
Flip tidak tega mendiamkan saudarinya. Walau bagaimana pun Lovely juga korban. Flip menghirup nafas panjang dan menghembuskan nafas perlahan. Flip melihat wajah Lovely yang masih lebam dan juga Lovely terlihat masih sedih.
"Love, kamu marah padaku? Kamu tidak suka kata-kataku?" Tanya Flip.
"Tidak Flip, aku tidak masalah mengenai itu. Aku memang bodoh! Aku sangat mencintai Andrew, dan aku sudah dibutakan oleh cinta hingga akhirnya rela menjadi seperti ini, haha.. (tertawa kaku) bukankah ini memalukan?" Lovely terlihat sangat sedih.
"Sudah lah Love, jangan pikirkan itu. Kamu tau bagaimana aku, aku hanya asala bicara saja. Jangan anggap serius perkataanku, oke. Sekarang apa rencanamu? Ingin kerumahku? Tetapi jika mamaku melihatmu seperti ini dia pasti akan langsung melapor pada papamu. Begitu juga papaku jika tau Andrew yang melukaimu hingga seperti ini, papaku pasti akan menggantung Andrew hidup-hidup." Kata Flip.
"Lalu? Saat kamu menjemputku, apa yang kamu katakan pada bibi?" Tanya Lovely.
"Aku sedang cuti dan berlibur di sini, mama papaku hanya tau jika aku berlibur. Begini saja, akan aku bawa kamu ke dokter aku tidak yakin lukamu baik-baik saja. Untuk urusan tempat tinggal kamu bisa tinggal sementara di hotel tempatku menginap. Aku bisa pesankan sebuah kamar untukmu, barangmu ada di belakang, aku mengemas barangmu saat aku pergi ke rumah Andrew. Aku tau kamu pasti takut untuk kembali ke rumah itu dan aku memang sudah berniat mencarimu." Jelas Flip.
Lovely tersenyum menatap Flip, Lovely merangkul Flip. "Terimakasih Flip, kamu yang terbaik." Ucap Lovely.
"Love, kamu melarangku untuk bicara pada keluargamu mengenai kondisimu saat ini. Sebagai gantinya aku melarangmu untuk tidak menemui Andrew, dan juga jangan menemui Julian." Flip bicara serius, suaranya yang dingin seakan memperingatkan Lovely.
"Boleh aku tau alasannya kenapa aku tidak boleh menemui Julian?" Tanya Lovely, Lovely sangat penasaran.
"Percaya atau tidak, Julian bukan orang baik Love. Aku merasakan dia memiliki sisi lain yang begitu keji, mungkin seperti Andrew. Aku bicara seperti ini bukan untuk menakutimu. Aku hanya tidak ingin hal buruk kembali datang padamu, kamu saudariku. Disini bukan Amerika yang mana paman Brian memiliki kekuasaan. Ini Inggris Love, ku mohon mengertilah!" Flip menekankan beberapa kata agar Lovely ingat jika terjadi apa-apa pasti akan berujung panjang.
"Aku mengerti Flip, terimakasih untuk nasihatmu. Aku akan tepati janjiku padamu, aku akan menghindari mereka berdua. Oke.." jawab Lovely dengan pemuh keyakinan.
Flip tau jika hati Lovely menolak keras, terlebih jika dirinya melarang menemui Andrew, hanya saja Flip pura-pura bodoh dan tidak mengerti apa-apa. Flip memikirkan Naomi, bagaimana dengan Naomi dan Andrew, apakah Naomi akan berhasil membujuk Andrew?
♡♡♡♡♡
Naomi berdiri dan terus menatap Andrew. Naomi bingung apa yang yang harus dikatakan saat Andrew membuka mata dan bertanya siapa dirinya, Naomi hanya pernah mengikuti kakaknya sekali dan saat itu langsung pergi karena Naomi takut melihat Flip.
Naomi terus menunggu Andrew terbangun, Naomi sesekali duduk di tepi ranjang dan menyentuh tangan Andrew.
"Kak, bangunlah! Aku datang menemuimu." Ucap Naomi lembut.
Tangan Andrew bergerak, secepat kilat Naomi menjauh. Andrew membuka mata dan merasakan sakit kepala yang luar biasa. Andrew bangun dan besandar di bantal, Andrew menatap sekeliling kamar dan melihat sosok Naomi yang bersembunyi di samping lemari.
"Siapa itu? Apa itu kamu Love?" Ucap Andrew dengan pandangan yang masih buram dan hanya melihat samar-samar.
"Kak, ini aku.." suara lembut Naomi.
Andrew terkejut, Andrew melebarkan mata menatap jauh sosok di samping lemari. "Siapa? Keluarlah!" Kata Andrew.
