Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 222


__ADS_3

Malam semakin larut, Dominic masih menunggu dirumah sakit. Dominic meminta Flip mengantar Naomi pulang kerumah. Flip memenuhi permintaan Dominic, Dominic percaya Flip bukan orang jahat dan tidak akan mencelakai Naomi.


Diperjalan Naomi merasa lapar, Flip mengajak Naomi pergi untuk makan malam. Naomi ingin makan pizza, Flip mengiyakan permintaan Naomi.


Lama perjalanan sekitar 20 menit, akhirnya Flip dan Naomi sampai di tujuan. Mereka bersama-sama keluar dari dalam mobil dan berjalan beriringan masuk dalam restorant.


Naomi berjalan di belakang Flip, Flip memalingkan wajah dan meraih tangan Naomi, menggandeng tangan Naomi. Flip mencari tempat duduk, Flip dan Naomi duduk berdampingan. Mereka duduk di dekat kaca, Naomi senang bisa melihat diluar sekitar restorant.


"Pizza apa yang kau inginkan Naomi?" Tanya Flip.


Naomi memilih menu, "hmmm.. boleh rasa ini?" Naomi menunjuk menu dan menatap Flip.


"Selera kita sama," jawab Flip tersenyum.


Flip menatap pelayan dan menunjuk pilihan Naomi. "Berikan 1 cappucino panas, dan.." Flip menatap Naomi.


Naomi menatap pelayan, "hmm berikan 2 cappucino panas untuk kami. Terima kasih," Naomi tersenyum dan berbicara lembut.


Pelayan mencatat pesanan Flip dan Naomi dan pergi membawa serta buku menu. Naomi menatap kearah kaca, melihat keluar. Diluar masih begitu ramai orang berjalan dan berlalu lalang.


"Kau baik-baik saja di rumah seorang diri? Mau ikut kerumah pamanku?" Tanya Flip menawari Naomi.


"Apa boleh aku menginap di rumah pamanmu?" Jawab Naomi.


"Tentu saja, pamanku orang yang baik. Tenang saja, ada papa dan mamaku juga di sana. Aku akan kenalkan papa dan mamaku juga papa dan bibiku padamu. Mereka orang-orang yang terbuka dan ramah, kau mau kan?" Ucap Flip.


"Baiklah, aku akan hubungi papaku dan mengabari papaku lebih dulu." Jawab Naomi.


"Itu lebih baik, atau begini saja. Aku akan menemanimu dirumah. Ada kamar kosong kan dirumahmu?" Tanya Flip.


"Ada, kami punya beberapa kamar tamu. Soal ini kita pikirkan nanti setelah makan, oke?" Jawab Naomi.


Flip mengangguk, "oke." Jawab Flip.


Naomi dan Flip berbincang santai, saling berbagi cerita. Tidak lama kemudian pesanan mereka datang, Naomi sudah tidak sabar melahap pizza di hadpannya. Flip kembali tersenyum, ekspresi yang sama ditunjukan saat Naominya dahulu melihat pizza. Flip dan Naomi menikmati pizza dan cappucino mereka.


♡♡♡♡♡


Naomi akhirnya memutuskan untuk tetap tinggal di rumahnya. Naomi mengatakan jika Flip bisa pulang kembali ke rumahnya jika ingin pulang. Namun Flip tidak ingin pulang, Flip ingin tetap tinggal di rumah Naomi menjaga Naomi dan memastikan Naomi baik-bak saja.


"Pulanglah Flip, aku baik-baik saja." Ucap Naomi.


"Tidak, aku akan menemanimu Naomi. Tunggu, aku akan segera kembali." Jawab Flip.


Flip pergi ke ruang tamu rumah Naomi dan menghubungi mamanya. Flip meminta ijin untuk tidak pulang, panggilannya tersambung dan terdengar suara mamanya (Mely) menerima panggilan Flip.


(Percakapan di telepon)


"Hallo," jawab Mely.


"Hallo ma, mama maaf.. Flip tidak akan pulang malam ini. Ada hal mendesak yang harus Flip lakukan, mama tidak perlu cemas. Flip baik-baik saja." Flip menjelaskan.


"Oke, mama mengerti. Mama menantikan penjelasanmu sayang, jaga dirimu baik-baik. Mama akan beritahu papa mu nanti." Jawab Mely.


