Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
Lelaki Bayaran Amelia 33


__ADS_3

Brian, Amelia dan Lovely sedang sarapan di meja makan. Mereka memutar terlevisi menantikan berita mengenai David. Di media cetak sudah tertulis jika David adalah perebut istri juniornya. Berita sudah menyebar di seluruh Amerika. Beberapa orang mulai meneror Brian lewat surat, panggilan dan pesan.


Amelia: bagaimana ini Brian? Apakah kita akan terancam?


Brian: tenang saja. Mereka pasti orang orang David. Aku sudah menghubungi kepala kepolisian untuk mengirim bantuan di kantor dan di rumah. Jangan cemas sayanng.


Brian memangku Lovely dan bercanda dengan Lovely. Ponsel Brian bedering, panggilan dari Boby. Brian menerima panggilan dan mengaktifkan pengeras suara.


Brian: Boby ada apa?


Boby: tuan.. ada banyak penawaran kontrak kerja. Kita harus apa?


Brian: kumpulkan saja dulu, jika aku sudah masuk kantor aku akan lihat. Bagaimana pasar saham.


Boby: kita berhasil membeli 65% saham Harisson. Sisanya masih menunggu.


Brian: bagus boby, lakukan sesuai rencana. Lebih cepat lebih baik.


Boby: saya mengerti tuan. (Mengakhiri panggilan)


Amelia: sayang ada apa?


Brian: banyak perusahaan mau bekerjasama. Diluar dugaanku, Axis tidak terpengaruh berita. Jika benar, saham Axis akan meroket.


Amelia: apa kita sangat kejam pada David?


Brian: tidak sayang, aku tidak setega itu ingin menyakiti orang lain. Nanti juga kembali. Tunggu sampai dia menyerah dan memohon ampun.


Abed dan Nikita datang. Abed kaget melihat Brian, Amelia dan Lovely sedang asik sarapan dan masih terlihat baik baik saja.


Abed: kalian baik baik saja?


Amelia: hai, selamat pagi.. (tersenyum)


Brian: kami baik Abed, ada apa?


Nikita: yang di berita? Kalian bertengkar?


Amelia: bagus kan? Kami sudah seperti artis.


Abed: tunggu dulu, kalian bersandiwara?


Brian: duduklah, aku akan ceritakan. Jangan tegang seperti itu.


Abed dan Nikita duduk. Brian dengan tenang menceritankan semuanya kepada Abed dan Nikita.


..


..


..


..


..


Brian: begitulah ceritanya.


Abed: jadi begitu. Aku lega aku kira kalian bertengkar karena ada orang ketiga.


Nikita: aku juga sempat khawatir pada kalian.


Amelia: kami baik baik saja. Terimakasih sudah perhatian.


"Jadi kamu cuma ingin memanfaatkanmu Brian?"


Semua terdiam, melihat arah suara. Mata Amelia dan Brian melebar. Angela datang dengan membawa sebuah dokumen. Angela berjalan perlahan mendekati Brian, Brian berdiri dari duduknya. Brian menggendong Lovely, Lovely tertawa melihat Angela. Angela tersenyum melihat Lovely yang sangat lucu dan menggemaskan.


Angela: (meletakan dimeja) ini adalah profil para pendukung David. Ada berita kacau seperti ini kamu harus hati hati. Pendukungnya pasti akan mengincarmu.


Brian: itu sudah terjadi. Aku tidak takut pada mereka, aku akan hadapi mereka.


Angela: baiklah, aku hanya bisa membantumu ini saja. Selebihnya kamu urus sendiri. Aku tidak ingin ikut campur masalahmu. Aku juga akan pulang ke Inggris.


Amelia: kamu dan David berasal dari negara yang sama?


Angela: ya.. kami teman SMA. Saat SMA aku sudah tinggal di Amerika. Apakah kamu Amelia? Istri Brian?


Amelia: iya, hallo Angela senang bertemu denganmu.


Angela: aku juga. (Melihat Lovely) hallo sayang cantik.. (menempelkan hidungnya pada hidung Lovely, Lovely terkekeh)

__ADS_1


Brian: anakku menyukaimu Angela.


Angela: dia mirip sepertimu Brian, suka tertawa dan sangat manis. Kecantikannya menurun dari mamanya.


Amelia: terimakasih, duduklah. Ayo sarapan bersama kami.


Angela: bolehkah?


Amelia: tentu boleh. Silahkan. (Tersenyum ramah)


Angela menarik kursi dan duduk. Amelia menatap Angela.


Amelia: Angela maaf, aku tidak bermaksud jahat padamu. Aku hanya ingin melindungi suamiku.


Angela: hahaha.. (tertawa) tidak masalah. Aku taku Brian adalah orang yang setia. Akulah yang salah memaksa dan mengancamnya.


Amelia: kamu tau dari awal jika Brian hanya akting?


Angela: tentu saja. Ingat saat aku mengancam ingin menemui anak istrimu Brian. Kamu langsung setuju. Aku tahu, kamu tidak ingin Amelia sakit hati dan kecewa kepadamu kan?


Brian: iya.. kamu benar.


Angela: maaf ya, aku terlalu bernafsu. Haha.. (tertawa, menatap Amelia) maaf Amelia, aku gemas pada Brian. Jadi mencuri ciumannya.


Amelia: iya, aku mengerti. Memang sulit melupakan cinta pertama.