Naomi merasa ragu, namun karena ingin mencoba bicara pada Andrew akhirnya Naomi keluar dan mendekati Andrew. Andrew terkejut, melihat wajah yang tidak asing. Sekilah Andrew bisa melihat sosok didepannya adalah Abed.
"Kamu?" Tanya Andrew.
"Aku Naomi, adikmu." Naomi dengan suara lembut berbicara pada Andrew.
"Ya, aku pernah melihatmu di rumah paman Brian, kamu mengikutiku dan pergi saat Flip ingin mendekatimu. Bukankah begitu?" Tanya Andrew.
"Ya, itu benar. Kak, ada yang ingin aku sampaikan padamu, boleh aku bicara?" Naomi kembali ragu melihat tatapan mata Andrew yang begitu tajam.
"Bicaralah, apa yang ingin kamu katakan?" Andrew mulai tenang dan berbicara lembut pada Naomi.
Andrew mengambil segelas air di meja samping ranjangnya dan meminum air dalam gelas, Naomi masih diam tidak tau harus mulai dari mana. Ingin rasanya meloncat dan memeluk Andrew, namun itu terkesa berlebihan. Andrew meletakan gelas pada tempatnya dan kembali menatap Naomi.
"Ada apa Naomi? Kenapa kamu diam? Bukankah kamu ingin bicara sesuatau? Ada apa?" Tanya Andrew yang merasa penasaran.
"Boleh aku memelukmu kak?" Naomi menunduk tidak berani menatap mata Andrew.
__ADS_1
Andrew tersenyum, "kemarilah, aku akan memelukmu." Kata Andrew.
Naomi senang, langsung mengangkat kepalanya dan menatap Andrew. Tidak ingin mengulur waktu dalam sekejap mata Naomi sudah berada di samping Andrew. Andrew menatap Naomi, mengusap wajah dan rambut Naomi.
"Adikku cantik sekali, kamu mirip sekali dengan papa dan mama." Ucap Andrew.
"Kakak.." Naomi manangis.
"Kemarilah, biarkan kakakmu ini memelukmu." Kata Andrew yang langsung menarik Naomi dalam pelukannya.
Andrew merasakan sesuatu, meski sudah menguatkan hati dan tidak ingin menangis. Namun air matanya jatuh tanpa di minta, Andrew memeluk erat Naomi.
"Maafkan kakak Naomi, kamu seperti ini karena kakak, mama papa semua pergi karena ku." Ucap Andrew dengan isak tangis.
Naomi melepaskan pelukan, Naomi menatap Andrew, Naomi meraba wajah Andrew dan menyeka air mata Andrew.
"Kak, itu bukan salahmu. Kami tidak pernah menyalahkanmu, kakak sudah melukai dan menghancurkan hidup kakak sendiri. Bahkan kakak meluakai kak Lovely, tidakkah kakak berfikir jika papa dan mama menangis? Mereka sedih melihatmu seperti ini." Kata Naomi mencengkram kuat baju Andrew.
"Aku tau itu Naomi! Tapi kamu tidak mengerti perasaanku. Bagaimana hidupku tanpa kalian. Setelah mama tiada bukankah orang yang ku punya hanya papa? Setelah papa tiada aku tidam punya siapa-siapa lagi." Jawab Andrew.
"Bodoh! Kamu masih punya mama Ha Na, Mic dan Matt. Kamu tidak sendiri kak, mereka juga kelaurgamu. Jangan seperti ini lagi, hentikan semuanya. Hentikan.." teriak Naomi, Naomi menangis keras.
Andrew menutup mata kilas dan menghela nafas. "Hentikan itu Naomi, jangan membuatku selalu merasa sulit. Jangan bicarakan ini lagi! Apapun itu sudah menjadi keputusanku, maaf Naomi. Jika kedatanganmu hanya untuk memintaku berhenti mencari pelakunya makan lupakan saja, aku tidak akan mengurungkan niatanku itu!" Andrew mulai berbicara dengan nada suara yang dingin.
"Baiklah, ini hidupmu. Kamu bisa mengatur hidupmu sendiri, aku tidak akan ikut campur lagi. Dengar baik-baik kak, tidak kah kamu melihat jika papa dan mama selalu bersamamu? Mereka selalu mengawasimu dan yang terpenting mereka selalu ada dalam hatimu. Ingatkah apa yang sudah papa ajarkan kak, jika aku menjadi dirimu aku tidak akan menyia-nyiakan ajaran papa. Seharusnya kakak bersyukur, setidaknya kakak masih bisa tumbuh dewasa bersama papa. Karena aku tidak pernah terlahirkan aku hanya bisa terus melihat dari jauh bertapa papa sangat sayang dan peduli padamu. (Menangis) jangan membuat hidupmu menderita kak, kembalilah menjadi Andrew kami. Hanya itu yang kami inginkan. (Naomi menjauhi Andrew perlahan) aku tidak akan memaksamu kak, jika kamu ingin tetap pada pendirianmu maka lakukanlah. Jangan pernah ada penyesalan di kemudian hari." Ucap Naomi, Naomi semakin menjauh dan menghilang.
