
Jam kantor berakhir, Amelia dan Brian pulang meninggalkan kantor. Karena Amelia ingin makan ics cream, Amelia dan Brian datang ke gerai ice cream. Seperti biasa, Amelia memesan ice cream favoritnya. Brian pun tak mau kalah, semenjak sering menemani Amelia makan ice cream, Brian juga mulai ketagihan dengan ice cream. Mereka berlomba, sesekali saling menatap dan tersenyum.
Amelia: ganti rasa lain, apa tidak bosan rasa sama setiap datang?
Brian: bagaimana denganmu? Hanya suka rasa strawberry..
Amelia: haha.. (tertawa) itu karena aku suka.
Brian: aku juga suka rasa ice ku. (Msnatap Amelia) ayo habiskan, aku sudab sangat rindu pada putriku.
Amelia: kita bawakan ice dan puding susu untuk Angela dan David. Bagaimana menurutmu?
Brian: boleh.. belilah beberapa macam rasa.
Amelia: oke, aku akan pilih rasa favorit disini.
20 menit kemudian..
Amelia dan Brian keluar dari gerai ice cream. Membawa bungkusan berisi ice cream dan puding susu. Mereka menuju tumah David dan Angela.
♡♡♡♡♡
Amelia dan Brian datang ke rumah Angela dan David. Amelia dan Brian membawa ice cream dan puding susu istimewa. Amelia dan Brian di sambut dengan hangat.
David: hai.. kalian sudah datang..
(Keluar dari kamar mendekati Angela, Amelia, Brian dan juga Lovely)
Brian: hallo.. maaf merepotkan mu seharian ini
David: tidak masalah, aku sudah anggap Lovely seperti anakku. Dia sangat manis dan lucu.
Brian: thanks David..
Amelia: kamu sakit? Wajahmu pucat.
Angela: tidak Mel, aku hanya pusing dan mual sehariaan ini.
Amelia: jangan jangan kamu hamil.
Angel: ya, aku hamil (tersenyum)
Amelia: (tersenyum) astaga.. aku senang sekali. Akhirnya aku dapat keponakan lagi.
Brian: wah selamat Angela, selamat juga David. Akhirnya misi berjalan sukses.
David: bagaimana dengan misi kalian?
Brian: Amelia belum mau periksa ke rumah sakita atau tes.
Angela: kamu hamil juga?
Amelia: ntah lah.. aku masih ragu, beberapa kali seperti ini hasilnya negatif.
Angela: jaga kesegatanmu, kamu terlalu lelah dan banyak pikiran. Apa ada masalah?
Amelia: ya.. banyak sekali, hari ini saja aku baru menemukan penyusup di kantor.
Angela: benarkah? Ada seseorang yang berniat jahat? Siapa?
David: ada apa Brian? Ada masalah di Axis?
Brian: ya, mata mata seseorang. Kami belum tahu siapa, tapi besok kami akan ke kantor polisi
Angela: bawa Lovely kesini ya, bolehkan?
Brian: kamu sedang hamil, lbh baik jangan. Aku tidak mau terjadi apa apa dengan kandunganmu.
Amelia: Brian benar.. kamu pasti akan kerepotan. Lain waktu saja, kamu istirahat saja.
Angela: oke baiklah, tapi kalian janji ya sering sering ajak Lovely kesini. David tidak ijinkan aku keluar.
David: bukan begitu sayang.. tapi kamu dengar kata kata dokter tadi. Kamu harus banyak istirahat.
Amelia: David benar, aku akan bawa Lovely sering sering datang kesini. Istirahatlah yang cukup. Jaga dirimu dan kandunganmu.
Angela: iya.. thankyou Amel..
Amelia: aku bawa ice cream dari gerai ice favoritku, ada puding susu juga.
Angela: ayo kita makan bersama saja.
Amelia: tidak.. aku harus buru buru pulang sekarang, aku ada janji dengan keluargaku untuk makan malam.
Brian: (menggendong Lovely) sayang beri salam pada paman dan bibi, ayo lambaikan tangan (Brian melambaikan tangan memberi contoh) bye bye paman bibi.. Lovely pulang, sampai jumpa..
Lovely tertawa lucu menatap David dan Angela, Angela mendekat dan mencium hidung Lovely. Lovely meraba raba wajah Angela. David teresenyum pada Lovely, Lovely terkekeh.
Brian: kami pulang, sampai jumpa..
Amelia: bye.. thnakyou Angela, thankyou David..
David: sama sama, hati hati dijalan.
Angela: bye Lovely.. love you baby.. (melambai)
__ADS_1
Amelia, Brian, Lovely dan bibi pengasuh keluar dari rumah menuju teras. Hari sudah gelap, mereka menggobrol bergitu lama sampai lupa waktu. Brian, Amelia, Lovely dan bibi pengasuh masuk kedalam mobil, dan bergegas menuju rumah Abed untuk makan malam. Dan membahas hal penting.
♡♡♡♡♡
Rumah Abed..
Mobil berhenti, pintu mobil terbuka. Brian, Amelia, Lovely dan pengasuh turun dan masuk kedalam rumah.
Abed: hallo..
Brian: hai Abed, hai Niki..
Nikita: hallo.. (menatap Lovely) hallo sayang..
"Bi..bi.."
Nikita: pandai, semakin cantik dan lucu.
Amelia: (meraba perut Nikita) hallo sayang, sehat sehat ya..
Nikita: thanks Mel, ayo masukalah. Kita makan bersama.
Abed dan Nikita berjalan diikuti Brian dan Amelia. Nikita meminta bibi pengasuh menjaga Lovely di kamar, di kamar ada Anderew yang sedang bermain. Abed, Nikita, Brian, Amelia duduk dan makan malam bersama.