"Maafkan Flip ma, mama tidak marah pada Flip kan?" Flip khawatir Mely akan marah padanya.


"Tidak sayang, bukankah pasti akan ada penjelasan untuk semuanya. Papa percaya kamu tidak akan melakukan hal-hal yang tidak baik. Flip adalah kebanggan mama dan papa, Flip yang terbaik dari yang paling baik." Mely memuji Flip, Flip tersenyum senang mendengar pujian dari mamanya.


"Baiklah jika begitu, mama itrirahatlah. Ini sudah larut malam. Apa mama menunggu papa? Papa tidak ada di kamar?" Flip bertanya pada Mely.


"Mama tidak akan menunggu papa, papamu sedang bicara dengan pamanmu. Entah apa saja yang mereka bahas, mereka terdengar serius dengan pembicaraan mereka." Jawab Mely.


"Oh, mama tidur ya.. selamat malam mama, selamat tidur, mimpi indah." Suara Flip lembut.


"Malam sayang, kamu juga tidur ya.. bye bye.." Mely mengakhiri panggilan Flip.


Flip menatap layar ponselnya dan tersenyum, Flip senang mamanya meu mengerti dan tidak menuntut penjelasan. Mely selalu seperti itu, namun Flip juga seorang anak yang penurut. Flip pasti akan menjelaskan semuanya jika semuanya selesai.


Naomi menatap Flip dikejauhan, "apa kau menghubungi mamamu Flip?" Tanya Naomi.


"Ya, kau tidak tdur?" Tanya Flip.


"A.. aku tidak bisa tidur. Kau mau menemaniku bicara?" Ucap Naomi ragu-ragu.


Flip berbalik dan berjalan mendekati Naomi. Flip melangkah perlahan dan tersenyum tampan pada Naomi, jantung Naomi berdebar hanya dengan melihat senyuman Flip.


Deg..


Deg..


Deg..


Naomi meremas ujung bajunya merasa gugup, entah mengapa dirinya seperti tidak terkendali jika berdekatan dengan Flip.


Flip mengerutkan dahi, merasa ada sesuatu pada Naomi. "Naomi, ada apa? Apa kau sakit?" Flip menyentuh dahi Naomi, merasakan suhu tubuh Naomi.


"Aku.. aku.. aku.. baik-baik saja. Jangan lakukan ini." Naomi gugup, melepas tangan Flip.


Flip merasakan jantung Naomi berdegup kencang, Flip tidak memungkiri jika jantungnya sendiri juga melompat-lompat saat berada dekat dengan Naomi.

__ADS_1


"Oke, maafkan aku." Jawab Flip dengan suara lembut.


Naomi masuk dalam kamarnya dan berjalan menuju teras kamar. Flip mengikuti Naomi, berjalan di belakang Naomi.


"Wah, malam ini banyak sekali bintangnya. Lihat Flip.." Naomi menunjuk bintang di langit.


Flip tersenyum, tiba-tiba memeluk Naomi dari belakang. "Iya, bintang itu berkilau sepertimu." Jawab Flip.


Naomi terdiam, ingin sekali rasanya berontak dan menjauh. Namun Naomi merasa tubuhnya nyaman dipeluk Flip, Naomi berpura-pura tidak terjadi apa-apa dan masih terus menatap langit yang penuh bintang.


Flip menenggelamkan wajahnya di bahu Naomi, Flip menutup matanya dan mengatakan sesuatu.


"Naomi.. aku merindukanmu, apa kamu juga merindukan ku? Kamu kembali untukku kan? Naomi.. jangan pergi, tunggu aku sebentar lagi.. saat usiaku sudah cukup, aku akan menikahimu dan kita bisa hidup bersama. Jangan pernah lelah menungguku, karena aku akan selalu setia padamu. Naomi.. jangan pergi, aku sangat kebilanganmu." Guman Flip.


Naomi terkejut, Flip merasa sangat sedih saat berbicara mengenai Naominya. Naomi merasa Flip benar-benar mencintai dan menyayangi Naomi meski Naomi bukan manusia. Flip mengerakan pelukan, Naomi menatap tangan Flip yang melingkar di perutnya. Naomi memegang dan mengusap tangan Flip perlahan.


Naomi perlahan melepas tangan Flip dan berbalik, Naomi meraba wajah Flip. Mata Flip merah, Flip menangis.. Naomi menyeka air mata Flip, entah mengapa hatinya begitu sakit melihat air mata Flip.


