
Lovely dan Flip makan siang bersama. Selesai makan, Flip mengajak Lovely pergi jalan-jalan.
"Love, mau pergi melihat pantai?" Tanya Flip pada Lovely.
"Kamu tidak sibuk? Kamu mengajakku berkeliling banyak tempat Flip." Jawab Lovely.
"Tidak sibuk, aku memang liburan. Ayo kita ke pantai, kita bisa bermain ombak dan pasir ditepian. Aku sudah lama juga tidak melihat ombak dan juga suara deru air." Flip menatap Lovely dan tersenyum manis.
"Baiklah, aku ikut saja. Aku sudah cukup senang sebenarnya tapi jika kamu tidak sibuk, ayo kita ke pantai." Lovely menatap Flip dan membalas senyuman Flip.
Flip menambah laju kecepatan mobilnya, Flip membawa Lovely pergi ke pantai yang biasa di kunjungi papa dan mamanya.
Di perjalanan Lovely menikmati pemandangan sekitar, matanya jauh memandang karah luar. Flip sesekali melirik ke arah Lovely, memastikan jika saudarinya dalam keadaan baik. Flip tidak ingin mengganggu Lovely dan membiarkan Lovely berdiam diri dengan lamunanya.
Lovely memegang dahinya, memikirkan mimpinya. Lovely memijat pangkal hidungnya perlahan, pikirannya sangat kacau. Lovely menarik nafas dan menghembuskan nafas perlahan, Lovely melakukan itu beberapa kali untuk menenangkan pikirannya.
Flip merasakan sesuatu, Lovely sungguh terlihat tidak baik. "Love, kamu baik-baik saja?" Tanya Flip.
"Hmm.. aku baik Flip, jangan cemas." Jawab Lovely tanpa ragu.
"Love, apa yang kamu pikirkan? Memikirkan Andrew?" Tanya Flip langsung tanpa berbelit-belit.
"Tidak Flip, aku memikirakan papaku. Semalam aku bermimpi buruk mengenai papaku." Jawab Lovely.
"Tidak ingin cerita padaku?" Flip bersuara lembut.
"Mmm.. sebenarnya....." Lovely mulai bercerita, Lovely menceritakan mengenai mimpinya. Air matanya menetes menceritaka apa yang di alamainya dalam mimpi, sesekali Lovely menyeka air matanya dan terisak.
Flip mengusap lembut kepala Lovely, merasakan kesedihan Lovely. "Kamu tenangkan hatimu dulu, aku ada disini tidak ada yang bisa menyakitimu. Jangan pikirkan hal yang tidak-tidak, mimpi hanyalah bunga tidur Love. Itu tidak akan terjadi, tidak akan aku biarkan kamu atau paman terluka. Percayalah padaku, semua akan baik-baik saja." Flip berusaha menenangkan hati Lovely.
Lovely menatap kearah Flip dan tersenyum manis. Flip memberikan sapu tangannya pada Lovely untuk menyeka air mata Lovely.
"Mari kita lupakan yang telah terjadi, ayo kita bersenang-senang Love.." ucap Flip.
Lovely mengangguk, "ya.. lebih baik kita bersenang-senang."
Flip dan Lovely berbagi cerita, pengalamam berlibur. Lovely dan Flip tertawa gembira karena beberapa hal lucu. Sejenak Lovely dan Flip melupakan masalah yang sudah terjadi.
♡♡♡♡♡
Julian sedang fokus melihat sebuah berkas dokumen di tangannya. Mata Juliaj melebar, benar saja seperti dugaanya Flip bukanlah seorang yang biasa-biasa saja.
Ternyata Julian tiba-tiba meminta seseorang untuk menyelidiki Flip dan latar belakang Flip. Dan juga menyelidi semua orang terdekat Flip.
"Ternyata benar dugaanku, Flip bukan orang biasa itu sudah terlihat dari sorot mata dan ucapannya. Sikapnya yang tenang menunjukan jika Flip bukanlah orang yang tidak gampang terpengaruh perkataan seseorang. Aku tidak sangka dia seorang dokter muda dan juga seorang psikiater ternama dan soal Collyn, sepertinya bukan nama asing. Aku pernag mendengarnya entah dimana. Flip adlalah Satu-satunya keturunan keluarga Collyn. Collyn..(berfikir sejenak) bukankah itu nama salah seorang anggota di dunia gelap yang tiba - tiba menghilang? Mungkinkah Collyn yang dulu panas di bicarakan." Batin Julian bimbang.
