rasa kamu yang paling tahu hal ini, di paksa tersenyum, di paksa dekat dan berdampingan dengan orang yang sebenarnya tidak kita suka itu bagaimana rasanya?" tanya Dave.
Dave mengibaratkan hal seperti itu, karena selama ini juga Dave yakin kalau sebenarnya semua wanita yang dekat dan bersama kakaknya itu, Randy sama sekali tidak menyukai mereka.
"Rasanya jengah kan? dan ingin cepat lepas dari orang itu kan? sama seperti Karina, kak. Kamu mungkin bisa memiliki raganya, lalu bagaimana dengan hatinya?" tanya Dave yang membuat Randy terdiam.
"Aku memang tidak punya pengalaman cinta sebanyak dirimu, tapi yang aku tahu cinta itu adalah perasaan dimana kita akan bahagia jika orang yang kita cintai bahagia!" lanjut Dave lagi.
Cukup lama Randy terdiam, baru kali ini Dave bicara panjang lebar seperti itu padanya. Dan semua uang dikatakan oleh Dave itu memang benar. Randy bisa saja memaksa Karina menjadi miliknya, tapi itu hanya sebatas raganya saja tidak dengan hatinya.
__ADS_1
Randy menghela nafas berat.
"Dave, aku mencintainya. Aku hanya ingin...!" Randy tidak melanjutkan kalimatnya. Randy menunduk terdiam.
Dave yang melihat kakaknya seperti itu, sebenarnya ikut merasa sedih. Tapi dia juga tidak ingin kakaknya memaksakan keinginan nya pada Karina.
Dave mendekati Randy, Dave menyentuh bahu Randy menepuk perlahan bahu Randy. Karena tangan Dave menyentuh baju Randy, jadi Dave tidak merasa tidak nyaman.
"Kak, lepaskan Karina. Mungkin diluar sana nanti akan ada wanita lain... !"
"Kak Dave...!" panggil Shafa yang berdiri dari duduknya lalu menghampiri kedua kakaknya.
"Jujur saja aku tidak setuju dengan kakak, jujur saja aku tidak mau sampai kak Randy melepaskan wanita sebaik kak Karina, mungkin di luar sana sudah tidak ada lagi stok gadis baik seperti dia!" ucap Shafa membuat Randy menoleh ke arah Shafa.
"Masalah nya sekarang ini kan hanya kak Karina belum mencintai kak Randy, belum itu bukan berarti tidak akan pernah kan?" tanya Shafa yang membuat Dave mengernyitkan keningnya.
"Aku mendengar semua pembicaraan kalian, dan satu-satunya cara menyelesaikan masalah ini adalah kak Randy harus mendapatkan hati kak Karina. Masih ada satu bulan kak, ayo berjuanglah... aku yakin kakak pasti bisa!" ujar Shafa menyemangati Randy.
Randy tersenyum senang, benar apa yang dikatakan Shafa. Dia harus mengejar Karina, itulah yang harus dia lakukan.
Dave hanya bisa menghela nafas panjang dan berat lagi.
'Astaga, aku hampir lupa ada dewi amor di sini!' gumamnya dalam hati.
***
Bersambung...
__ADS_1