Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 173


__ADS_3

Karena lelah lovely tidak jadi menghubungi siapapun. Lovely terlelap tidur di sofa. Julian mengetuk kamar Lovely namun tidak ada jawaban, Julian membuka pintu dan masuk. Julian membawa sebuah nampan berisi sarapan untuk Lovely. Julian menutup pintu dan berjalan mendekati sofa. Julian terkejut melihat Lovely yang terlelap tidur di sofa.


Julian meletakan nampan berisi sarapan Lovely di meja dan berjalan cepat mengambil selimut di lemari. Julian mengeluarkan selimut dan membawa selimut mendekati Lovely. Julian menyelimuti Lovely sampai menutupi setengah wajah Lovely.


"Wanita ini, bagaimana bisa tidur seperti ini. Tidak tahukah jika udara sangat dingin saat ini?" Batin Julian.


Julian berdiri dan terus menatap kearah Lovely. Julian merapikan sedikit rambut Lovely, Julian jongkok dan mendekat melihat dengan dekat wajah Lovely.


"Kamu sangat cantik Love, meski wajahmu lebab pun kamu tidak terlihat jelek sedikitpun. Hah.. (menunduk karena malu) sepertinya aku gila, bagaimana bisa aku menyukaimu yang jelas-jelas menyukai pria lain." Batin Julian, Julian berdiri dan berbalik.


Lovely terbangun dan membuka mata. Lovely meliahat seseorang di hadapannga, tangannya kuar mencengkram selimut. Lovely bangun dan tersadar jika dirinya tidak lagi ada di rumah Andrew, melainkan ada di rumah Julian.


Julian mendengar sesuatu, berbalik dan melihat Lovely sudah terbangun dari tidurnya. Julian tersenyum lebar dan menyapa Lovely.


"Hai Love, selamat pagi." Sapa Julian ramah.


"Hai Julian, selamat pagi. Terimakasih sudah mengijinkanku tinggal, maaf alu belum pakai teleponmu. Akan aku pakai sekarang untuk menghubungi sepupuku." Lovely tersenyum cantik dan meraih telepon yang ada di meja.


"Pakailah Love, kamu bisa hubungi keluargamu jika kamu mau. Hubungi keluargamu yang ada di sini jika mereka tidak bisa menjemputmu maka aku akan mengantarmu ke rumah bibi dan pamaanmu itu." Ucap Julian


"Tidak perlu repot mengantarku Julian, aku akan hubungi sepupuku sekarang. Aku akan minta dia menjemputku." Jawab Lovely dengan senyum cantik.


"Ah.. baiklah, terserah saja. Cepat hubungi sepupumu dan makan sarapanmu. Kamu tidur tidak memakai selimut, aku khawatir kamu akan deman." Ucap Julian.


Julian duduk di sofa di hadapan Lovely. Matanya terus menatap ke arah Lovely, mengagumi kecantikan Lovely.


Lovely mengingat-ingat nomor telepon Flip. Mulutnya bergerak perlahan menyebut angka-angka nomor ponsel Flip.


"Untung saja aku mempunyai ingatan yang tajam dan aku mengingat beberapa nomor ponsel milik keluargaku." Batin Lovely, Lovely menghubungi nomor ponsel Flip.


Tut..


Tut..


Tut..


Suara nada di telepon menandakan panggilan yang tersambung. Lovely menggigit bibir bawahnya merasa cemas, panggilannya tidak kunjung mendapat jawaban.


"Hallo" jawaban dari Flip.


Lovely tersenyum dan kembali bersemangat, "Hallo, Flip?" Tanya Lovely.


"Love? Ini kamu? Lovely?" Flip kembali bertanya, rasa senang bercampur cemas menjadi satu.


"Ya ini aku, tolong aku. Bisa kamu menjemputku di suatu tempat Flip? Aku sedang berada di rumah seseorang, aku ada di ..... (menatap Julian, Julian tersenyum berdiri dan berjalan mendekati Lovely, Julian berbisik di telinga Lovely menyrbutkan alamat rumahnya) aku ada di... ***** (menyebutkan alamat rumah Julian) bisakah kamu datang Flip?" Lovely sangat berharap Flip bisa datang menjemputnya.


"Tentu saja, aku memang sengaja mencarimu Love. Ada hal penting juga yang ingin aku bicarakan padamu." Jawab Flip.


"Terimakasih Flip, aku akan menunggumu. Jangan katakan pada siapapun aku menghububgimu, oke? Jika papa, mama atau Alex menghubungimu katakan saja aku sedang bersamamu dan baik-baik saja. Kamu mengerti maksudku Flip?" Loveky meyakinkan Flip.


"Haihh.. iya, aku mengerti maksudmu. Jaga dirimu aku akan segera menjemputmu, aku akan bersiap. Sampai bertemu Love, bye." Flip mengakhiri panggilan dari Lovely.


