Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 153


__ADS_3

Andrew duduk di sofa kamarnya, matanya menatap ke depan dengan padangan kosong. Pintu kamar Andrew terbuka, Lovely masuk dan menutup pintu. Lovely berjalan perlahan mendekati Andrew, Lovely duduk di sofa di samping Andrew.


"Belum tidur?" Tanya Lovely.


Andrew tersadar dari lamunanya, membenahi posisi duduknya. "Hai Love, kamu masih belum tidur? Tidurlah ini sudah malam." Kata Andrew memeluk bantal sofa.


"Aku tidak bisa tidur, boleh aku tidur disini malam ini? Aku masih belum terbiasa disini." Lovely menatap Andrew dengan penuh harapan.


"Baiklah, tidurlah diranjang. Ini sudah sangat larut." Andrew mengiyakan permintaan Lovely.


Lovely tersenyum, "kalau begitu ayo tidur." Lovely berdiri dan mengulurkan tangan pada Andrew.


Andrew menatap tangan Lovely lalu menatap Lovely yang tersenyum cantik. Andrew meraih tangan Lovely, meletakan bantal sofa di sampingnya. Tiba-tiba saja Andrew menarik tangan Lovely hingga Lovely jatuh dalam panguannya. Lovely terkejut, Andrew dan Lovely saling menatap satu sama lain.


Lovely meraba wajah Andrew, wajah Andrew terlihat kacau. Mata Andrew berkaca-kaca, dan akhirnya meneteskan air mata. Lovely menyeka air mata Andrew.


"Hei, ada apa?" Lovely bertanya dengan suara lembut.


Andrew tidak menjawab, namun air matanya semakin deras mengalir. Andrew ingin bercerita namun seakan mulutnya terbungkam. Ingin mengatakan semua beban dihatinya, apa yang dia rasakan. Ingin mengatakan betapa sesak dadanya saat ini.


"Andrew katakan, ada apa?" Lovely panik, Andrew terlihat benar-benar kacau.


Andrew menggeleng, Andrew masih tetap bungkam. Lovely memeluk Andrew, Lovely mengusap kepala Andrew dan mengusap punggung Andrew. Mencoba memberi dukungan, dan semangat untuk Andrew. Lovely melepas pelukan dan berdiri, Lovely menarik tangan Andrew. Andrew menurut dan berdiri dari duduknya, berjalan mengikuti Lovely kearah ranjang.


Lovely naik ke atas ranjang, duduk bersandar bantal. Lovely menepuk pahanya dan tersenyum menatap Andrew. Andrew tersenyum menyeka air matanya, naik keatas ranjang dan merebahkan kepalanya di pangkuan Lovely. Lovely berusaha membuat Andrew tenang dan nyaman. Lovely membelai lembut rambut dan wajah Andrew.


"Tidurlah, aku akan menjagamu. Tidak akan ada hal buruk jika aku ada disini." Lovely menatap Andrew yang masih diam tidak ingin bicara.


"Papa.. papa dimana pa? Kenapa papa tidak menemui Andrew seperti mama? Mama, mama juga tidak datang. Andrew ingin bertemu papa dan mama." Batin Andrew.


Andrew masih dengan mata yang lebar kembali menatap dengan pandangan kosong. Lovely yang lelah dan mengantuk tidak bisa mengendalikan diri untuk tidur. Lovely akhirnya terlelap tidur masih dengan posisinya. Andrew menghela nafas dan menatap Lovely, Andrew tersenyum dan bangun dari tidurnya, Andrew membenahi posisi tidur Lovely. Menarik selimut hingga menutupi leher Lovely. Andrew mencium lembut kening Lovely.


"Kamu memintaku tidur dan kamu mengatakan ingin menjagaku. Sekarang lihat, siapa yang tertidur lebih dulu." Guman Andrew, merapikan rambut Lovely yang menutupi wajah Lovely.


Andrew berbaring di samping Lovely. Matanya masih lebar terbuka, Andrew menatap langit-langit kamarnya. Tidak lama kemudian mata Andrew terpejam dengan sendirinya, Andrew terlelap tidur.


♡♡♡♡♡


"Flip bangun." Suara lembut Naomi.

__ADS_1


Naomi menggoyang-goyang tubuh Flip hingga Flip akhirnya terbangun. Flip membuka mata perlahan, melihat Naomi sudah duduk manis menatapnya dengan senyuman manis.


"Pagi Flip, ayo cepat bangun dan mandi." Naomi menggoyang-goyangkan tubuh Flip.


"Hmm.. aku masih ngantuk, 10 menit lagi. " jawab Flip.


"Flip, ayo bangun. Ayo.." Naomi masih kekeh menggoyang tubuh Flip agar Flip bangun.


"Nanti.." jawab Flip menarik selimut menutupi wajahnya.


"Dasar tukang tidur. Bangun.. bangun.. ayo bangun pemalas Flip.." Naomi menarik selimut Flip.


Flip membuka matany, melirik kilas kearah Naomi lalu kembali menutup mata. Flip menarik tangan Naomi dan memeluk Naomi. "Jangan cerewet seperti mamaku. Diam atau aku musnahkan kamu saat ini juga." Kata-kata Flip mengejutkan Naomi.