Andrew mere**s selimut, Andrew merasa kesal. Andrew merasa jika tidak ada seorang pun yanv bisa memahaminya. Tidak dengan Lovely, papanya juga adiknya sekalipun.
"Kenapa.. kenapa tidak ada yang mengerti keadaanku! Aku hanya ingin membalaskan kematian papaku, ingin menghukum orang-orang jahat itu. Aku hanya ingin papaku mendapatkan keadilan, aku ingin orang-orang jahat itu bertanggung jawab untuk perbuatannya. Mereka masih bebas berkeliaran, arrgghh..!!" Andrew berteriak histeris dan mengacak-acak rambutnya.
Andrew menangis dan terus histeris, keinginanya sebenarnya hanya satu. Menangkap pelaku yang sudah membunuh papanya. Itu saja!
@@@@@... @@@@@...
JIKA KALIAN ADA DALAM POSISI ANDREW APA YANG AKAN KALIAN LAKUKAN?
MISAL: KELUARGA KALIAN MENDAPAT MUSIBAH DAN ITU KARENA ORANG LAIN, DAN JIKA ORANG YANG LAIN ITU MEMINTA MAAF DAN MAU BERTANGGUNG JAWAB APAKAH KALIAN MASIH AKAN TETAP MARAH DAN MEMBENCI ORANG TERSEBUT?
KALI INI SAYA TIDAK AKAN MEMBERIKAN PILIHAN, SAYA HANYA AKAN MENDENGARKAN PENDAPAT KALIAN SAJA.
JIKA PENDAPAT SAYA, SAYA TENTU MERASA KECEWA, KENAPA KARENA ITU KELUARGA SAYA TERLEBIH JIKA YANG MENGALAMI ITU ADALAH ORANG TERDEKAT SAYA ATAU DIRI SAYA PRIBADI. NAMUN JIKA ORANG TERSEBUT MEMPUNYAI NIATAN YANG BAIK, MAU MENGAKUI KESALAHAN DAN BERTANGGUNG JAWAB UNTUK SEMUANYA SAYA AKAN BERUSAHA MENERIMA DENGAN IKLAS. KARENA MUSIBAH MEMANG BISA DATANG TANPA DIMINTA, DAN JUGA SAYA YAKIN ORANG TERSEBUT TIDAK ADA NIATAN UNTUK MENCELAKAI DAN SEBAGAINYA, KECUALI DIA PERAMPOK ATAU TUKANG BEGAL.
MEMAAFKAN MEMANG HAL PALING SULIT UNTUK KITA. TERKADANG KITA HANYA MAMAPU BICARA (YA), (OKE) SEBAGAI TANDA JIKA KITA MEMAAFKAN ORANG YANG PUNYA KESALAHAN PADA KITA. SOAL HATI? WAH SAYA YAKIN GAK SEMUA DARI KITA 100% MAU MEMAAFKAN DENGAB SETULUS HATI. BENAR APA BENAR?? HEHEHE.. KITA MANUSIA GAK LEPAS DARI YANG NAMANYA KETIDAK SEMPURNAAN.
KITA SUDAH BERUSAHA MEMAAFKAN ITU SUDAH SANGAT LUAR BIASA BAGUS. DAN PATUT DIACUNGI JEMPOL, LEBIH-LEBIH KITA MEMAAFKAN DENGAN MENGGUNAKAN HATI KITA. HMMM.. PASTINYA AKAN DAMAI DAN SEJAHTERA.
JANGAN MENIRU APA YANG DI LAKUKAN ANDREW YA.. MEMBALAS KEJAHATAN DENGAN KEJAHATAN, BALASALAH KEJAHATAN DENGAN KETULUSAN KASIH YANG BERASAL DARI HATI. BIARKAN KASIH MENGALAHKAN SEGALANYA, KARENA KASIH ADALAH SENJATA AMPUN UNTUK MELUMPUHKAN SEMUA MUSUH.
KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA, SEPERTI KAMU MENGASIHI DIRIMU SENDIRI. JIKA KALIAN MENGASIHI DIRI KALIAN SENDIRI SAYA PERCAYA KASIH KALIAN KEPADA ORANG-ORANG TERDEKAT JUGA SANGAT LUAR BIASA BESAR.
THANK YOU..
❤❤❤❤❤
@@@@@... @@@@@...
Hallo semua..
__ADS_1
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Suami Pengganti
•Pangeran Vampir
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)
•Vampir "Sang Abadi"
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
•Cinta Lama Yang Datang Kembali
•Mommy And Daddy (CLYDK2)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•Perfect Father
•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
__ADS_1
"Dea Anggie"