
Setiap hari Amelia datang mengunjungi Abed. Mengirim makanan dan berbincang dengan Abed. Amelia merekan kegiatan Andrew di rumah dan memperlihatkan rekaman pada Abed. Abed tersenyum bahagia saat melihat Andrew begitu aktif dan menggemaskan. Andrew bermain bersama Lovely setiap harinya. Hari ini Amelia datang dengan membawa sup ayam jamur kesukaan Abed yang di masak oleh Amanda. Seperti biasa Amelia duduk di ruang tunggu dan menyiapkan makanan Abed.
Abed datang menemui Amelia. Amelia tersenyum cantik menyapa Abed.
Amelia: hai kak..
Abed: hai Mel.. (menarik kursi dan duduk)
Seperti biasanya, Abed langsung menikmati makan sianganya. Amelia menatap Abed merasa sedih dan iba. Amelia selalu merasa bersalah tak bisa membantu Abed. Abed yang sedang menikmati makan sianganya tiba tiba berhenti dan meletakan sendoknya. Menunduk dan menangis tersedu, Amelia terkejut berdiri dan memeluk Abed dari belakang.
Amelia: kak, ada apa? Jangan membuatku cemas..
Abed: (mengangkat kepala menyeka air matanya) apa mama yang membuat makanan ini?
Amelia: ya, ada masalah? Apa rasanya berubah?
Abed: tidak, jika aku makan sup ini aku akan ingat kepada Nikita. Sup ini adalah makanan kesukaannya. Nikita dan aku sama sama menyukai sup ini. (Air mata mengalir)
Amelia: (melepas pelukan menyeka air mata Abed) kakak harus semangat, oke?
Habiskan makananmu dan lihatlah video Andrew yang lucu.
Abed: oke.. (tersenyum kaku) kamu sudah makan? Ayo aku suapi.
Amelia mengangguk menyenagkan hati Abed. Abed menyuapi Amelia sup dan nasi. Amelia tersenyum karah Abed.
Amelia: ini sangag enak kakak. Ayo kakak juga makan, aku suapi ya.
Amelia mengambil alih sendok dan mangkuk mennyuapi Abed.
Abed: aku bisa sendiri Mel, aku bukan anak kecil.
Amelia: duduk dan diam, aku akan menyuapimu. Jangan membantah..
Abed: (menelan makanan dimulutnya) bagaimana kabarmu hari ini? Brian, mama, Lovely, Andrew dan perusahaan..
Amelia: semua baik kak, maaf aku belum bisa membantumu kak.
Abed: tidak masalah, fokuslah menjaga Lovely dan Andrew. Katakan jika papanya selalu merindukannya.
Amelia: iya kak, pasti aku sampaikan. Aku selalu tunjukan rekaman videomu dan fotomu pada Andrew. Dia tertawa dan memanggil "papa" menunjuk ke arah fotomu. Bukankah dia semakin pandai?
Abed: ya dia semakin pandai, semakin tampan dan semakin lucu.
Amelia: terus semangat kak, aku tidak akan menyerah. Aku akan minta keadilan untukmu, aku akan terus berusaha.
Abed: thanks Mel.. kembalilah, aku sudah selesai makan.
Amelia: (memberikan ponselnya pada Abed, menunjukan rekaman video Andrew kepada Abed) aku akan berkemas, lihatlah video Andrew lebih dulu. Oh iya, soal ulang tahun Andrew aku sudah meminta kepala polisi untuk mengijinkanmu pergi merayakan. Kamu mau datang kan?
Abed terdiam melihat video Andrew, dan mendengar kata kata Amelia. Abed memegang erat ponsel Amelia. Abed baru mengingat jika ulang tahun Andrew tinggal menghitung hari. Abed menyelesaikan melihat video dan mengembalikan ponsel Amelia.
Abed: aku harus kembali Mel, terimakasih selalu perhatian padaku. Sampai jumpa..
Amelia: bye bye kak, aku pulang. Sampai bertemu besok.
