
Selesai mengurus administrasi, Brian dan Abed bergegas kembali ke ruangan. Abed dan Brian berbincang santai, berjalan beriringan.
Abed: kamu melihatnya sendiri bukan? Ini nyata Brian, Andrew bukan anak biasa.
Brian: pasti ada alasan mengapa Tuhan memberinya kelebihan. Bersyukurlah Abed.. karena penglihatan Andrew, Mattew selamat dan baik baik saja. Meskipun Mattew juga harus sedih kehilangan teman temannya.
Abed: apa hal ini tidak akan mempengaruhi kejiwaanya? Mentalnya? Aku sangat mencemaskan hal ini.
Brian: (menepuk bahu Abed) dengar, sebagai papa yang baik. Kamu harusnya mendukung Andrew, mengarahkan Andrew untuk tetap pada jalan yang baik. Aku percaya dia akan menjadi orang yang hebat. Jangan abaikan atau mengucilkan seseorang yang berbeda, karena seseorang tersebut juga tidak ingin ada hal berbeda dalam dirinya. Semua sudah ditentukan, kita manusia hanya bisa menjalankan sesuai skenario dari sang pemilik hidup.
Abed: ya aku mengerti, aku harap aku mampu menjaga dan melindungi keluargaku dengan baik sepertimu Brian. Aku ingin melihat anak anakku hidup bahagia bersmaa mereka, tapi.. (Abed tiba tiba terdiam)
Brian: tapi.. Ada apa Abed? Apa terjadi sesuatu? (Penasaran)
Abed: tidak ada, bukan hal penting. Kamu langsung pulang? Atau kita makan siang bersama di luar?
Brian: kita makan siang di rumahku saja. Aku akan memasak makanan lezat untuk kalian.
Abed: lagi lagi aku akan belajar memasak pada master.
Brian: hahaha.. (tertawa lebar) jangan berlebihan. kemampuanku masih jauh diatas rata rata. Aku hanya seorang amatir.
Abed dan Brian masuk dalam ruangan, Abed menyampaikan pada Kim Ha Na, Andrew, Michael dan Mattew untuk makan siang bersama di rumah Brian. Amelia dan Lovely tersenyum, begitu juga Alex dan Brian. Mereka semua meninggalkan ruangan dan pergi ke rumah Brian. Brian mengatakan jika Brian ingin memasak sesuatu yang istimewa untuk Andrew dan Alex yang baru saja pulang dari rumah sakit.
♡♡♡♡♡
Dirumah..
Menunggu masakan matang, Andrew beristirahat di kamar Lovely. Lovely duduk di tepi ranjang dan terus manatap Andrew.
Andrew: ada apa? Jangan menatapku seperti itu.
Lovely: bagaimana perasaanmu? Kamu baik baik saja?
Andrew: hmm.. (tersenyum) aku baik baik saja. Thanks..
Lovely: aku masih tidak percaya, kamu benar benar bisa melihat suatu kejadian tertentu yang akan terjadi? Itu sungguh luar biasa. Aku tidak bisa bayangkan menjadi dirimu, pasti aku sudah gila. Melihat kejadian kejadian aneh dan tidak terduga.
Andrew: ya, aku bisa saja gila jika aku tidak bisa bertahan dan tidak mampu menguasai diriku sendiri. Aku juga heran, kenapa aku bisa melihat semuanya. Aku bisa melihat semuanaya setelah aku bertemu mamaku.
Lovely: hei, katakan padaku. Apa mamamu cantik? Seperti yang ada di foto?
Andrew: ya, mamaku sangat cantik. Seperti peri, aku bangga bisa menjadi anaknya.
Lovely: hmm.. papaku pernah cerita, jika mamamu adalah mantan kekasihnya, namun karena alasan tertentu mereka akhirnya berpisah.
__ADS_1
Andrew: mamaku berselingkuh dengan papaku, papaku menghasut pikiran mamaku untuk menjauhi paman Brian yang saat itu sedang dalam kondisi terpuruk. Nasib buruk menimpa mamaku, bukan bahagia yang didapat melainkan malapetaka. Ternyata papa kandungku bukan orang baik yang tulus mencintai mamaku. Orang yang benar benar tulus mencintai mamaku adalah papa Abed. Orang selama ini merawat dan membesarkanku. Mendidikku dan mencurahkan kasih sayangnya padaku dengan sepenuh hati.
