
Flip dan Felix baru selesai mengurus semuanya, Flip dan Felix pergi ke rumah sakit.
Diperjalanan, Flip kembali mengingat kejadian di masa lalu, sehingga membuatnya melamun. Felix melihat Flip melamun, membangunkan Flip dari lamunan.
"Flip, ada apa nak? Kenapa kamu melamun?" Tanya Felix.
"Pa, ingat tidak kejadian tahun lalu. Kejadian dimana aku di dorong oleh bibi itu." Kata Flip lirih.
"Mmmhh, memangnya ada apa? Bukankah kejadian itu sudah berlalu?" Kata Felix, fokus mengemudi.
"Sepertinya bibi itu adalah mama dari Julian pa, aku pernah melihat foto bibi itu di rumah Julian." Flip menjelaskan.
"Benarkah? Hmm ini yang dinamakan sebuah takdir. Kita saling terikat, untuk saling membantu satu sama lain. Namun tidak bisa dipungkiri setelah kejadian itu mama mu menjadi trauma, sehingga kamu tidak diperbolehkan untuk bekerja dirumah sakit lagi. Hanya boleh melakukan penelitian di laboratorium. Mama mu sudah seperti orang yang tidak terkendali jika itu menyangkut orang- orang yang di kasihinya." Felix teringat masa lalu.
"Ingat saat papa sakit dan pingsan, mama sampai tidak makan dan minum seharian. Mama sangat mencemaskan keadaan papa, mama tidak menangis, namun aku tau mama begitu khawatir. Takut jika terjadi sesuatu pada papa. Mama terus berjalan mondar-mandir menunggu hasil pemeriksaan, semuanya lenyap setelah melihat papa sadar dan bangun. Mama langsung tersenyum, mm.. setelah melihat papa sadar, aku langsung di lupakan begitu saja." Flip menggoda Felix.
"Hei hei.. apa ini, kamu cemburu? Hahaha.. (Felix tertawa mengusap lembut kepala Felix) jadilah pria tangguh nak, seberat apa pun kamu mempunyai masalah kedepannya. Jangan mengikuti jejak papa, papa yang dahulu adalah papa yang buruk. Kamu jadilah pria baik-baik Flip.. papa mendidikmu dengan baik, sebisa papa membuatmu menjadi pria baik-baik, begitu juga mama mu yang selalu ingin kamu tumbuh menjadi pria baik dan penuh kasih seperti pamanmu Brian. (Felix meneteskan air mata) papa bersyukur mendapatkan mama di sisi papa, memilikimu sebagai putra papa. Mendapatkanmu juga penuh perjuangan nak, karena tubuh mama mu begitu lemah saat itu." Felix terdiam, menyeka air matanya.
"Papa dan mama begitu penting untukku, Flip menyayangi kalian papa dan mama." Suara Flip lirih, mata Flip berkaca-kaca.
Felix tersenyum, menepuk lembut bahu Flip. "Jangan bersedih nak, papa juga menyayangimu. Begitu juga mama, kami akan selalu menyayangimu."
Flip mengangguk dan tersenyum manis, menyeka air matanya.
Sesampainya di rumah sakit, Brian dan Felix bicara. Felix menjelaskan apa saja dan bagaimana perkembangan di kantor polisi. Flip bicara pada Andrew, malam itu Brian yang menjaga Andrew, Alex, Amelia dan Lovely kembali pulang ke rumah.
"Jadi Simon Jack akan di proses?" Tanya Brian.
"Kemungkinan terbesar iya, karena dia terlibat beberapa kasus lain." Jawab Felix.
"Ahh.. begitu rupannya, Simon Jack ini juga orang berbahaya ternyata." Brian mengangguk- angguk.
"Bukan kah semua orang berbahaya? Sepertimu juga, haha.. (Felix tertawa menggoda Brian) Brian.. apakah Julian dan nona itu pulang? Bagaimana pertemuannya dengan Andrew?" Felix penasaran.
"Semua baik, tidak ada yang tidak mungkin terjadi dalam hidup ini. Andrew dan Julian sudah saling bicara dan memaafkan. Akhir yang indah bukan?" Brian bersandar pada kursi dan menyilangkan tangan di dada.
