
Andrew telah dipindahkan keruang rawat inap. Andrew di jaga oleh Flip, Flip duduk di samping Andrew, menatap Andrew.
"Lekaslah sembuh Andrew, jadilah seperti Andrew yang dirindukan keluargamu. Jangan dengar apa kata iblis yang terus berkeliaran mengganggumu. Kamu adalah kamu, dirimu kamu sendiri yang mengendalikan. Jika kamu tidak mengendalikan dirimu sendiri makan kekuatan jahatlah yang mengusai ragamu. Aku hanya bisa menolongmu dengan darahku, aku tidak pernah menganggapmu musuh atau pesangin. Aku dan kamu, kita sama-sama dilahirkan spesial aku hanya ingin kamu menjadi orang yang bisa diandalkan dan membantu banyak orang. Cepat bangun, kamu juga masih berhutang permohonan maaf pada Lovely." Batin Flip, matanya terus menatapi Andrew yang masih tidak sadarkan diri.
Flip menghela nafas panjang menantap sekitar. "Kamu masih tidak mau keluar Naomi?" Guman Flip lirih.
Naomi tiba-tiba muncul dan mendekati Flip. "Aku disini." Jawab Naomi.
"Kakakmu pasti akan baik-baik saja. Banyak hutang yang harus di bayar olehnya, dia harus bertahan dan bangun." Kata Flip tanpa ragu.
"Ya, dia tidak boleh diam saja seperti itu." Naomi menunduk suaranya terdengar samar.
Flip berdiri dan langsung memeluk Naomi. "Hatiku sakit mendengar jeritan tangisanmu Naomi. Jangan membuatku menderita seperti ini, aku mohon.. sudahi kesedihanmu."
"Maafkan aku Flip.. maaf.." Naomi memeluk erat Flip.
Lama Flip dan Naomi berpelukan, Naomi melepas pelukan dan mencium kilas pipi Flip.
"Aku akan pergi, jaga dirimu baik-baik. Sampai bertemu lagi, panggil aku jika kamu merindukanku Flip. Aku pasti akan datang." Ucap Naomi yang perlahan bayangannya memudar dan menghilang bersama senyum manisnya.
Flip merasa sedih, seperti ada sesuatu yang hilang dari hatinya. Flip hanya bisa meghela nafas panjang, mengatur kembali nafasnya. Dadanya sudah mulai sesak.
Tok..
Tok..
Tok..
(Suara pintu di ketuk)
Kleeekkk..
(Pintu dibuka)
Pintu terbuka perlahan, Brian dan Lovely masuk ke dalam ruangan. Flip menatap jauh kearah Brian dan Lovely. Brian dan Lovely tersenyum melihat kearah Flip, Brian dan Lovely perlahan berjalan mendekat.
"Hai Flip, sudah makan malam? Maaf paman meninggalkanmu seorang diri disini." Kata Brian menatap Flip.
"Tidak masalah paman, aku juga baru datang kesini untuk melihat keadaan Andrew. Dokter mengatakan Andrew sudab melewati masa ktitis, hanya menunggu Andrew bangun saja, aku ada sedikit urusan paman. Aku harus pergi ke rumah guruku sekarang. (Flip meenatap Lovely) Love, aku pergi ya.." kata Flip tersenyum manis.
"Oke.. hati-hati Flip.." jawab Lovely.
"Hati-hati Flip.." Jawab Brian.
Flip melambaikan tangan. Dan pergi meninggalkan Brian juga Lovely, Flip melangkah perlahan berjalan menuju pintu. Flip membuka pintu dan keluar, pintu kembali tertutup.
Lovely berjalan mendekati sofa dan duduk di sofa. Lovely hanya diam, bermain ponselnya. Brian menatap Lovely sekilas lalu berjalam mendekati Andrew yang berbaring lemah.
Brian tersenyum membelai rambut Andrew. "Bangunlah jagoan, jika selalu tidur apakah kamu ingin menjadi putri tidur dalam dongeng?" Batin Brian menggoda Andrew.
Brian duduk di kursi di samping Andrew, Brian memegang tangan Andrew. Menggenggam tangan Andrew dengan dua tangan. Brian menunduk dan berdoa, Brian begitu tenang.
Dari sofa Lovely melihat papanya berdoa dengan tenang memegang tangan Andrew. Lovely menghela nafasnya panjang, beberapa kali menggelengkan kepala. Entah apa yang mengganggu pikirannya.
"Papa sungguh tidak marah? Aku tidak percaya ini, papaku benar-benar orang yang luar biasa. Sekarang hanya tinggal menghadapi mama, bagaimana jika sampai mama datang wajahku masih terlihat lebam? Dan bekas lukaku? Mama pasti akan marah besar dan sasaran pertama kemarahannya pasti papa. Aku akan bicarakan ini dengan papa nanti." Batin Lovely.
Lovely melihat Brian sudah selesai berdoa, Lovely memanggil papanya. "Pa.." panggil Lovely.
