Ketika Yang Kucintai Berkhianat

Ketika Yang Kucintai Berkhianat
KYKB 245


__ADS_3

Sementara Randy masih berada di makam Alisha karena rasa bersalahnya pada istri yang sangat dia cintai itu. Dan Dave sedang berada di perusahaan lain bersama dengan Joseph, untuk meeting penting.


Dua orang wanita muda yang cantik, bahkan sangat cantik telah turun dari sebuah mobil mewah yang harganya setara dengan mobil Davina.


Dia wanita cantik itu langsung melepaskan kaca mata mereka lalu masuk dengan angkuhnya ke perusahaan Hendrawan Grup.


Satpam dan resepsionis yang mengenal salah satu dari wanita cantik itu karena memang adalah seorang pengusaha muda ternama, bahkan sering wara-wiri di televisi untuk karena kedekatannya dengan kakak kandung pemilik perusahaan ini juga. Mereka mempersilahkan kedua wanita itu dengan sopan.


Satpam dan resepsionis itu mengira, mungkin saja mang ada urusan bisnis mereka datang. Karena mereka datang juga dengan langkah santai dan tersenyum pada beberapa karyawan yang menyapa mereka berdua.


Setelah di dalam lift, kedua wanita itu baru menunjukkan wajah mereka yang kesal.


"Aku benar-benar tidak menyarankan mu untuk hal ini. Kamu sudah lihat kan? mereka menghormati mu Riyanti. Untuk apa membuat keributan di sini?" tanya Ema yang sebenarnya tidak setuju dengan langkah yang Riyanti ambil ini. Bahkan dia sangat sangat tidak setuju.


Benar sekali, dua wanita yang datang ke perusahaan Hendrawan Grup itu adalah Riyanti dan Ema.


Setelah mendengarkan peringatan dari sepupunya itu untuk yang kesekian kalinya, Riyanti pun hanya bisa memandang Ema dengan tatapan sayu.


"Aku datang kemari tidak untuk membuat keributan Ema. Aku akan bicara baik-baik pada Karina. Kamu memang tidak kenal dia, tapi Karina itu sangat murah hati. Aku juga tahu kehidupan keluarganya di kampung sangat kesusahan. Kalau perlu aku bahkan akan berikan semua hartaku untuknya asal dia mau melepaskan Randy!" jelas Karina.


Ema malah langsung menggelengkan kepalanya mendengar penuturan Riyanti. Menurutnya sepupunya itu sudah hilang akal karena di di butakan cinta.


"Apa kamu pernah berpikir seperti ini Riyanti? yang akan menikahi Karina itu adalah putra sulung keluarga Hendrawan, bukan hanya itu. Dia juga adalah pemilik 49 persen saham perusahaan ban terbesar di kota ini. Apa kamu pikir Karina akan bodoh memilih menerima uang darimu dan melepaskan ATM berjalan. Coba kamu pikir?" tanya Ema yang sudah sangat tidak bisa menjelaskan dengan kata-kata yang baik pada Riyanti.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Ema, Riyanti hanya bisa menggigit kuku jari tangannya saja. Dia juga mencemaskan hal itu, apalagi sebelumnya Randy juga mengatakan kalau dia yakin betul, Karina bukanlah wanita yang akan bisa silau dengan harta.

__ADS_1


Ting


Baru Riyanti akan membuka suara, pintu lift terbuka. Dia langsung keluar dan tidak jadi bicara. Dan Ema, hanya bisa menghela nafasnya saja. Bagaimanapun dia tahu betul sifat sepupu yang sudah tumbuh besar bersama dengannya itu. Jika Riyanti tidak bisa mendapatkan sesuatu itu secara baik-baik, maka Riyanti pasti akan berusaha mendapatkannya dengan cara apapun. Mau itu cara yang benar, ataupun cara yang salah sekalipun. Dan Ema sangat cemas akan hal itu, dia sungguh tidak ingin nama baik Riyanti dan perusahaan yang sudah bertahun-tahun di bangun oleh sang ayah yang sudah tiada menjadi rusak karena ulah Riyanti yang sudah di butakan oleh yang namanya cinta.


