
Abed dan keluarganya sarapan bersama. Andrew hanya diam memandang roti isi yang di hadapannya. Kim Ha Na menatap Abed, Abed menatap Kim Ha Na. Abed yang akan melahap makanan di sedok megurungkan niatnya, lalu menggelengkan kepala mengangkat kedua bahunya. Kim Ha Na merasa sedih melihat Andrew yang hanya diam. Kim Ha Na yang duduk disamping Andrew memehang erat tangan Andrew. Andrew terkejut dan menatap Kim Ha Na.
Kim Ha Na: ada apa? (Menatap Andrew)
Andre: tidak ada ma, maaf.. (tersenyum canggung)
Kim Ha Na: makanlah, jangan pikirkan kejadian tadi. Mama baik baik saja. (Mengusap kepala Andrew lembut)
Andrew: iya ma, mama juga makan ya.
Kim Ha Na mengangguk dan tersenyum cantik. Andrew mengambil dan menggigit roti isi miliknya, mulutnya perlahan mengunyah. Kim Ha Na menghela nafas melihat Andrew yang sedang makan.
(Dalam hati Kim Ha Na)
Setiap perubahanmu membuat mama cemas Andrew. Mama takut kamu melukai dirimu sendiri. Mama memang bukan mama kandungmu. Namun mama sangat menyayangimu, sangat sayang seperti anak mama sendiri. Maafkan mama jika mama masih belum bisa menjadi mama yang baik untuk Andrew. Maafkan mama..
Beberapa saat setelah memakan makanannya Andrew meminta ijin pergi mengurus sesuatu. Andrew pergi meninggalkan meja makan dan bergegas menuju mobilnya. Andrew dan mobilnya pergi meninggalkan rumah. Andrew pergi ke rumah Lovely.
♡♡♡♡♡
Andrew dan Lovely berjalan jalan di sekitar rumah. Andrew menceritakan kepada Lovely kejadian yang dialaminya. Lovely terkejut, karena Andrew punya kelebihan lain.
Lovely: lalu?
Andrew: lalu apa?
Lovely: lalu bagaimana perasaanmu sekarang? Apakah ada sesuatu yang aneh yang kamu rasakan?
Andrew: entahlah, aku merasa ada yang aneh. Pendengaranku, penglihatanku mengalami perubahan.
Lovely: papaku berkata jika kamu harus mensyukuri kemapuan yang kamu miliki. Karena tidak semua orang adalah orang terpilih.
Andrew: sudahlah, tidak perlu di bahas lagi. Ayo kita pergi, bukankah kamu memintaku mengantar ke pinggiran kota. Mencari buku dan novel?
Lovely: oke, ayo pergi.
Andrew dan Lovely masuk kedalam rumah. Andrew dan Lovely bertemu Amelia. Amelia menyapa Andrew.
Amelia: hai Andrew, apa kabar?
Andrew: hai bibi Amelia. Kabar Andrew baik. Apakah bibi juga baik baik saja?
Amelia: bibi baik baik saja Andrew. Kalian akan pergi? (Melihat Andrew dan Lovely)
Lovely: ya ma, Lovely akan pergi membeli sesuatu. Lovely pergi bersama Andrew.
Amelia: oh.. begitu, oke. Kalian hati hati ya. (Tersenyum cantik)
Lovely: oke ma, (tersenyum kepada Amelia) Andrew kamu bisa tunggu aku di mobil. Aku akan ambil tasku dulu di kamar. (Menatap Andrew)
Andrew: oke..
Lovely berlari kecil menuju kamarnya. Amelia menatap Andrew, Amelia merasa ada sesuatu terjadi kepada Andrew.
__ADS_1
Amelia: ada apa Andrew? Kamu terlihat gelisah, apa ada sesuatu?
Andrew: tidak ada bibi. Andrew baik baik saja.
Amelia: jika ada apa apa katakan saja. Kita keluarga, siapa tau bibi bisa membantumu.
Andrew: iya bibi, Andrew mengerti. Andrew akan menunggu Lovely di mobil. Sampai jumpa bibi.