"Jangan menangis Flip," ucap Naomi.


Flip hanya diam, kesedihannya tidak terbendung lagi. Naomi mendekat, dia berjinjit dan mencium pipi Flip.


Cup..


Naomi tersenyum menatap Flip, Flip kaget merasakan hal yang sama saat pertama kali Naomi menciumnya. Flip meraih tengkuk Naomi dan meraba wajah Naomi. Flip mencium bibir Naomi, Naomi kaget, Flip menutup mata merasakan ciumannya. Naomi perlahan menutup mata, hal aneh terjadi. Saat berciuman dengan Flip semua yang menjadi kenangan di masa lalu akhirnya di ingat kembali oleh Naomi. Naomi ingat pada Flip, Flip yang menolongnya untuk membantu Andrew.


Naomi menangis, mencengkaram bahu Flip. Flip membuka mata dan terkejut melihat Naomi menangis, Flip melepas ciumannya dan menyeka air mata Naomi.


"Naomi, ada apa? Maaf aku tidak bermaksud jahat padamu. Apa aku menyakitimu, maafkan aku yang tiba-tiba menciummu. Kau boleh menghukumku," ucap Flip.


Naomi memeluk Flip, mencium leher Flip. "Flip.. ini aku, aku akhirnya bisa menjadi manusia dan bersamamu." Ucap Naomi terisak.


Flip bingung, mengapa sikap Naomi berubah. Naomi yang tadi dan yang sekarang jauh berbeda. Flip melepas pelukan dan menatap Naomi.


"Kamu baik-baik saja? Apa maksud dengan kata-katamu?" Tanya Flip.


"Aku ingat semuanya Flip, ini aku Naomi mu. Hantu nakal yang suka menggodamu, suka mengikutimu kemana-mana. Terima kasih sudah mau menolongku, maafkan aku saat itu pergi meninggalkanmu begitu saja. Aku harus pergi Flip, tidak ada yang bisa aku lakukan lagi." Naomi menjelaskan.


Mata Flip melebar, Flip tersenyum senang. "Jadi kamu benar-benar Naomi? Ruh mu masuk dalam tubuh putri tuan Lozza?" Tanya Flip masih tidak percaya.


"Sepertinya begitu, mungkin karena aku masuk dalam tubuh ini aku jadi kehilangan ingatanku." Jawab Naomi.


"Aku tidak peduli, mau kamu menempati tubuh siapapun, kamu tetaplah Naomiku." Flip memeluk Naomi.


Naomi tersenyum senang, memendamkan wajahnya dalam pelukan Flip. Sekarang Naomi benar-benar merasakan pelukan Flip yang sesungguhnya. Naomi berharap dikehidupannya yang sekarang dirinya dan Flip tidak akan pernah terpisah lagi. Selamanya akan terus bersama, dan bersama.


♡♡♡♡♡


"Ayolah, putrimu masih ada dekat denganmu Brian. Jangan sedih dan murung seperti itu." Kata Felix.


"Ya.. kamu benar, seharusnya aku senang dan bahagia. Namun aku juga merasa kehilangan, harapanku hanya satu. Ingin Lovely dan Andrew hidup bahagia sampai akhir." Jawab Brian.


"Sudah sangat larut, ayo pergi tidur. Istriku akan mengomel jika aku banyak minum dan tidur terlambat. Apa kamu tidaj takut pada singa yang ada di kamarmu?" Felix menggoda Brian.


"Takut apa, jika dia marah pasti akan menerkam. Hahaha.. " Brian tertawa, Felix juga ikut tertawa.


"Brian, Brian.. baiklah, kita sudahi saja untuk malam ini. Aku sangat lelah, selamat tidur." Kata Felix berlalu, Felix berjalan perlahan kembali ke kamarnya.


Brian tersenyum menatap punggung Felix, Brian berdiri dari duduknya dan berjalan kembali ke kamarnya juga.


-----


Felix masuk dalam kamar dan menutup pintu perlahan, langkah nya membawanya masuk dalam kamar mandi. Mely terbangun mendenger suara pintu, Mely menunggu Felix kembali dari kamar mandi.


Tidak lama kemudian Felix keluar dari kamar mandi, Felix membasuh mukanya dengan handuk dan meletakan handuk di sofa. Felix melangkah perlahan mendekati ranjang, naik ke atas ranjang masuk dalam selimut dan berbaring.