Langkah Riyanti semakin cepat, membuat Ema langsung tersadar dari semua pemikiran nya dan langsung berlari mengejar Riyanti. Mereka berdua sudah tahu dari pacar Ema yang juga adalah seseorang yang bekerja di sebuah perusahaan tekhnologi. Dimana Karina bekerja, dan apa jabatan Karina di perusahaan ini. Bahkan dimana ruangannya, itu semua bisa dengan mudah di akses oleh pacar Ema itu.


Sampai akhirnya mereka tiba di sebuah ruangan yang sangat besar, dan di pintu masuknya itu tertera tulisan divisi keuangan.


Tanpa ragu, Riyanti langsung masuk ke dalam ruangan itu dan mencari ruangan wakil kepala divisi keuangan.


Menemukan ruangan yang berada di ujung ruangan besar ini. Tanpa ragu Riyanti langsung membuka pintu. Ema benar-benar hanya mengikuti langkah sepupunya itu, Ema berada sangat dekat dengan Riyanti. Agar jika Riyanti sampai kehilangan kontr0l atas dirinya. Ema bisa mencegah Riyanti melakukan hal-hal yang akan merugikan diri Riyanti sendiri.


Ceklek


Begitu Riyanti membuka pintu, dua orang wanita langsung menoleh ke arah pintu dan ke arah Riyanti.


Karina juga belum lupa, kalau Riyanti adalah mantan kekasih calon suaminya.


"Nona Riyanti" sapa Karina dengan suara pelan.


Mendengar Karina memanggil wanita yang masih berdiri di pintu itu nona. Shafa juga ikut berdiri.


"Siapa dia kak?" tanya Shafa.


Karina langsung menoleh ke arah Shafa lalu ke arah Riyanti. Karina baru akan buka suara, tapi Riyanti sudah tersenyum ke arah Shafa dan berjalan menghampiri nya.

__ADS_1


"Hai, kamu Shafa kan. Adik bungsunya Randy. Aku adalah kekasih kakakmu, aku Riyanti. Pasti kamu pernah mendengar namaku di sebut oleh Randy kan?" tanya Riyanti begitu percaya diri.


'Oh, Jadi ini si Riyanti, Riyanti itu. Heh apa dia bilang kekasih kak Randy?' Shafa mulai membatin.


"Eh permisi ya, sepertinya ada yang harus kamu ralat deh dari omongan mu barusan. Kata kakak ku, dia sudah tidak punya kekasih saat dia melamar kak Karina!" tegas Shafa.


Karina terlihat canggung. Dia bahkan tidak terlalu bisa percaya pada ucapan Randy yang satu itu.


"Oh ya?" tanya Riyanti yang raut wajahnya mulai berubah menjadi lebih serius.


"Bisa katakan padaku, kapan kakak mu Randy melamar Karina. Karena kakak mu bahkan baru saja memutuskan hubungannya dengan ku tiga hari yang lalu?" tanya Riyanti dengan wajah yang saat ini sudah berubah lagi jadi sangat tidak bersahabat.


Deg


Jantung Karina terasa sedikit sakit. Randy melamar dirinya tiga minggu lalu di depan kedua orang tua Randy dan seluruh anggota keluarga nya. Tapi Randy baru memutuskan Riyanti tiga hari lalu. Karina merasa sangat kecewa, dia masih ingat kalau di hari itu dia baru menerima cinta Randy dan menjadi sepasang kekasih. Itu artinya bahkan saat mereka resmi menjadi sepasang kekasih Randy belum memutuskan Riyanti.


Karina memejamkan matanya sekilas, dia merasa benar-benar sangat kecewa pada Randy.


"Katakan! kapan dia melamar mu sebagai istrinya?" tanya Riyanti membuat Karina terdiam dengan mata berkaca-kaca.


Kalau Karina katakan itu adalah tiga minggu yang lalu. Artinya dia adalah orang ketiga antara hubungan Randy dan Riyanti.


'Kadal buntung! kau benar-benar seorang penipu!' kesal Karina dalam hatinya.


***

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2