"Hanya ini yang kamu dapat dari seorang Flip?" Tanya Julian pada seseorang yang berdiri tidak jauh darinya.
"Maaf tuan, beberapa informasi sudah di bekukan. Termasuk latar belakang seorang Felix Collyn yang sesungguhnya. Hanya ini yang berhasil kami dapatkan, Felix Collyn hidup jauh di luar kota bersama istrinya Mely Collyn dan anaknya Flip Collyn.
"Menarik, Flip Collyn menyimpan bayak misteri." Jawab Jullian.
Flip membalik lembar berikutnya, melihat foto kluarga Flip. Ada Felix, Mely dan juga Flip, Foto itu diambil saat Flip sukses meraih gelarnya sebagai dokter.
"Baiklah, kamu bisa kluar. Aku akan perlajari semuanya." Kata Julian.
"Baik tuan saya mengerti." Jawab seseorang itu yang langsung pergi meninggalkan ruangan Julian.
Julian kembali membolak-balik halaman berkas dokumen di tangannya. Julian kemudian meletakan berkas dokumen tersebut di meja. Julian duduk bersandar di kursi kerjanya.
"Hahhhh.. aku tidak bisa biarkan orang tahu siapa aku dan bagaimana sebenarnya aku. Aku harus berusaha selalu bersikap tenang dan baik di depan orang asing. Seperti halnya saat aku berada di depan papa." Batin Julian, dengan tersenyum tipis.
Julian kembali memikirkan Lovely, Julian ingin tau keadaan dan kabar Lovely. Julian merasa kesal karena tidak bisa mendapatkan informasi mengenai Lovely, semua data dan informasi di rahasiakan. Sehingga tidak semua orang bisa mengakses data pribadi Lovely dan keluarganya.
"Semua data di bekukan, tidak ada infoemasi apapun. Sungguh tidak diragukan lagi jika Lovely bukan anak dari keluarga yang biasa-biasa saja. Apa aku perlu kembali ke jalan itu? Mungkin saja bisa menemukan Lovely dan meminta nomor ponselnya. Ya.. sebaiknya aku mencoba, dan tidak ada salahnya juga untuk dicoba." Guman Julian.
Julian mengambil berkas dokumen yang ada di hadapannya, Julian membuka laci meja kerjanya dan memasukan berkas dokumen ke dalam laci, Julian menutup laci dan mengunci laci tersebut. Julian berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan ruangannya.
__ADS_1
♡♡♡♡♡
Flip mengikuti Lovely yang berjalan perlahan membawa sepatu. Lovely menatap jauh ke arah pantai dan berjalan diatas pasir yang basah. Flip melihat jejak kaki Lovely, Flip masih menahan diri untuk tidak mengganggu dan mendesak Lovely bicara. Flip membiarkan Lovely menenangkan hati dan pikiran.
Flip berhenti dan berdiri menghadap pantai, ombak pantai mulai bergulung ketepian, kaki Flip basah tersapu air ombak. Flip menutup mata dan merentangkan kedua tangannya ke samping. Hembusan angin bertiup menerpa wajahnya san tubuh Flip.
"Sekian lama, akhirnya bisa kembali ke sini. Aku merindukan tempat ini, aku bisa merasakan sejuknya hembusan angin juga mendengar deru ombak." Batin Flip, Flip mengambil nafas dalam dan menghembusakan nafasnya perlahan.
Jauh di depan Lovely menghentikan langkahnya dan berbalik, Lovely melihat Flip di kejauhan, Lovely tersenyum tipis. Lovely menetap ke arah pantai dan melihat ombak, ombak bergulung ke arahnya, menyapu kakinya. Lovely berlari mengejar ombak yang kembali ke pantai setalah melihat ombak kembali bergulung dan bergerak cepat ke tepian Lovely kembali berlari seolah ombak itu mengejarnya. Lovely tertawa lepas, dalam sekejap melupakan bebannya. Lovely bermain dengan ombak, beberapa kali melakukan hal yang sama.
