Ketika Yang Kucintai Berkhianat

Ketika Yang Kucintai Berkhianat
KYKB 233


__ADS_3

Sila akhirnya mengajak Karina ke apartemennya. Setidaknya Karina akan tinggal di apartemen Dave dan Sila sampai Dave mengurus tempat tinggal yang baru untuk Karina.


Randy yang awalnya ingin ikut ke apartemen Dave, mendapat larangan keras dari Sila. Sila beralasan, dia tidak mau kalau sampai wanita yang sedang patah hati pada Randy itu malah mengikuti mereka dan malah meneror Karina lagi di apartemen Dave. Alasan Sila adalah, dirinya sedang hamil, dan ada Mika juga di sana. Sila tidak mau keselamatan putrinya sampai terancam.


Meski sebenarnya itu hanya alasan Sila saja, kalau masalah keamanan. Di apartemen Dave adalah tempat paling aman. Selain pengawasan dan penjagaan dari pihak pengelola apartemen. Juga ada anak buah Dave yang bergantian berjaga di sekitar unit apartemen Dave selama dua puluh empat jam.


Setelah mobil Dave meninggalkan area rumah kontrakan Karina, Randy masih terus mencari petunjuk apapun yang kira-kira di tinggalkan oleh pelaku peneroran terhadap Karina ini. Tapi kerja mereka rapi, rusak ada jejak sama sekali. Bahkan jejak ban mobil pun seperti di acak-acak oleh sesuatu sampai di jalan aspal, dan tentu saja di jalan aspal tidak akan mudah mendeteksi jejak mobil yang di pakai orang-orang itu. Sudah campur aduk dengan jejak mobil orang banyak.


Randy kemudian menghela nafasnya panjang, dia duduk di kursi kayu yang ada di teras rumah kontrakan Karina. Dia juga sudah menjelaskan kejadian ini pada pemilik kontrakan yang tadi sempat datang. Tapi bahkan pemilik kontrakan tidak tahu ada yang datang atau tidak, karena dia juga baru pulang kondangan di luar kota.


Tidak adanya saksi ataupun bukti, membuat Randy mencoba untuk memikirkan semua ini dengan tenang.


Dia lalu menyandarkan kepalanya di sandaran kursi kayu itu dan memejamkan matanya.


'Semua ini pasti dilakukan oleh lebih dari dua orang seperti yang dikatakan Dave, lalu untuk melakukan semua ini modal yang di perlukan juga tidak sedikit!' batin Randy.


Randy lalu membuka matanya, sekarang dia sudah yakin siapa dalang di balik teror pada Karina ini.


"Wanita yang banyak uang dan sakit hati, aku rasa aku tahu siapa wanita itu!" ujar Randy yang langsung berdiri dari duduknya dan berjalan menuju ke arah mobilnya.


Setelah menduga siapa wanita yang kemungkinan melakukan semua ini. Dia pun segera bergegas menemui wanita itu.


'Riyanti, kalau ini benar perbuatan mu. Tidak akan aku biarkan!' geram Randy dalam hatinya sambil terus menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi hendak menuju ke rumah Riyanti.


Sementara itu di rumah besar Riyanti, wanita itu sedang mabuk dan melampiaskan kesedihan nya karena mendengar kabar kalau Randy akan segera menikah dalam waktu dekat.


Bagaimana dia tidak sedih dan emosi, dirinya sudah menyerahkan semuanya pada Randy. Hati dan raganya sepenuhnya dia berikan pada Randy. Riyanti bahkan selalu menuruti semua permintaan Randy dan mematuhi apapun yang Randy katakan. Riyanti juga sudah cinta mati pada Randy.

__ADS_1


Lalu dua hari lalu, dengan sebuah pesan chat Randy memutuskan hubungannya dengan Riyanti. Randy mang sempat menyampaikan kata maaf di pesan itu, dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka lalu menyuruh Riyanti mencari pengganti yang lebih baik karena dia akan segera menikah dengan wanita lain.


Tentu saja hal itu bak petir di siang bolong bagi Riyanti yang sudah punya mimpi merajut rumah tangga yang bahagia dengan Randy.


