Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 207


__ADS_3

3 bulan kemudian..


Kim Ha Na dan Marco menikah, setelah mengikat janji suci pernikahan, malam harinya Kim Ha Na dan Marco menggelar pesta pernikahan mereka.


Brian dan keluarganya datang, Felix dan keluarganya juga. Seira pun turut hadir dalam pernikahan Kim Ha Na dan Marco. Andrew, Michael, Mattew, Julian dan Seira terlihat duduk bersama dan berbincang-bincang.


"Haha.. (Michael tertawa lebar) senang sekali kakak ku bertambah 1 orang." Merasa bangga.


"Kak Julian, kakak lebih tua dari kak Andrew kan? Berarti kakak adalah kakak tertua kami." Ucap Mattew.


Julian terkejut, "ya.. apa kata kalian saja. Yang jelas kita sudah menjadi saudara sekarang, jadi jangan sungkan jika membutuhkan bantuanku. Jangan bicara terlalu formal juga padaku, oke?" Kata Julian menatap Michael dan Mattew.


"Oke," jawab Michael dan Mattew serentak.


"Jadi kakakku sayang, kapan kamu dan kekasihmu menyusul mama dan papa menikah? Ehemm.. kalian tidak berniat menikah?" Andrew tersenyum menggoda Julian dan Seira.


"Andrew, bicara apa kamu." Wajah Julian memerah, Julian merasa sangat malu.


Seira hanya diam, menahan rasa malu. Kata-kata Andrew begitu jujur.


"Kak, jangan menggoda kakak Julian." Kata Mattew membela Julian.


"Ya ya, oke. Maafkan aku kakak." Kata Andrew dengan suara pelan.


"Oke, tidak masalah Andrew. Aku baik-baik saja, tidak apa-apa." Jawab Julian.


Lovely datang menyapa, "hai semua, ahh senang sekali melihat kalian tertawa lebar seperti ini. Selamat untuk kalian, Julian, Andrew, Michael dan Mattew. Kalian harus rukun ya, dan saling mendukung satu sama lain.


"Hai kak Love," sapa Mattew.


"Hai Mattew," Lovely langsung menyapa balik.


Lovely menarik kursi dan duduk di samping Andrew.


 


Lovely dan Alex pergi usai memberi selamat kepada Kim Ha Na dan Marco. Tidak lama, Brian dan Amelia muncul.


"Ha Na selamat, akhirnya.." kata Brian memeluk Kim Ha Na.


"Brian.." suara Kim Ha Na serak.


Kim Ha Na menangis, Brian melepas pelukan dan menyeka air mata Kim Ha Na.


"Jangan menangis saudariku, matamu bisa bengkak. Berbahagialah, Aku doakan semoga kalian selalu baik-baik saja dan selalu diberi kesehatan. Selalu bahagia dan selalu saling menjaga satu dengan yang lain." Ucap Brian.


"Thanks Brian, kamu yang terbaik." Jawab Kim Ha Na.


Brian mengusap kepala Kim Ha Na perlahan, Brian mendekati Marco dan mengulurkan tangan pada Marco.


"Selamat menempuh hidup baru Marco, (Brian memluk Marco erat) tolong jaga Ha Na, aku percaya kamu bisa menjadi suami dan papa yang baik." Brian melepas pelukannya dan tersenyum.


"Terima kasih Brian, aku akan berusaha membahagiakan Kim Ha Na dan anak-anaknya." Jawab Marco.


Amelia dan Kim Ha Na saling berpelukan, "akhirnya aku bisa kembali melihat senyum bahagia. Selamat berbahagia sauadariku, aku ikut senang." Amelia melepas pelukan, tersenyum menatap Kim Ha Na.


"Terima kasih Amelia, semoga kamu dan Brian juga menjadi pasangan sejati." Jawab Kim Ha Na.


"Terus lah bahagia Kim Ha Na, aku dan Brian aka selalu mendukungmu." Amelia memegang erat tangan Kim Ha Na.


"Selamat juga untukmu Marco, terima kasih sudah mau menerima saudari kami sebagai bagian dari hidupmu." Amelia mendekati Marco, mengulurkan tangan memberi selamat.