Amelia: hati hati dijalan Andrew.
Andrew: pasti bi. Bye bibi Amelia..
Andrew pergi dan berjalan perlahan keluar dari rumah. Andrew masuk kedalam mobil dan menunggu Lovely.
5 menit kemudian...
Lovely keluar dari rumah dengan tersenyum cantik, berjalan ke arah mobil Andrew. Lovely membuka pintu mobil dan masuk kedalam mobil. Lovely kembali menutup pintu mobil.
Lovely: maaf lama, aku mencari ponselku tadi.
Andrew: tidak apa. (Tersenyum manatap Lovely) jadi kita akan kemana?
Lovely: ke toko buku langganan kita.
Andrew: baiklah nona Candra, saya siap melayani anda.
Lovely: hahaha.. (tertawa kecil) jangan begitu, aku bukan seorang tuan putri yang harus diperlakukan spesial.
Lovely hanya tersenyum mendengar perkataan Andrew. Andrew tersenyum tampan kepada Lovely. Mobil melaju perlahan meninggalkan rumah.
♡♡♡♡♡
Dikantor Abed dan Alvin berbincang. Alvin mengatakan jika ada undangan dari tempat pelelangan yang akan di selenggarakan di akhir pekan ini.
Abed: jadi bagaimana kondisi dan keadaan perusahaan. Apa ada hal penting yang perlu di perhatikan lebih?
Alvin: tidak ada tuan. Semua baik baik saja. Anda tidak perlu cemas. Perihal keberangkatan tuan muda minggu depan, saya sudah siapkan Apartemen untuk tempat tinggal disana.
Abed: terimakasih Alvin. Kamu selalu bisa diandalkan.
Alvin: sama sama tuan. Anda selalu baik pada saya dan keluarga saya. Hanya ini bentuk rasa terimakasih saya. Mengabdikan sisa hidup saya kepada anda dan perusahan.
Abed: jangan begitu. Kamu sudah banyak membantuku selama ini. Aku banyak berhutang padamu, kamu selalu siaga membantuku. Sudah sepantasanya aku memperlakukanmu dengan baik.
Alvin: tuan, anda membuat saya malu dan juga terharu. Di masa lalu saya sudah melakukam banyak kesalahan kepada nyonya Amelia. Namun beliau masih tetap baik kepada saya dan memberi saya kesempatan ke dua. Dan sekarang saya bekerja dengan orang baik seperti anda.
Abed: aku pun berunah karena adik dan adik iparku. Dulu aku bukanlah orang baik, dan kamu tau itu dengan jelas Alvin. Sekarang kita hanya bisa memperbaiki diri kita masing masing, orang benar sekalipun tetap melakukan kesalahan. Seseorang berkata itu kepadaku. Dan seseorang itulah yang sampai sekarang menjadi panutanku.
Alvin: saya tau siapa orang yang anda maksud. Apakah itu tuan Brian?
Abed: benar sekali. Wah tidak menyangka, Brian terkenal juga.
Alvin: saya juga banyak belajar dari tuan Brian. Tuan Brian tidak pernah membalas kejahatan atau melukai orang lain. Meski hatinya hancur dan terluka tuan Brian hanya menorehkan senyuman dan mendoakan orang yang melukai hatinya. Menolong orang tersebut dengan iklas. Jika itu saya, maka saya tidak akan sanggup untuk tidak membenci orang tersebut.
__ADS_1
Abed: kita semua belajar dari orang yang sama. Semoga saja kita bisa menjadi orang yang sabar dan rendah hati. Seperti seorang Brian Antonius Candra.
Alvin dan Abed berbincang dengan santai, sesekali mereka tertawa menghibur satu sama lain.
----------@@@@@----------
Halloooooo semuanya..
Maaf ya baru update.. author buruh istirahat nulis, cari ide san inspirasi hehehe..
Tetap semangat semua..
Sampai bertemu di episode selanjutnya ya..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Beri tip juga boleh..
😉😘
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1