Flip mendengar jelas suara tawa Lovely, karena penasaran Flip membuka matanya dan memalingkan wajah mencari arah suara. Flip melihat dari jauh Lovely sedang bermain dengan ombak, Lovely mengejar lalu berbalik dan berlari karena kejaran ombak. Flip tersenyum lebar melihat Lovely, dalam pikiran Flip seperti nak kecil yang sedang bermain ombak dan pasir di pantai.
"Jika semua orang bahagia, jika masih ada air mata yang jatuh menetes maka air mata itu adalah air mata kebahagiaan. Senang melihatmu seperti ini Love, teruslah berbahagia. Aku akan menjagamu selama kamu ada di sini, aku juga akan menjaga paman Brian." Batin Flip.
Flip menghela nafas panjang dan berteriak memanggil nama Lovely. " Lovely......." Flip berteriak kencang dan berlari ke arah Lovely.
Lovely mendengar suara teriakan dan berpaling, melihat Flip memanggil namanya dengan berteriak dan berlari. Lovely tertawa lebar melihat tinggah Flip yang lucu. Flip semakin mendekat dan merentangkan tangan, Flip mendekap Lovely. Memeluk erat Lovely.
Nafas Flip naik turun, Flip masih diam hanya memeluk Lovely. Lovely mengusap kepala dan punggung Flip.
"Thanks Flip.." suara Lovely lembut.
"Teruslah bahagia Love, lupakan kesedihanmu. Aku bersamamu, jangan pikirkan apa-apa selain kesenanganmu dan kebahagiaanmu. Aku senang melihatmu tersenyum dan tertawa seperti ini, sungguh Love aku sangat bahagia." Ucap Flip yang masih memeluk erat tubuh Lovely.
Lovely tersenyum manis menutup matanya perlahan. Lovely merasa tenang dan aman, meski jarang bertemu dan bermain dengan Flip, namun disaat-saat seperti ini Flip bisa diandalkan. Flip tau harus apa dan bagaimana agar bisa menghibur seseorang, mengerti cara menenangkan hati. Memberi kehangatan lewat pelukan.
Flip melepas pelukan dan menatap Lovely, Lovely membuka mata dan menatap Flip. Lovely tersenyum manis, Flip membelai rambut Lovely, membelai wajah Lovely.
"Selama kamu masih disini, aku akan menjagamu. Jangan cemaskan apapun, tidak akan ada yang bisa menyakitimu lagi." Kata Flip dengan penuh keyakinan.
Lovely mengangguk, "hmm ada kamu semua pasti akan baik-baik saja Flip. Terimakasih untuk semuanya, kamu sudah menghiburku, mengajakku makan berkeliling dan sekarang mengajakku bermain ombak. Aku yakin kelak dimasa depan kamu akan mendapatkan wanita yang baik dan pengertian. Aku juga yakin kamu pasti bisa menyenangkan hati dan membahagiakan wanitamu itu." Jawab Lovely, mendengar kata Lovely Flip langsung diam. Flip kembali teringat akan Naomi.
Melihat Flip yang diam, Lovely menjadi bingung. Sebuah ide melintas di kepalanya, Lovely menarik tangan Flip dan berlari mengejar ombak sedikit jauh dari tepi pantai, saat ombak bergulung bergerak ke tepian Lovely dan Flip berlari ke tepian. Flip mengerti maksud Lovely dan mengikuti maksud dari Lovely.
Flip dan Lovely bermain ombak bersama, mereka tertawa bersama-sama. Sejenak mereka melupakan kejadian yang menjadi beban pikiran mereka masing-masing.
@@@@@... @@@@@...
Kita ketemu lagi..
Hehehe..🙂🙂🙂🙂🙂
Jika kamu bersedih hal apa yang kamu lakukan??
Curhat ke temen/saudara biar bisa plong.. (berikan alasan)
Di pendam sendiri dalam hati.. (berikan alasan)
Di lapiaskan ke makan, tidur, menyendiri atau hal lainnya.. (berikan alasan)
Ramaikan kolom komnetar dengan pendapat kalian yaaaa..
__ADS_1
Terimakasih masih setia menantikan cerita saya..
❤❤❤❤❤
@@@@@... @@@@@...
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Es Jatuh Cinta
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Suami Pengganti
•Pangeran Vampir
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)
•Vampir "Sang Abadi"
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
•Cinta Lama Yang Datang Kembali
•Mommy And Daddy (CLYDK2)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•Perfect Father
•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1