"Hmm.." Brian meletakan kembali tangan Andrew dalam selimut dan menyelimuti tubuh Andrew sampai naik di leher. Brian berbalik dan berjalan mendekati Lovely yang duduk di sofa. Brian duduk di samping Lovely dan menatap Lovely.
"Ada apa?" Tanya Brian.
"Papa tidak menghubungi mama atau bibi Kim?" Tanya Lovely.
"Mereka pasti sudah tidur sayang, ini sudah hampir pagi. Naikan kakimu ke sofa, tidurlah dipangkuan papa. (Brian tersenyum menepuk kedua pahanya dengan kedua tanganya) papa juga akan tidur walau pun hanya sebentar, Papa sudah sangat lelah.
Brian melepas mantelnya dan bersandar di sofa, Lovely berbaring di sofa, dan merebahkan kepalanya di pangkuan Brian. Brian menyelimuti Lovely dengan mantelnya, Brian membelai lembut rambut Lovely.
"Pa, bisakah papa bernyanyi untukku?" Tanya Lovely.
"Hmm tentu saja, papa akan bernyanyi."
__ADS_1
Brian bernyanyi dengan suara lirih, seakan hanya bisa di dengarkan oleh Lovely seorang. Lagu yang sama yang selalu di nyanyikan Brian untuk Lovely, lagu penghantar tidur.
Brian bernyanyi sambil mengusap-usap kepala dan wajah Lovely.
Lagu nyanyian,
"Ketika ku tatap paras cantikmu
Tenggelam di dalam pangkuanku
Tak habis syukur ku kepada-Mu Tuhan
Untuk dia yang terlahirkan
Bagai fajar merekah dalam hidupku
Sukacita tak terlukiskan
Kau tenun dia dengan sempurna
Permata hatiku buah cintaku
Putriku jujurlah dalam langkahmu
Santunlah dalam tuturmu
Tekunlah Dalam Doamu
Minta hikmat Tuhan selalu bersamamu
Janjiku ku kan menjagamu
Dan mendidikmu selamanya
Hingga kelak kau akan menjadi
Wanita yang bijak dan berguna
Putriku jujurlah dalam langkahmu
Santunlah dalam tuturmu
Minta hikmat Tuhan selalu bersamamu
Janjiku ku kan menjagamu
Dengan cintaku selamanya
Hingga kelak Tuhan pertemukan
Kau dengan seorang pilihan-Nya
Tetapi bahuku ada untukmu
Cinta dan dekapku selalu bersamamu
Tuk putri kecilku"
Disaat Brian bernyanyi, Lovely perlahan menutup matanya. Lovely teringat akan kenangan masa kecil, air mata berderai. Lovely seperti kembali dimana dia dan adiknya Alex masih duduk di bangku sekolah dan suka sekali bermanja-manja pada papa dan mamanya.
"Terimakasih papa.. suaramu sungguh indah, menenangkan hatiku." Batin Lovely.
Lovely terlelap tidur dan hanyut dalam mimpi, Brian melihat putrinya diam dan menghentikan nyanyiannya. Brian tersenyum manis, "selamat beristirahat putriku. Papa menyayangimu." Ucap Brian dalam hatinya.
Brian menyandarkan kepalanya ke sofa.
Brian mencari posisi yang nyaman, Brian menutup mata dan terlelap tidur.
♡♡♡♡♡
Andrew membuka mata nya, dirinya berada dalam ruang gelap gulita. Andrew melihat sekeliling, semua gelap tidak ada yang terlihat. Jauh di depannya terlihat sebuah pintu dengan cahaya terang.
__ADS_1
Andrew mengerutkan dahinya melihat kearah pintu yang berada jauh darinya. Matanya menyipit, memastikan apa yang di lihatnya.
"Jangan kesana Andreew, tetaplah disini. Jika kau kesana kau tidak akan dapatkan apa-apa. Disana hanya ada kesengsaraan, dan ketidak adilan. Hahahaha.. tetaplah bersamaku, tetaplah bersamaku.."
Andrew terdiam, tidak bicara apa-apa. Matanya menatap kosong ke depan. Tiba-tiba saja ada suara tangisan, suara rengekan seseorang yang ridak asing. Andrew mencari sumber suara, matanya melebar saat seseorang berdiri di pintu melambai padanya dengan derai air mata membasahi wajahnya.
"Bangunlah.. bangunlah.. bangun dari tidurmu Andree, aku merindukanmu.." suara Lovely memanggil Andrew.
Hati Andrew mulai tergerak. Andrew berjalan perlahan menuju pintu terang itu. Sesuatu menahannya, kakinya tidak bisa bergerak. Andrew hanya bisa berdiri dan diam ditempat. Andrew meronta agar bisa meloloskan diri. Pintu yang ada di depannya tiba-tiba saja tutup dan hanya tersisa kegelapan.
"Tidaaaaaaaaaak.. Lovely......." teriak Andrew.
@@@@@... @@@@@...
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Suami Pengganti
•Pangeran Vampir
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)
•Vampir "Sang Abadi"
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
•Cinta Lama Yang Datang Kembali
•Mommy And Daddy (CLYDK2)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•Perfect Father
•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
__ADS_1
Salam hangat,
"Dea Anggie"