Lovely tersenyum, meletakan telepon di meja. Julian melipat tangan di dada dan hanya diam menatap Lovely.


"Thanks Julian. Sepupuku akan datang menjemputku, kamu tidak perlu repot mengantarku. Apa yang kamu berikan sudah lebih dari cukup, maafkan aku yang masih belum bisa membalas kebaikanmu." Kata Lovely menatap Julian.


"Hei, tidak perlu sungkan seperti itu. Aku tulus membantu tidak inginkan imbalan Love. Apakah rencanamu?" Tanya Julian.


"Aku akan tinggal sementara dengan sepupuku." Jawab Lovely.


"Love? Boleh aku bertanya?" Julian sebenarnya ragu, namun jika tidak bertanya dia akan semakin penasaran.


"Ya tanyakan saja, ada apa Julian?" Lovely memakan sarapannya.


"Apakah kamu pernah pergi ke sebuah restorant dan kamu mengalami sebuah kecelakaan kecil? Di tabrak oleh seorang pelayan yang membawa pasokan bahan makanan? Maaf jika menayakan hal yang aneh, karena aku yakin wanita itu kamu Love." Julian akhirnya bicara tanpa ragu, Julian hanya ingin menyakinkan jika Lovely lah wanita yang dia temui saat itu. Karena perasaan Julian mengatakan demikian.


Lovely terdiam kembali mengingat beberapa kejadian. Lovely tetingat akan kejadian yang tidak mengenakan dimana tangannya terluka karena ditabrak keranjang yang membawa bahan dan disaat itu ada seorang pria yang menolongnya. Lovely mengerutkan keningnya, Lovely menatap Julian.


"Kamu kah pria asing saat itu Julian? Pria yang menolongku dan menawarkan bantuan? Itu sungguh kamu? Lovely seakan tidak percaya jika takdir mempertemukannya kembali dengan pria yang menolongnya.

__ADS_1


"Ya itu aku. Saat itu aku dan papaku sedang menghadiri dua pesta pesta lelang dan bazar amal. Aku juga melihatmu di pesta bazar amal, aku ingij menyapamu namun aku melihat seorang pria datang menghampirimu dan kalian pergi." Jelas Julian.


"Kamu sudah dua kali menolongku Julian. Aku berhutang padamu, aku pasti akan membalas kebaikanmu meski tidak bisa membalasnya sekarang." Kata Lovely.


"Ya, aku akan menunggu saat itu. Cepat habiskan makananmu dan bersiap, aku tidak ingin sepupu mengira aku orang yang buruk karena tidak mempedulikanmu. Aku sudah siapkan pakaian ganti untukmu, nanti pelayanku akan mengantar. Aku keluar dulu Love, ada pekerja yang datang." Kata Julian.


"Hmm.. pergilah, selesaikan urusanmu. Aku baik-baik saja." Lovely tersenyum cantik.


Julian tersenyum dan pergi meninggalkan kamar Lovely. Lovely merasa sesuatu pada Julian meski terlihat baik dan ramah namun Lovely merasa masih ada yang mengganjal di hatinya. Yang membuatnya ragu dan gelisah, seakan ada sesuatu yang menahannya untuk tidak telalu percaya pada Julian dan tidaka terlalu dekat.


Lovely menggeleng, "astaga kenapa aku harus berprasangka buruk pada Julian? Bukankah dia orang baik, dia bahkan sudah dua kali menolongku. Ditambah kita tidak saling mengenal, bukankah itu sudah membuktikan jika Julian orang yang baik?" Batin Lovely yang masih penasaran dan bertanya-tanya pada hatinya.


♡♡♡♡♡


Flip merasakan sesutu yang aneh, hatinya tidak tenang. Meski sudah menerima panggilan dari Lovely tetap saja Flip merasakan sesuatu. Flip keluar dari kamar mandi dan melihat Naomi yang duduk di tepi ranjang, Naomi berdiri dan menatap Flip dengan deraian air mata.


Flip mendekati Naomi, menatap Naomi. "Ada apa? Apa kakakmu sudah bangu?" Tanya Flip pada Naomi.


"Belum, kakakku masih tidur. Apakah dia akan baik-baik saja?" Tanya Naomi.


"Apa maksudmu? Aku pastikan dia akan baik-baik saja. Aku tidak akan membunuhnya Naomi, meski dia melukai dan menyakiti saudariku. Lebih baik aku menyeretnya keluar dari jurang kelam meski harus mempertaruhkan nyawaku. Aku Flip, tidak akan pernah menyakiti orang lain meski orang itu berniat membunuhku atau melenyapkanku. Aku hanya menyuntikan obat penennag saja, kamu tau kan apa yang terjadi pada kakakmu? Hatinya di butakan oleh dendam, begitu juga pikirannya. Sehingga beberapa menyukainya dan mengikutinya, merasukinya mempengaruhi pemirannya untuk selalu melakukan hal jahat." Jelas Flip.