"Syukurlah, aku ikut senang semuanya berakhir indah. Semua berkatmu juga Brian, thanks.." kata Felix, menepuk perlahan bahu Brian.
Didalam ruangan Flip bicara dengan Andrew, Flip menceritakan apa yang terjadi di kantor polisi. Flip bertanya pada Andrew, bagaimana berbincangan Andrew dengan Julian.
"Jadi begitu, Simon Jack pasti mendapat hukuman berat." Andrew berguman.
"Itulah kenapa kita harus berfikir berulang-ulang untuk setiap perbuatan kita. Jangan sampai menimbulkan masalah baru di masa depan hanya untuk menutupi masalah yang sekarang. Semua perbuatan yang kita lakukan akan ada akibatnya, entah perbuatan baik atau perbuatan buruk. Dan kamu juga tau, perbuatan baik sama dengan baik, dan buruk sama dengan buruk. Seperti hukum tabur tuai," Flip menjelaskan.
"Mmmhh kata-katamu begitu menusuk Flip, sepertinya kamu sudah cocok berdiri di altar dan menihkan sepasang pengantin. Kamu bisa menjadi orang sukses dimasa depan nanti," Andrew menggoda Flip.
Flip menggeleng, "tidak semudah itu saudaraku, banyak hal yang harus aku lakukan untuk bisa mencapai tahap seperti itu. Aku masih berada pada satu garis dasar dibanding mereka, oh ya Andrew apakah setelah ini kamu akan kembali ke Amerika? Apa kamu berencana menikahi Lovely?" Tanya Flip penasaran.
__ADS_1
"Hahaha.. apa maksudmu? Kamu tidak bisa melihat Lovely memberi jarak pada hubunganku dengannya? Mungkin dia masih enggan terlalu dekat denganku, aku bisa merasakan dia masih memikirkan kejadian itu. Semua memang salahku, tidak seharusnya aku menggila seperti itu. Aku menyesal, namun penyesalanku tidak ada gunanya lagi. Meski Lovely mengatakan sudah memaafkanku, aku masih merasa bersalah padanya." Andrew menceritakan isi hatinya.
"Ini memang tidak mudah Andrew, meski begitu jika kamu mempunyai ketulusan dan kasih sayang yang luar biasa maka kerjarlah cintamu. Aku tau Lovely juga menyimpan rasa padamu, yakin kan kembali hatinya, luluhkan kegelisahan dan rasa khawatirnya. Pastikan dia benar-benar melihat jika kamu berubah tidak hanya di mulut saja tetapi juga hatimu. (Flip menunjuk dada Andrew) semangat Andrew, aku mendukungmu kembali dengan Lovely. Kini saatnya kamu yang harus berjuang untuk mendapatkan nona Candra. Saatnya kamu yang berkorban, memangkas semua rasa egoismu, aku percaya kamu bisa lakukan itu semua. Karena kita semua ditakdirkan untuk saling melengkapi." Jelas Flip.
"Thanks Flip, berkatmu aku punya kepercayaan diri yang besar. Setelah aku sembuh, aku akan kembali mengejar cintaku. Aku sudah kehilanganya disaat kejadian itu kini aku tidak ingin kehilanganya lagi. Lalu, bagaimana denganmu?" Tanya Andrew, penasaran dengan hubungan percintaan Flip.
"Aku? Aku baik-baik saja, jika kamu penasaran dengan kisah cintaku maka lupakan. Kamu tidak akan pernah bisa mengerti Andrew, kisah cinta diantara dua dunia berbeda. Lebih sulit dihadapi dibandingkan percintaan yang sedang dialami pasangan lain. Ya begitulah.." Flip ragu-ragu untuk melanjutkan ceritanya.
"Tunggu, dua dunia? Maksudmu sesuatu yang tidak terlihat? Jangan-jangan kamu dan Naomi, kalian saling menyukai?" Tanya Andrew kaget.
Flip hanya tersenyum, "bagaimana bisa? Apa kamu sungguh-sungguh Flip? Naomi dan kamu berbeda Flip, apakah kamu sudah menyakinkan hatimu? Aku bicara seperti ini bukan untuk menentang kalian, aku hanya kaget, tidak menyangka saja semua akan seperti ini. Cinta dua dunia? Ini unik Flip.." Andrew tersenyum pada Flip.