Angela: kamu benar. Oh iya, kamu tahu pemakaman pusat kota?


Amelia: tau, kebetulan hr ini aku ingin mengunjungi seseorang disana.


Angela: kebetulan sekali. Ayo kita pergi bersama.


Amelia: ide bagus. Perkenalkan, mereka yang ada di hadapanmu adalah saudaraku. Abed dan istrinya Nikita.


Angela: (melihat Abed dan nikita) hallo..


Abed: hai Angela.


Nikita: hallo Angela.


Amelia: makanlah roti isi ini Angela, setelah makan kita bisa kepemakaman. (Tersenyum)


Brian: (menyuapi Lovely) kamu mencari siapa di pemakaman pusat kota?


Angela: makam adikku.


Brian: ah begitu. Makanlah dahulu, aku alan antar kalian.


Amelia memberikan roti isi pada Abed dan Nikita. Mereka semua berkumpul dan sarapan bersama.


♡♡♡♡♡


Pemakaman..


Amelia dan Angela berjalan berdampingan. Brian menggendong Lovely dan mengikuti di belakang.


Amelia: siapa nama adikmu, aku bantu cari. Aku juga akan ikut bersamamu.


Angela: Daniel Biers.


Amelia terdiam, langkahnya terhenti. Angela menghentikan langkahnya dan menatap Amelia. Angela merasa bingung, Angela mendekati Amelia.


Angela: ada apa Amelia?


Amelia: kamu kakak Daniel?


Angela: kamu mengenal adikku?


Amelia: aku mantan kekasih Daniel, saat ke Inggris aku tidak bertemu denganmu.


Angela: oh jadi kamu Amelia Putri? (Tersenyum, Amelia mengangguk)


Amelia: kakak Angela, maaf..


Angela tersenyum memeluk Amelia. Angela mengusap punggung Amelia dengan lembut.


Angela: maafkan aku juga Amelia. Maaf..


Amelia: (melepas pelukan) ayo.. aku akan tunjukan jalan dimana makan Daniel.


Amelia dan Angela bergandengan tangan. Brian tersenyum melihat Angela dan Amelia jalan bersama. Mereka akur.

__ADS_1


(Dalam hati Brian)


Tidak disangka, Angela adalah kakak Daniel. Takdir Tuhan siapa yang tahu.


Mereka tiba di makam Daniel. Angela melepas kacamata Hitamnya dan langsung bersimpuh di depan batu nisan adiknya. Angela menangis keras. Amelia mundur beberapa langkah, memberi jarak agar Angela bisa melepas rindu pada Daniel. Brian merangkul Amelia erat. Amelia dan Brian saling menatap dan tersenyum.


Angela menunduk dan terus menangis, mengingat kembali kenangan masa lalu mereka saat masih bersama. Angela terlihat sangat sedih, air matanya bercucuran.


Angela: maaf Dan, maafkan kakak. Andai kakak tidak membangkang pada papa dan mama, kakak tidak perlu ke ke Amerika. Dan kamu tidak perlu mencariku. Maaf Daniel, maaf..


Hiks..


Hiks..


Hiks..


Amelia merangkul erat pinggang Brian menyandarkan kepalany ke dada Brian. Tanpa sadar air matanya kembali berlinang. Amelia tersenyum menatap foto Daniel.


(Dalam hati Amelia)


Hai Dan..


Aku datang, aku membawa Brian dan anak kami Lovely.


Aku juga membawa kakakmu kembali.


Apa kamu bahagia? Tenanglah di alammu Daniel.


Aku akan selalu mendoakanmu.


(Dalam hari Brian)


Selamat Daniel, kakakmu akhirnya datang menemuimu. Aku harap kamu bahagia di alammu.


Suasana haru menyelimuti pemakanan. Amelia berniat mengajak Angela kembali, namun Angela menolak dan masih ingin tetap tinggal.


Angela: Amelia, Brian, sekali lagi aku minta maaf ya.. terimakasih sudah mau berbesar hati padaku. Aku menyesal dan malu untuk apa yang aku lakukan padamu Brian.


Brian: tidak apa apa Angela, maafkan aku juga sudah menyakiti hatimu.


Amelia: aku juga minta maaf.


Angela: kita impas ya, tidak ada hutang. (Tersenyum)


Brian, Amelia: iya.. (kompak menjawab)


Angela: pulanglah, kalian. Aku masih ingin disini. Besok aku akan pulang ke Inggris.


Brian: hati hati Angela.


Amelia: sampai jumpa Angela, titip salam pada paman dan bibi.


Angela: oke, bye bye.. (mencium Lovely) bye cantik, bibi akan merindukanmu sayang.


Brian dan Amelia kembali, pergi meninggalkan Angela seorang diri. Brian dan Amelia berjalan berdampingan dan bergandeng tangan. Mereka saling memandang dan tersenyum satu sama lain.


Hallo semua..


Terimaksih, sudah singgah dan membaca karya saya.


Jangan lupa like, ☆ dan isi kolom komentar ya..


Mohon maaf, tidak bisa balas komentar satu persatu, di episode episode sebelumnya..


Saya sangat menghargai dan berterimakasih sekali untuk kalian yang setia dengan novel saya, semoga kedepannya saya bisa lebih oke lagi dengan hasil yang memuaskan para pembaca..


Jangan lupa mampir ke novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan(End)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


Jangan lupa like, ☆ dan isi kolom komentar ya..


Bye.. bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2