Lovely: aahhh.. aku tak mengerti dunia mereka, ternyata keluarga kita memiliki hubungan yang rumit.
Andrew: haha.. (tertawa) jika tidak paham katakan saja, jangan berkata seperti itu. Tidak mungkin juga kamu tidak mengerti apa yang aku katakan. Kamu bukan anak kecil lagi Nona Candra.
Lovely: sudah sudah jangan bahas para orang tua lagi. Kita bahas perjalanan kita ke Inggris saja, bagaimana dan seperti apa kita disana nanti.
Andrew: kamu sungguh ingin ikut denganku?
Lovely: (mengangguk) ya, aku ingin keluar dari Amerika. Aku bosan disini.
Andrew: tidak takut? Kita hanya akan tinggal berdua. Jika aku melakukan sesutu bagaimana?
Lovely: melakukan apa? (Lovely bingung dengan kata kata Andrew)
Andrew tersenyum, menarik tangan Lovely hingga Lovely jatuh nenidihnya. Lovely terkejut, jarak wajahnya dengan Andrew begitu dekat. Mata Lovely dan Andrew saling memandang.
Deg..
Deg..
Deg..
Andrew: hei, apa yang kamu pikirkan? Jangan berfikir macam macam, gadis nakal.
Lovely: ihhh.. lepaskan, (menepis tangan Andrew) pipiku sakit.
Andrew: hahaha.. (Andrew tertawa lalu, memeluk Lovely) maaf aku tidak bermaksud menyakitimu.
Lovely: hei, apa yang kamu lakukan?
Andrew: memelukmu, apa lagi? Sudah lama tidak memelukmu, aku merindukan pelukanmu Love.
Lovely: (tersenyum) aku juga merindukanmu Andrew.
Puas memeluk Lovely, Andrew melepaskan pelukannya. Lovely berguling dan tidur di samping Andrew.
Andrew: jika ikut ke Inggris, jaga sikap dan pakaianmu. Jangan sampai tubuhmu terlihat pria lain selain aku.
Lovely: Andrew.. (cemberut)
Andrew: hahahaha.. (tertawa lebar) aku ingat saat kamu dengan senang berjalan keluar dari kamar mandi tanpa mengenakan apa apa. Kamu tidak sadar jika aku masih ada di kamarmu.
Lovely: husshhh.. (membungkam mulut Andrew) jangan keras keras, nanti ada yang mendengar.
__ADS_1
Andrew melepas tangan Lovely dari mulutnya dan menahan tangan Lovely diatas kepala Lovely. Kedua tangan Lovely dipegang erat oleh satu tangan Andrew. Mata Lovely melebar, Lovely terdiam menatap Andrew. Wajah Andrew perlahan mendekati wajah Lovely dan cup.. kecupan lembut mendarat di kening Lovely. Andrew melepas tangannya, tangan Lovely bebas. Tanpa di duga Lovely mengalungkan tangannya ke leher Andrew dan langsung mencium bibir Andrew.
Andrew terkejut, matanya melebar. Lovely menutup matanya merasakan manisnya ciuamannya. Andrew berkedip dan tersenyum, memeluk erat pinggang Lovely. Andrew membalas ciuman Lovely.
-----@@@@@-----
-----Gambar ilustrasi-----
ilustrasi: (Lovely Miracle Candra)
ilustrasi: (Andrew Williams)
ilustrasi: (Bernard Alex Candra)
ilustrasi: (Julian Roobs)
-----@@@@@-----
hallo hallo..
selalu sehat dan bahagia semua pembaca setiaku..
gimana gimana??? ilustrasinya kece badai kan??? cocok gak kira kira.. hehehe..
Jangan lupa like,, komen,, dan ranting bintang dong.. biar naik rantingnya.. jangan lupa vote juga..
sampai jumpa di next episode ya.. bye bye..
Thankyou all..
salam kasih,,
"Dea Anggie"
__ADS_1