Naomi terdiam, Naomi takut jika diirnya dimusnahkan oleh Flip maka tidak akan ada kesempatan melihat kakaknya Andrew. Naomi tidak memeliki cara lain selain diam dan patuh, rasanya aneh namun Naomi menyukainya. Menyukai pelukan Flip, Naomi bisa mencium aroma tubuh Flip yang tidak bisa dilupakan oleh Naomi.


Sepuluh menit berlalu, Flip terbangun dan membuka matanya. Flip duduk bersandar bantal melihat sekeliling kamar. Flip mencari Naomi, Flip kembali mengingat tadi Naomi sudah membangunkannya. Naomi kembali muncul dan berdiri di samping ranhang Flip. Naomi melempar handuk kearah Flip.


"Ayo mandi Flip.." kata Naomi.


"Iya aku mengerti jangan banyak bicara lagi. Kita akan bangun dan mandi sekarang. Aaahhh tidak dengan mamaku tidak denganmu semua memaksaku bangun cepet dan mandi. Menyebalkan! Aku ingin memusnahkanmu Naomi." Kata Flip, turun dari ranjang dan berdiri dihadapan Naomi.


"Apa? Jangan melihatku seperti itu. Atau aku banar-bebar akan memusnahkanmu." Flip menatap Naomi.


"Ayo, musnahkan aku sekarang. Aku akan lebih dulu membunuhmu. Uuh.. dasar tukang tidur, awas saja kamh jika kamu membutuhkanku. Aku tidak mau membantumu." Naomi kesal, membuang wajah.


Flip tersenyum melihat wajah Naomi yang begitu lucu. Flip menekan wajah Naomi lembut, "jika wajahmu lucu seperti ini, aku tidak akan tega memusnahkanmu Maomi. Aku akan menyimpanmu dalam sakuku." Flip mengusap kepala Naomi dan pergi meninggalkan Naomi menuju kamar mandi.


Naomi melipat tangannya dan menatap Flip yang berjalan kearah kamar mandi. "Aneh, Flip Aneh. Tukang tidur dan menyebalkan. Aahhh.." kata Naomi merasa kesal.


Flip yang mendengar hanya tersenyum manis, Flip merasa senang saat berhasil menggoda Naomi. Flip membuka pintu kamar mandi dan masuk kedalam kamar mandi. Flip kembali menutup pintu kamar mandi.


♡♡♡♡♡


Hmmmmmm.. Andrew bangun dari tidurnya. Andrew melihat Lovely sudah tidak ada di tempatnya lagi. Andrew bangun dan mengusap- usap matanya melihat jam yang ada di meja di samping ranjang. Andrew turun dari ranjang dan berjalan masuk kedalam kamar mandi.


Sementara itu di dapur Lovely selesai mencuci piring dan mmebersihkan dapur. Lovely meletakan makanan yang dibuatnya untuk sarapan dia atas meja makan. Lalu pergi ke kamarnya untuk mandi dan bersiap, karena hari ini adalah hati pertama bekerja.


Lovely selesai mandi dan berganti pakaian, Lovely menyisir rambutnya agar tidak kusut dan rapi. Lovely melihat foto keluarganya dalam bingkai yang diletakannya di atas meja disamping ranjang. Lovely mengambil bingkai foto dan meraba foto Brian.

__ADS_1


"Morning papa.. papa terhebat di dunia." Senyum Lovely mengembang.


Lovely duduk di tepi ranjang dan masih memandangi foto keluarganya. Pintu kamar Lovely diketuk, pintu kamar terbuka dan Andrew masuk.


"Hai Love, sudah siap?" Andrew berjalan mendekati Lovely.


Lovely meletakan bingkai foto kembali ke tempatnya dan berdiri menatap Andrew. "Hai Andrew, selamat pagi.. aku sudah siap. Ayo kita sarapan dlu, aku sudah buatkan sarapan enak untukmu." Kata Lovely.


"Baiklah, ayo." Andrew berbalik dan melangkah, Lovely menahan lengan Andrew dan membuat andrew berhenti melangkah. Andrew berbalik dan kembali menatap lovely.


"Ada apa Love?" Tanya Andrew penasaran.


"Boleh aku pasangkan dasimu?" Lovely bicara ragu-ragu.


"Tentu saja boleh, ayo pasangkan dasiku sekarang." Kata Andrew berdiri di hadapan Lovely.


Lovely mengambil dasi dari tangan Andrew dan mulai memasangkan dasi di leher Andrew. Andrew terus menatap kerarah Lovely, mengagumi kecantikan Lovely. Beberapa saat kemudian akhirnya Lovely selesai memasang dasi dan merapikan kemeja Andrew. Lovely menatap Andrew dan tersenyum.


"Terimakasih Love.." ucap Andrew, yang langsung mencium kilas kening Lovely.


"Iya Andrew. Ayo keluar kita harus segera bergegas." Kata Lovely.


"Oke.. ayo.." jawab Andrew.


Andrew dan Lolvely pergi bersmaa meninggalkan kamar menuju meja makan, Andrew dan Lovely sarapan bersama dan akan pergi kekantor bersama.


@@@@@..... @@@@@.....


Hallo hallo..


Jangan lupa like,, komen dan vote ya..


Terimakasih..


Sampai jumpa di episode selanjutnya.


Bye bye..


♡Dea Anggie😉♡

__ADS_1


__ADS_2