"Sudah selesai?" Tanya Mely yang masih dalam posisi tidurnya.


Felix kaget, "kamu belum tidur sayang? Apa kamu sedang menungguku?" Tanya Felix menggoda.


Felix mendekat dan memeluk Mely dari belakang, tangan Felix melingkar erat diperut Mely.


"Berapa banyak kamu minum wine? Ingat tidak bagus terlalu banyak minum." Ucap Mely.


Felix diam, Felix mencium bahu Mely dan memendamkan wajahnya di rambut Mely. "Aku hanya minun 3 gelas, jangan khawatir sayang. Aku tahu batasanku." Jawab Felix dengan suara lembut.


Mely memegang tangan Felix yang melingkar di perutnya lalu meraba wajah Felix. "Kamu ingin sesuatu? Mau minum air madu?" Tanya Mely merasa khawatir.


"Tidak sayang, aku baik-baik saja. Tidurlah.. aku akan menjagamu dan memelukmu sepanjang malam. Ahh.. dimana putramu dia belum kembali?" Tanya Felix.


Mely mengubah posisi tidurnya, Mely berbalik dan menatap Felix. "Dia baru saja menghubungiku, dia tidak pulang karena ada sesuatu yang harus di selesaikan." Jawab Mely.


"Anak itu, selalu saja.." Guman Felix.


Mely mencium hidung Felix, "tenanglah.. aku percaya pada putraku Felix. Dia tidak akan pernah mengecewakanku, aku sangat yakin itu." Jawab Mely.


Mely terlihat sangat cantik saat berbicara, Felix mendekat dan mencium lembut bibir Mely. Felix menahan tengkuk Mely dengan satu tangan sedang tangan yang lain berkeliaran.


"Manis sekali.." batin Mely.

__ADS_1


"Kamu menggemaskan sayang," batin Felix.


Felix melepaskan ciumannya dan mencium kening Mely. "aku menyayangimu istriku.." ucap Felix dengan suara lembut.


Ucapan sederhana yang membuat jantung Mely berdebar, membuat Mely tersenyum cantik. Mely senang, Felix suaminya selalu bersikap manis padanya, tidak pernah kasar dan tidak pernah sekalipun membantah setiap kata-kata yang di perintahkan Mely.


Felix sangat penurut jika berada di hadaoan Mely, bukan karena takut pada Mely, melainkan Felix menghargai dan menghormati Mely. Selalu bisa mengimbangi Mely, dan membuat Mely senang.


Jika diluar rumah jangan di ragukan lagi siapa Felix, semua orang tau Felix adalah orang yang keras dan dingin. Tidak ada yang menyangka jika pria dingin dan jahat seoerti Felix hanya akan luluh dan melunak pada istrinya seorang. Seolah hanya Mely yang bisa mengendalikan hidup Felix.


Felix mencium hidung Mely, mencium dagu Mely, Felix mengecup bibir Mely berulang-ulang.


"Aku tidak akan pernah melanggar janjiku sayang, aku tidak akan menyakiti dan mengecewakanmu. Aku akan menjaga sikapku, terima kasih selalu mendukungku, selalu setia bersamaku selama ini. Aku mencintaimu Mely, hanya kamu lah satu-satunya wanita yang bisa merubahku, menggubah hidupku. Jangan pernah lelah sayangku, teruslah bersamaky sampai akhir. Kita lalui kehidupan ini bersama-sama." Felix menatap Mely dengan penuh kasih.


Mely menangis karena terharu, Mely mengangguk mengiyakan perkataan Felix. Felix menyeka air mata Mely, mencium kedua kelopak mata Mely, Felix tersenyum tampan kepada Mely. Mely memeluk erat Felix, mencengkram tengkuk Felix.


"Kita akan terus bersama Felix, selamanya.." ucap Mely dengan suara serak.


Mely melepas pelukan, meraba wajah Felix. Mely menatap dalam mata Felix, wajahnya perlahan mendekat dan memanggut bibir Felix. Ciuman lembut yang di berikan Mely disambut hangat oleh Felix.


Felix dan Mely terus bergulat dalam keintiman. Sekan dunia milik berdua, mereka menikmati malam itu bersama-sama dengan penuh gairah cinta.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2