Marco menerima tangan Amelia, "Terima kasih, ahh itu juga aku senang karena Ha Na mau menerima Julian dengan setulus hati." Jawab Marco.

__ADS_1


Amelia, dan Brian pergi dan menikamati hidangan yang sudah di sediakan. Kim Ha Na dan Marco masih menerima semua ucapan selamat dari tamu\-tamu undangan lain.


2 jam kemudian..


Malam semakin larut, pesta akhirnya usai. Beberapa tamu sudah pergi meninggalkan acara. Kim Ha Na dan Marco mengajak anak-anak mereka berfoto bersama.


Brian dan Amelia berdiri berdampingan menatap dari jauh, senyum Brian mengembang.


"Abed, apa kamu melihatnya? Restui Ha Na dan Marco. Sekarang kamu bisa tenang disana, tugasku juga sudah usai." Batin Brian.


Amelia merangkul lengan Brian, " semoga ini akhir dari pelabuhan perahu cinta Kim Ha Na."


"Ya, aku harap ini adalah yang terakhir," kata Brian.


Di pesta Brian menghabiskan waktu bicara dengan Felix dan Mely, Flip dan Alex pergi berkelilig. Lovely sibuk berbincang dengan Seira, Julian, Andrew, Michael dan Mattew.


♡♡♡♡♡


Keesokan harinya..


Kim Ha Na dan Marco juga anak\-anak mereka makan bersama. Seira juga menginap di rumah Kim Ha Na.


"Julian, makan lah yang banyak. Anggap disini seperti di Inggris jangan pernah sungkan." Kata Kim Ha Na.


"Iya ma, terima kasih." Jawab Julian dengan senyuman.


Kim Ha Na tersenyum, hatinya senang saat Julian memanggilnya mama.


"Pa, papa akan tinggal di disini bukan? Atau??" Tanya Michael.


"Ada apa? Michael ingin ikut ke Inggris?" Tanya Marco.


Michael mengangguk, tiba-tiba Mattew juga bersuara"aku juga.. ingin pergi ke sana, tinggal disana ingin bersama papa dan mama." Kata Mattew.


"Andrew jika mama dan papa tinggal di Inggris, apa kamu keberatan?" Tanya Kim Ha Na.


"Ha Na, kenapa bicara seperti itu. Aku bisa tinggal disini beberapa bulan." Jawab Marco.


"Tidak ada masalah mama, Michael juga bisa mengawasi kantor cabang. Begitu juga Mattew. Mama dan papa tidak perlu khawatir, aku baik\-baik saja." Jawab Andrew.


"Terima kasih untuk pengertianmu nak." Jawab Marco.


"Ya pa, jangan sungkan." Andrew menatap Marco dan tersenyum.


"Pa, papa bisa disini selama papa mau, aku akan awasi kantor dengan baik. Papa jangan cemas." Kata Julian.


"Ya.. papa mengerti. Setelah ini kamu dan Seira segeralah menikah, agar papamu ini bisa tenang." Ucap Marco.


Julian dan Seira terkejut, mereka saling memandang.


"ide bagus, mama setuju. Ayo\-ayo habiskan sarapan kalian." Kata Kim Ha Na.


Mereka semua makan dengan tenang, menikmati sarapan yang sudah di buat oleh Kim Ha Na.


Marco dan Kim Ha Na memang berencana tinggal dan menetap di Inggris. Kim Ha Na tidak menyangka jika Michael dan Mattew berniat ikut dan ingin tinggal di Inggris juga.


Kim Ha Na ke Inggris bukan tanpa alasan, karena ingin mengembangkan dan mengawasi secara langsung perusahaan cabang di inggris. Meski sudah dalam kondisi baik-baik saja sekarang ini, namun Kim Ha Na tidak ingin kejadian yang lalu terulang lagi dalam perusahaannya.


Marco tidak bisa menolak keinginan Kim Ha Na. Marco mengatakan pada Kim Ha Na jika Marco mendukung apa pun keputusan Kim Ha Na.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..

__ADS_1


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


 


__ADS_2