"Aku tidak mengatakan jika kamu seorang pembunuh. Aku hanya bertanya apakah kakaku baik-baik saja? Kamu selalu salah paham padaku, aku kesal padamu." Naomi sedih, memanggutkan bibirnya dan berbalik. Tidak ingin melihat Flip.


Flip menghela nafas, "hantu nakal, selalu saja membuatku tidak berdaya." Flip memeluk Naomi dari belakang. Naomi terkejut, wajahnya yang murung berubah menjadi senang


"Flip.. apa yang kamu lakukan?" Tanya Naomi.


"Memelukamu.." jawab Flip.


"Kenapa kamu memelukku?" Tanya Naomi ingin tau apa alasan Flip.


"Karena aku ingin, dan aku suka. Hmm maksudku aku suka saat bersamamu dan kamu ada untuk menjadi temanku." Flip bicara berbelit dan terbata-bata. Wajah Flip memerah, Flip benar-benar merasa malu karena pertanyaan Naomi.


Naomi melepaskan tangan Flip dan berbalik menatap Flip. Naomi meraba wajah Flip, "Flip.. suatu saat jika aku pergi, aku harap kamu akan selalu ingat padaku. Karena aku juga akan selalu mengingatmu. Walaupun aku datang dan kembali di kehidupan selanjutnya aku akan selalu mengingatmu. Aku berharap kita bisa bertemu lagi. Aku.. " kata-kata Naomi terputus karena Flip.


Flip mendekat dan mencium Naomi, Flip menutup matanya. Jantungnya berdebar saat bibirnya bersentuhan dengan bibir Naomi.


Flip melepas ciuman dan membuka mata, Flip memeluk Naomi. Mengusap rambut Naomi.


"Jangan banyak bicara hantu nakal! Aku atau aku akan memusnahkanmu." Kata-kata yang selalu dan sering di ucapkan Flip dikala hatinya kesal karena tinggah laku dan ucapan Naomi.


Naomi tersenyum, membenamkan kepalanya di dada Flip. Naomi meraba dada Flip yang terbuka karena tidak mengenakam pakaian.


"Flip?" Tanya Naomi.


"Hmm" jawab Flip.


"Aku menyukaimu, bolehkah aku menyukaimu Flip?" Tanya Naomi ragu, karena perbedaan membuat Naomi ragu mengatakan apa yang selama ini dipendamnya.


Flip melepas pelukan dan menatap Flip. " jika kamu menyukaiku, berjanjilah selamanya kamu akan selalu berada di sisiku. Dan jangan bersembunyi disaat aku sedang ada di keramaian. Aku tidak masalah jika orang menilaiku aneh, bukankah kita masih bisa bicara dengan ini?" Flip memegang tangan Naomi dan meletakan tangan Naomi di dadanya.


Deg...


Deg..


Deg..


Suara detak jantung Flip yang semakin lama semakin kencang.


"Jantungmu berdebar?" Ucap Naomi tersenyum lebar. Naomi menatap Flip, melihat wajah Flip yang merah seperti udang rebus.


"Hmmm.. sudah cukup menatapku. Jangan menatapku lagi." Ucap Flip memalingkan wajah.


Naomi mendekat dan menciun kilas pipi Flip, Naomi kembali memeluk Flip.


"Terimakasih Flip, kamu mau menerimakau juga menolongku. Bersamamu meski kamu selalu acuh aku tau kamu memiliki hati yang lembut dan baik. " suara lembut Naomi di telinga Flip.


"Bisa kamu melepasku? Aku harus segera menjemput Lovely. (Naomi dengan cepat melepas pelukannya) Naomi dengar, pergilah ke tempat kakakmu. Saat dia bangun muncullah di hadapannya dan bujuk kakakmu untuk kembali ke jalan yang benar. Kamu juga harus berusaha, aku harus mengurus Lovely lebih dulu." Jelas Flip.

__ADS_1


Flip ingin agar Naomi menampakkan diri di hadapan Andrew dan bicara pada Andrew. Flip tau jika selama ini Naomi selalu menahan untuk bertemu Andrew, karena takut diusir seperti kebanyakan orang yang di temui oleh Naomi. Termasuk dirinya dulu yang selalu mengusir Naomi dan acuh pada Naomi, selalu kesal dan marah pada Naomi.


"Baiklah, aku akan coba." Jawab Naomi.


"Jangan takut, jika kamu diusir kamu bisa muncul lagi. Sepeti saat aku mengusirmu bukankah kamu selalu gigih menggangguku dan muncul?" Kata Flip.


Naomi kembali tersenyum mengenang saat-saat dimana Naomi selalu membuat Flip kesal dan jengkel. Namun Naomi tidak menyerah, tetap berikeras dan semangat mendekati Flip.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON 3


•Perfect Father


•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,

__ADS_1


"Dea Anggie"


__ADS_2