"Ri, sudah! hentikan semua ini. Kamu berbuat begini hanya merusak dirimu sendiri. Aku sudah bilang sejak awal kalau Randy itu buaya, sekali buaya dia akan tetap jadi lelaki buaya!" kesal Ema, sahabat Riyanti dan juga sepupunya.


"Jangan seperti ini, ibumu yang sedang menjalani terapi di luar negeri akan sangat sedih kalau tahu kamu begini!" ujar Ema lagi.


Riyanti lalu terduduk di lantai dengan derai air mata dan botol minuman di tangannya.


"Aku sangat mencintainya... hiks... hiks... Ema, aku sangat mencintainya. Aku tidak bisa hidup tanpa dia. Lebih baik aku m4ti daripada melihatnya menikah dengan wanita lain hiks..!" Riyanti terisak, dia begitu rapuh.


Mendengar Riyanti yang begitu bucin pada Randy, Ema pun menjadi sangat kesal. Dia manarik paksa botol minuman yang ada di tangan Riyanti dan memecahkan cukup jauh dari mereka berdua.


Prang


"Buka matamu Ri!" pekik Ema lagi karena Riyanti sepertinya sama sekali tidak mau mendengarkan apa yang dia katakan.


Saat Ema tengah berusaha memberitahukan kebenarannya pada Riyanti yang masih tetap seperti begitu mengharap Randy kembali. Terdengar suara keras dari arah pintu masuk rumah Riyanti.


"Tuan, anda tidak boleh masuk!" teriak asisten rumah tangga Riyanti mengejar Randy yang sudah masuk hingga ruang tengah dimana Riyanti dan Ema berada.


"Riyanti!" pekik Randy.


Ema uang melihat kedatangan Randy, merasa sangat kesal. Tapi baru dia akan menghampiri Randy untuk marah padanya. Riyanti yang sudah mabuk malah berdiri dan langsung memeluk Randy.


Hal itu membuat Ema mengepalkan tangannya kuat.

__ADS_1


'Kamu ini bodoh atau apa Riyanti!' pekik Ema dalam hatinya.


"Mas Randy, aku tahu kamu pasti kembali. Aku tahu kamu juga mencintai aku sama seperti aku mencintaimu kan? iya kan mas? kamu tidak akan meninggalkan aku kan?" tanya Riyanti dengan tatapan mata penuh harap pada pria yang dia cintai setengah mati itu.


Tapi Randy yang mengira kalau Riyanti lah yang meneror Karina malah melepaskan dengan paksa pelukan Riyanti lalu mendorongnya.


"Randy!" pekik Ema yang langsung menangkap tubuh Riyanti.


Kalau saja tidak di tangkap oleh Ema, kemungkinan Riyanti bahkan akan membentur sofa.


"Keterlaluan! kenapa mendorong Riyanti?" tanya Ema tak terima.


"Tanya pada sepupu mu itu! apa yang sudah dia lakukan pada calon istriku? dia sudah meneror calon istriku!" pekik Randy tak kalah garang.


"Mas Randy, apa yang kamu katakan? aku bahkan tidak tahu siapa calon istrimu. Untuk apa aku melakukan itu. Aku hanya ingin kamu kembali padaku, aku sangat mencintaimu mas..!" lirih Riyanti kembali terisak.


"Sudah dengar kan? jika masih tidak percaya maka periksa saja CCtv rumah ini, dan tanyakan pada semua pelayan di sini. Sejak kamu putuskan lewat chat, pernahkah Riyanti keluar dari rumah ini? atau pernahkan dia menghubungi seseorang untuk mencelakai atau meneror calon istrimu itu!" pekik Ema sangat kesal pada Randy.


Seenaknya dia memutuskan hubungan dengan Riyanti setelah Riyanti membantunya selama ini. Lalu seenaknya dia menuduh Riyanti.


"Setelah itu baru kamu akan tahu, kalau yang Riyanti lakukan hanya menangis, menangis dan menangis... dasar pria bren9sek!!" Ema sudah benar-benar tidak bisa menahan diri untuk tidak memaki Randy.


Randy pun terlihat menyesal telah menuduh Riyanti tanpa bukti. Tapi dia juga tidak mau kalau sampai kecolongan.


"Baiklah, dimana ruang CCtv nya?" tanya Randy yang membuat Ema semakin geram bahkan mengepalkan tangannya dengan sangat kuat.


***

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2