
Keesokan harinya..
Lovely membuka mata perlahan dan merasakan sesuatu melingakar di pinggangnya, sedangkan wajahnya menempel di dada bidang Andrew. Lovely menciun aroma wangi dari tubuh Andrew. Wangi yang khas.
Deg..
Deg..
Deg..
(Suara detak jantung Lovely)
Lovely tersenyum, memeluk erat tubuh Andrew. Lovely memejamkan matanya merasakan hangatnya pelukan Andrew.
(Dalam hati Lovely)
Tidak peduli kamu menyukaiku atau tidak. Yang aku tau, aku menyukaimu dan mulai jatuh cinta padamu Andrew. Aku bahagia saat dekat denganmu. Aku tidak akan pernah lupa kejadian saat aku menciummu. Karena itu adalah ciuman pertamaku. Aku juga tidak bisa melupakan kejadian semalam, saat kamu menciumku. Kamulah lelaki pertama yang membuat detak jantungku berdebar kencang. (Tersenyum lebar) Andrew, pangeranku..
Lovely melepas pelukan dan menatap Andrew. Lovely membelai rambut Andrew dan membelai wajah tampan Andrew. Lovely menyentuh hidung Andrew. Mendekat mencium lembut bibir Andrew kilas. Lovely berbisik lembut di telinga Andrew.
Lovely: Good morning Andrew..
Andrew langsung mendekap Lovely, Lovely terdiam. Andrew mengeratkan pelukan dan menggigit telinga Lovely lembut. Lovely tertawa kegelian.
Lovely: Andrew sudah cukup, jangan seperti itu.
Andrew: gadis nakal, beraninya menciumku saat aku tidur. Aku akan menghukummu.
Andrew mendekat ingin menggigit telinga Lovely lagi, Lovely melepaskan pelukan dan menutup kedua telinganya dengan dua tangan. Lovely menjulurkan lidah mengejek Andrew. Andrew menarik hidung mancung Lovely perlahan. Lovely berteriak, melepas telinganya dan menggosok hidungnya yang ditarik oleh Andrew.
Lovely: sakit.. (memasang wajah sedih)
Andrew: Love, apa itu sakit? Biar aku periksa.
Andrew panik, Andrew memegang wajah Lovely dan menahan tangan Lovely. Andrew memeriksa hidung Lovely. Lovely menatap Andrew dengan tatapan sedih, matanya berkaca kaca.
Andrew: hei, maafkan aku. Aku menarik hidungmu terlalu keras. Maafkan aku Love.
Lovely: cium hidungku sekarang.
Andrew: apa?
__ADS_1
Lovely: hidungku sakit.. (mengeluh)
Andrew: ya baiklah, jangan menangis. Aku tidak tahan melihat air matamu.
Andrew mendekat dan mencium hidung Lovely dengan lembut. Lovely tidak melewatkan kesempatan, Lovely merangkul Andrew dan langsung mencium bibir Andrew. Andrew terkejut, berusaha menolak. Namun Lovely menahan Andrew dengan mengigit bibir bawah Andrew. Andrew terpaksa menuruti keinginan Lovely.
Puas mencium Andrew, Lovely melepas ciuman dan memeluk Andrew. Lovely membenamkak wajahnya di bahu Andrew. Wajahnya merona karena malu.
Lovely: maafkan aku, aku tidak bisa kendalikan diriku untuk tidak menciummu.
Andrew: jangan seperti ini lagi Love. Apa kamu mengerti?
Lovely: ya, aku mengerti. Maaf Andrew..
Andrew mengusap punggung Lovely lembut. Andrew melepas pelukan dan menatap Lovely.
Andrew: ingat kata kata ku baik baik. Jangan pernah melakukan ini lagi, jangan menggodaku. Jangan bermain api denganku dan jangan pernah menciumku. Kamu mengerti?
Lovely: (cemberut) oke oke aku mengerti. Kamu juga harus ingat kata kataku. Dengar baik baik, aku Lovely akan membuatku menyukaiku. Bagaimanapun caranya aku akan membuatmu menjadi milikku. Hanya milikku. Huh.. (membuang muka)
Andrew: tarik kembali ucapanmu, jika kamu macam macam aku tidak mau menjadi sahabatmu lagi.
Lovely: pergilah jauh jauh, aku akan terus mengejarmu.
Lovely: aku tidak peduli dengan semua itu.
Andrew: menjengkelkan sekali
Sudah sudah, mandilah.. pakai bajuku, aku akan mengantarmu pulang. Gadis nakal yang keras kepala.
Andrew mengusap kepala Lovely dan turun dari ranjang. Andrew berjalan mendekati lemari, Andrew membuka dan mebgeluarkan pakaian ganti untuk Lovely.
Andrew: mandilah, ini pakaianku yang baru. Gantilah dengan ini, aku akan membuat sarapan untukmu.
Lovely: dimana paman Abed dan bibi Kim?
Andrew: pergi mengunjungi teman yang sakit di luar kota. Mungkin sore mereka kembali.
Lovely: ohh begitu, pantas saja semalam mereka terlihat terburu buru.
Andrew: cepat mandi Love, jangan sampai aku melemparmu ke bak mandi.
__ADS_1
Lovely: kamu ingin mandi bersamaku?
Andrew: Lovely.. (suara meninggi dan menatap tajam)
Lovely: oke oke aku mandi. Jangan menatapku seperti itu, aku tidak menyukai tatapan tajammu Andrew.
Andrew: handuk ada di lemari kamar mandi. Cepat mandi! Jika saat aku kembali ke kamar dan kamu belum mandi, maka aku sungguh sungguh melemparmu dari jendela kamarku.
Lovely: pangeran buruk rupa yang kejam. Uuuhhh.. menyebalkan.
Lovely mengambil pakaian gantinya dan turun dari ranjang. Lovely berdiri dan berjalan perlahan menahan rasa skit yang berasal dari cideranya. Lovely menyeret kakinya perlahan, berjalan menuju kamar mandi. Andrew yang melihat tidak tega dan akhirnya menggendong Lovely masuk kedalam kamar mandi.
Sesampainya di kamar mandi, perlahan Andrew menurunkan Lovely. Andrew mengambilkan handuk dan meletakan di atas meja. Mengambil pakaian ganti di tangan Lovely dan meletakannya di atas handuk.
Lovely: ini menyebalkan, aku tidak bisa bebas bergerak karena kakiku sakit.
Andrew: melangakah perlahan dan hati hati. Aku keluar dulu. (Berbalik dan melangkah)
Lovely menahan tangan Andrew. Andrew menghentikan langkahnya dan berbalik. Andrew menatap Lovely.
Andrew: ada apa?
Lovely: thanks.. (tersenyum)
Andrew: mandilah, aku akan turun membuat sarapan.
Andrew tersenyum dan pergi keluar dari kamar mandi. Andrew menutup pintu kamar mandi dan menunggu di depan pintu. Perasaannya tidak tenang meninggalkan Lovely. Namun disisi lain Andrew tidak ingin Lovely terlalu bergantung dan terlalu banyak berharap padanya. Andrew bersandar pada dinding dan mengangkat kepalanya ke atas. Andrew menutup matanya...
@@@@@-----@@@@@
Hai...😊😊😊😊😊
Jangan lewatkan episode selanjutnya.
Berika like,, komentar,, dan vote..
Terimakasih semuanya..
Bye bye..
(Salam kasih)
__ADS_1
-Dea Anggie-