__ADS_1
Abed dan Amelia saling memandang dan tersenyum. Abed berbalik meninggalkan Amelia, Amelia menghela nafas dan menangis. Air matanya mengalir membasahi kedua pipinya. Amelia menyeka air matanya saat mendengar ponselnya berdering. Amelia men
lihat layar ponsel, panggilan dari Brian.
(Panggilan terbuhung)
Amelia: Hallo.. ada apa sayang?
Brian: sudah selesai? Kita harus menemui pemilik toko kue siang ini.
Amelia: iya aku mengerti, aku sudah selesai dan akan kembali pulang.
Brian: hati hati di jalan istriku, aku mencintaimu..
Amelia: aku juga mencintaimu, bye.. (memutus panggilan)
Amelia memasukan ponselnya kedalam tas dan kembali meyeka air mata. Amelia keluar ruangan dan kembali pulang ke rumah..
♡♡♡♡♡
Toko kue..
Amelia dan Brian pergi menemui memilik toko kue. Pemilik toko menyambut dengan baik, dan sangat ramah. Tanpa ragu lahi Amelia memesan kue ulang tahun untuk Andrew dan Lovely. Pemilik toko memberikan pilihan menu kue ulang tahun. Amelia dan Brian masing masing melihat gambar.
Amelia: aku akan pilihkan untuk Andrew. Kamu piliih untuk Lovely, oke? (Menatap Brian)
Brian: oke..
Usai memilih Amelia dan brian langsung meyelesaikan pembayaran. Brian dan Amelia pergi meninggalkan toko kue menuju restorant untuk makan siang bersama. Amelia merasa lapar dan ingin makan. Brian mengajak Amelia makan di restoran ujung jalan yang baru buka.
♡♡♡♡♡
Brian dan Amelia masuk dalam restorant. Mereka berjalan beriringan dan mencari meja. Brian langsung memanggil pelayan dan memesan makanan
Suasana di restorant cukup ramai, karena sedang ada promo diskon.. beberapa datang dan pergi. Pelayan sibuk melayani pelanggan.
Pintu Restoran terbuka, Felix dan Max masuk kedalam restoran. Felix sedang ada janji dengan seseorang. Felix melihat ke arah Brian dan Amelia, Felix berjalan melewati meja Brian dan Amelia. Felix duduk santai, jauh dari meja Amelia dan Brian.
Max: tuan.. mereka?
Felix: apa? Biarkan saja mereka.
Max: baik..
Felix terus menatap ke arah punggung Amelia. Dan menatap Brian yang tersenyum bahagia. Tangan Felix mengepal diatas meja melihat Amelia dan Brian yang tertawa lepas.
(Dalam hati Felix)
Kalian tertawalah sepuas kalian, akan ada hari dimana kalian akan menangis darah! Abed sudah mendapat balasannya, kelak giliran kalian Brian dan Amelia. Aku akan menuntut balas atas kematian saudaraku. Aku tidak akan melepaskan kalian, juga keluarga kalian! (tersenyum tipis)
Felix: Max.. siapakan penerbanganku ke Jepang. Aku lelah, aku ingin berlibur.
Max: baik tuan, saya akan siapkan.
Felix: kamu tidak perlu ikut, aku ingin pergi sendirian. Kamu tetaplah disini mengawasi Brian dan keluarganya.
__ADS_1
Max: saya mengerti tuan. Tidak perlu khawatir soal Brian, saya akan terus melaporkan pada anda.
Felix: kerja bagus max, kamulah yang terbaik yang bisa aku andalkan. Ingat, jangan berbuat hal hal diluar kendali. Cukupi awasi saja, belum saatnya kita menghancurkan Brian. Apa kamu mengerti Max?
Max: saya mengerti tuan.
ilustrasi: Felix Collyn
Teman Felix datang dan mengahampiri Felix, Felix berbincang dengan temannya. Mengabaikan Brian dan Amelia.
Di meja lain, Brian dan Amelia menikmati makan siang mereka. Amelia dan Brian membahas perayaan ulang tahun Lovely dan Andrew...
Hallo semua..
Terimkasih sudah mau berkunjung dan mmebaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Beri tip juga boleh..
😉😘
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1