
Brian mendapat informasi dari Thomas mengenai keluarga Jeff. Brian tanpa banyak bicara pergi menuju tempat keluarga Jeff. Sesuai alamat yang dikirm oleh Thomas.
Lely membantu Mely mencari lokasi yang cocok untuk butik. Mereka di dampingi Boby, kerena Boby bertugas mengawal Lely dan Mely. Mereka berjalan berkeliling, dan akhirnya menemukan sebuah tempat yang bagus dan cocok. Mely terkesan dan sangat senang.
Boby: (menatap Mely) apa kamu suka Mely? Bagaimana menurutmu? Kamu bisa dekorasi sendiri jika kurang puas.
Mely: tidak kak, aku suka. Aku hanya perlu memberi sedikit hiasan saja. Aku senang sekali, warna putih ini warna favoritku. (Tersenyum)
Boby: baguslah, kamu bisa mulai memindahkan barangmu besok. Soal pegawai aku juga sudah siapkan beberapa orang.
Mely: kak Boby, thankyou.. kamu yang terbaik.
Lely: semangat sayang, (menatap Mely) kakak pasti merindukanmu saat kembali ke Jakarta.
Boby: ahemm.. hari kembali masih lama, jangan bersedih. Ayo kita pergi menyelesaikan kesepakatan akhir.
Lely: baiklah..
Boby, Lely dan Mely berjalan perlahan menyusuri jalan dan masuk dalam sebuah gedung. Seseorang menyambut kedatangan Boby, Lely dan Mely.
"Hallo tuan Arlen selamat datang, kami sudah menantikan anda"
Boby: hallo tuan, maaf kami baru saja melihat tempat yang sudah saya pesan.
"Tidak masalah tuan, mari silahkan masuk kedalam tuangan saya dan duduk. Kita bisa bicara didalam"
Boby mengikuti pria didepannya, begitu juga Lely dan Mely. Mereka masuk dalam ruangan dan duduk di sofa.
Boby: berikan harga terbaikmu tuan, kami akan bayar lunas. Adik ku sudah sangat menyukai tempatmu.
"Tenang saja, pasti akan aku beri harga terbaik. Karena saya sudah banyak terbantu oleh anda"
Pria tersebut memberikan berkas dokumen kepada Boby dan meminta Boby melihatnya dengan teliti. Boby menerima dan membuka dokumen dokumen ditangannya. Lely mengintip dan ikut melihat isi dokumen. Boby dan Lely saling memandang dan tersenyum.
Boby mengambil pena diatas meja dan menandatangani dokumen.
Boby: saya setuju, harga yang anda berikan sangat memuaskan.
"Sama sama tuan, anda tidak perlu sungkan pada jika membutuhkam bantuan saya. Dan ya, bagaimana saya memanggil anda ber dua nona nona cantik?"
Lely: hai, saya Lely Aurora Candra panggil saja Lely.
Mely: saya Mely Auren Candra, panggil saja Mely.
"Hallo, saya Cristian Burry. Senang bertemu kalian Lely dan Mely"
Mely: kami juga Cris..
Lely: senang bertemu denganmu juga.
__ADS_1
Cristian, Boby, Lely dan Mely berbincang banyak hal. Mely mengutarakan keinginnanya kepada Cristian. Cristian mengangguk dan mendukung keinginan Mely.
Cristian: semoga sukses nona Mely. Jika perlu bantuan jangan sungkan pada kami. Aku dan istriku Hanah akan membantu. Jika aku tidak ada, maka akan ada istriku disini. Boby memberikan selembar cek tanda bukti pembayaran. Dan diterima oleh Cristian, Cristian memberikan dokumen yang sudah ditandatangani nya dan terdapat stempel pelunasan juga di dalam dokumen. Bukti jika Boby sudah sah melakukan transaksi jual beli.
♡♡♡♡♡
Brian datang bertamu ke rumah keluarga Jeff. Brian disambut baik dan hangat. Brian senang, ternyata keluarga Jeff adalah orang orang ramah dan baik. Brian duduk santai dan mulai membahas topik pembicaraan mengenai Jeff. Dengan nada suara yang halus dan lembut Brian menjelaskan maksud kedatangannya. Keluarga Jeff tersenyum mendengar kata kata Brian. Beberapa dari mereka meminta maaf atas sikap dan perilaku Jeff pada Brian.