"Iya, sangat unik. Entah apa yang akan terjadi. Aku hanya bisa berserah pada takdir, apa papa, mama dan adikmu datang?" Tanya Flip lagi.
"Ya mereka datang, mereka datang dalam mimpiku siang tadi, mama ku berpesan agar aku tidak msngulangi perbuatan ku lagi. Papa ku memintaku untuk menurut pada mama Ha Na, dan menjaga adik-adikku. Begitu juga Naomi berpesan aku harus memperjuangkan cintaku, memperjuangan Lovely. Kenapa bertanya padaku? Kamu tidak bertemu Naomi?" Tanya Andrew, menatap Flip.
Flip menggeleng, "dia sudah pergi Andrew, entah kemana. Aku berharap Naomi diberi kesempatan untuk lahir kembali, jika kita mempunyai ikatan takdir maka kita akan bertemu lagi. Cepat atau lambat, ahh.. sudahlah, ini sudah sangat larut. Mama ku sudah pasti gelisah menunggu ku dan papa ku pulang. Kamu istirahatlah, jika besok ada waktu aku akan datang lagi. Cepat sembuh Andrew." Ucap Flip dengan suara lirih.
"Thanks Flip, hati-hati dijalan, sampaikan salam ku pada mama mu." Jawab Andrew.
"Ya, pasti aku sampaikan, bye Andrew.." Flip pergi meninggalkan Andrew.
Flip berjalan mendekati pintu, membuka pintu dan keluar lalu menutup pintu kembali. Flip berjalan menghampiri papa dan pamannya.
"Pa, sudah malam. Lebih baik kita pulang, mama pasti sudah menunggu." Kata Flip pada papanya.
"Kamu benar nak, Brian.. (Felix menatap Brian) aku dan anak ku harus pulang, jika tidak maka Mely tidak akan bisa tidur. Mely pasti akan terus menunggu kami kembali." Kata Felix.
"Pulanglah Kalian, hati-hati di jalan. Sampaikan salam paman pada mama mu Flip. Jika ada waktu ajak mama mu bertemu paman, selagi paman ada di Inggris kita harus sering bertemu." Kata Brian.
"Ahh begitu, baiklah-baiklah paman mengerti. Semangat lah Flip! Jangan pernah menyerah dan pasrah pada keadaan, kitalah yang seharusnya mengendalikan keadaan. Jangan sia-siakan kemampuanmu, jika bisa di gunakan untuk membantu ya gunakan saja. Jangan gunakan untuk melukai orang tanpa sebab. Hanya itu pesan yang bisa paman berikan, selebihnya keputusan ada ditanganmu." Brian mengacak pelan rambut Flip.
"Iya paman, aku mengerti. Terima kasih untuk nasuhat paman." Jawab Flip.
"Aku berharap anak ku bisa menjadi orsng seperti mu Brian, banyak melakukan kebaikam dan suka menolong sesama tanpa pamrih." Kata Felix.
"Semua berasal dari kita masing -masing Felix. Dan juga kepercayaan, jika hatimu percaya maka percayai, jika tidak maka lupakan. Aku tidak pernah memaksa siapa pun untuk mengikuti jejak ku, buatlah jejak mu sendiri agar terlihat oleh orang lain, jika mengikuti jejak ku bukankah hanya akan terlihat jejak ku saja? Meski ada jejak mu juga di dalamnya?" Brian menepuk punggung Felix perlahan.
Felix dan Flip pergi meninggalkan Brian, Felix dan Flip pergi untuk kembali pulang. Brian masih diam, Brian duduk kembali di kursi dan bersandar. Brian melipat tangan di dada dan melihat-lihat sekitar ruangan.
@@@@@... @@@@@...
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
__ADS_1
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan
(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Suami Pengganti
•Pangeran Vampir
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)
•Vampir "Sang Abadi"
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
•Cinta Lama Yang Datang Kembali
•Mommy And Daddy (CLYDK2)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•Perfect Father
•Kamu Dan Aku
•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
__ADS_1
Salam hangat,
"Dea Anggie"