Abed: ada hal penting, bisa kita bisa bicara sebentar? (Menatap Amelia dan brian)
Amelia dan Brian saling menatap, merasa ada sesuatu hal penting.
Amelia: ada masalah apa?
Brian: katakan saja, jika kami bisa bantu pasti kami akan bantu.
Abed: (memberikan sebuah dokumen pada Brian) bacalah, banyak keuntungan yang aku dapat. Tapi aku masih ragu, sepertinya ada sesuatu yang mengganjal dihatiku.
Brian menerima dan membuka dokumen, Amelia mnegintip. Matanya melebar, Amelia dan Brian saling menatap.
Brian: kamu sudah terima kontrak ini?
Abed: belum, aku ragu.
Amelia: saranku tolak saja. Kamu akan dspat keuntungan di awal dan akan rugi di akhir. Perusahaan ini parasit, dia akan menggerogoti koneksimu.
Brian: tunggu.. ada yang aneh sayang, Axis ada masalah, Abed pun mau dijebak. Pasti dalang di balik ini semua adalah orang yang sama.
Amelia : (berfikir) bener juga, ini sangat menarik.
Abed: Axis juga ada masalah?
Amelia: ya, ada penyusup. Sudah aku urus, untuk Saat ini Axis aman.
Abed: tidak, kamu tentu tau. Aku sudah tidak berhubungan dengan dunia luar.
Amelia: orang ini sungguh banyak akal, tujuan orang ini ingin keluarga kita hancur. Siapa? Membuatku kesal..
Abed: mungkinlah ada orang yang membenci kita?
Brian: begini saja, lakukan kesepakatan langsung. Ajak bertemu secara pribadi,
Abed: sudah, tapi dia menolak. Sekertarisnya mengbubungiku, atasannya sedang ada di luar negri.
Amelia: satu satunya cara, mendatangi langsung ke perusahaannya.
Brian: apa? Tidak! Itu terlalu beresiko.
Nikita: sudah, kita bahas lagi nanti. Sekarang ayo makan dulu.
Abed: benar, makan dulu baru pikirkan lagi.
Brian mengambilkan makanan untuk Amelia. Amelia tersenyum dan memakan makanan di piringnya. Amelia melihat Nikita dan Abed. Abed begitu perhatian pada Nikita, begitu juga sebaliknya. Senyum Amelia mengembang.
Amelia: aku iri pada kalian, romantis sekali..
Nikita: jangan menggoda, bukankah kalian juga seperti kami.
Amelia tertawa, diikuti Nikita Abed dan Brian. Mereka melanjutakan makan malam, dan sesekali berbincang santai. Usai makan malam Brian, Amelia, Abed dan Nikita kembali berdiskusi. Sesekali mereka bercanda dan tertawa bersama memecah suasana yang mencengkaram. Malam semakin larut, Brian dan Amelia berpamitan untuk pulang. Lovely sudah tertidur dalam pelukan Brian.
Brian dan Amelia duduk berdampingan di sofa, menikmati susu hangat. Brian memeluk erat Amelia.
Amelia: untuk saat ini, kita hanya bisa memantau keadaan. Menunggu musuh bergerak.
Brian: ya, kita tidak boleh gegabah atau melakukan kesalahan.
Amelia: aku semakin penasaran dengan siapa kali ini kita berhadapan. Dia kuat, pintar dan cerdik. Meski aku berhasil menghindar, pasti ada kemungkinan dia akan menyerang lagi.
Brian: itu pasti.. \(menatap Amelia\) apa kamu lelah?
__ADS_1
Amelia: sangat lelah. Tapi aku selalu semangat karena ada kamu. Thankyou Brian..
Brian: \(mencium lembut kening Amelia\) kita akan selalu bersama sayang, apapun dan bagaimana pun jalan yang ada di depan kita. Kita akan lewati semua itu bersama.
Amelia: kamu tau, aku tidak pernah mengira jika aku bisa mendapatkan suami sepertimu. Pria baik dan bertanggung jawab pada keluarga.
Brian: begitu juga dengan ku, siapa sangka jodohku jauh di Amerika. \(Tersenyum\)
Amelia: kamu tidak menyesalkan Brian? Kamu sudah meninggalkan negaramu demi hidup bersamaku disini.
Brian: aku tidan akan pernah menyesal Amelia. Ini adalah keputusanku dari awal. Keputusanku untuk ikut bersamamu.
Amelia: boleh aku bertanya?
Brian: apa? Apa yang ingin kamu tanyakan?
Amelia: kamu hanya bercerita sedikit tentang hidupmu padaku, sekarang aku mau dengar seluruh kisah hidupmu. Aku ingin mengenang kisah masa kecilku juga.
Brian: oke aku akan ceritakan.. \(Brian bersandar, Amelia merebahkan kepalanya kedada Brian\) aku harus mulai dari mana?
Amelia: hmm.. dari mana saja, yang terpenting aku ingin kamu menceritakan semuanya. Aku akan dengarkan..
Brian: hmmm.. dari mana ya.. ah, baiklah. Aku akan ceritakan dari keluargaku dulu.
Brian mulai bercerita..
..
..
..
..
..
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan setia menanti update novel saya..
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar ya..
Beri tip juga boleh..
😉😘..
Buat kalian yang ingin bergabung grup FB/WA silahkan.
Mau follow ig saya juga boleh.
ig: dea\_anggie
Line id: dea\_anggie
Grup fb: Lelaki Bayaran Amelia
Bye bye..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
😊 sampai bertemu di next episode..
Salam hangat,
__ADS_1
"Dea Anggie"