Brian menjelaskan perlahan apa yg dialamai Jeff. Brian juga meminta keluarga Jeff untuk datang melihat, meski beberapa mengaku sedih dan sangat kecewa bahkan ada yang mengumpat pada Jeff. Brian memberikan arahan untuk keluarga Jeff, Brian mengatur kata katanya sedemikian rupa agar tidak melukai perasaan orang orang di hadapannya.
Brian: saya tahu perasaan kalian saat ini. Sedih, kecewa dan sangat menyayangkan perbuatan Jeff. Tapi disisi lain kita harus melihat kondisi Jeff. Dalam kondisi terpuruk seperti ini, alangkah baiknya jika kalian bisa saling menghibur dan merangkul Jeff, mengarahkan Jeff menjadi orang yang lebih baik lagi. Saya pribadi juga masih perlu banyak belajar dan memperbaiki diri. Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi kita bisa belajar menjadi seorang yang lebih baik dari sebelumnya. Saya juga datang untuk membantu kalian, saya sudah berjanji pada Jeff untuk membantu dan menjaga kalian. Sampai Jeff keluar dari penjara.
"Terimakasih Brian, kamu sangat baik dan bijak. Andai Jeff kami sepertimu nak"
(Mama Jeff menangis)
Brian berdiri dan menghampiri mama Jeff, Brian memeluk mama Jeff, mengusap lembut punggung mama Jeff.
Brian: bibi.. bersabarlah, Jeff pasti akan menjadi lebih baik. Aku percaya Jeff adalah anak yang baik.
"Semoga saja Brian, semoga saja"
(Menangis tersedu)
Brian melepas pelukan dan menyeka air mata mama Jeff. Brian tersenyum menatap mama Jeff.
Brian: aku akan bawa anakmu kembali bibi, kembali menjadi Jeff dengan wajah dan karakter yang baru. Pasti! aku akan menjadikan Jeff anak ke banggaanmu.
"Terimakasih nak, kamu sungguh luar biasa. Semoga kamu dan keluargamu selalu bahagia. Selalu dijauhkan dari hal hal buruk."
"(Menerima kartu nama) baiklah, kami akan simpan kartu namamu"
Brian: baiklah, istri dan anakku sudah menunggu. Permisi.. (tersenyum tipis)
"Hati hati Brian"
"Kak Brian hati hati"
"Hati hati"
Brian melambaikan tangan dan pergi meninggalkan rumah Jeff. Brian merasa lega, hari ini bisa menemui keluarga Jeff dan bicara.
♡♡♡♡♡
Felix kembali menemui Max di rumah sakit. Felix dan Max saling bicara, Max memulai sandiwaranya dihadapan Felix. Dan Felix sama sekali tidak curiga pada Max. Max berhasil meyakinkan Felix.
Felix: bagaimana kondisimu?
Max: sudah lebih baik tuan. Beberapa hari lagi sudah diijinkan pulang. Jika sudah pulang, saya akan kembali bekerja pada anda.
Felix: bagus lah, aku tidak sabar menanti akan hari esok. Hari dimana kamu kembali menjadi asisten kebangganku.
__ADS_1
Max: terimakasih tuan, saya tidak pantas mendapat pujian.
Felix: beristirahatkah, aku akan kembali ke kantor.
Max: hati hati tuan.
Felix pergi meninggalkan ruangan Max. Max duduk bersandar dan menghela nafas panjang.
(Dalam hati Max)
Tauanku yang terhormat, lihat saja aku akan memainkan drama untukmu. Aku bukan Max yang sama seperti sebelumnya. Aku adalah Max dengan hidup baru dan dengan semangat baru. Aku pasti akan melanyanimu dengan sepenuh hati tuan Felix. (Tersenyum jahat)
Hallo semua..
Terimkasih sudah mau berkunjung dan mmebaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Beri tip juga boleh..
😉😘
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
__ADS_1
"Dea Anggie"