Lelaki Bayaran Amelia

Lelaki Bayaran Amelia
S2 - EPISODE 192


__ADS_3

Lovely dan Andrew bicara santai, Lovely membantu Andrew makan. Dengan sabar Lovely menyuapi Andrew, Lovely juga membantu menyeka Andrew dan mengganti baju Andrew.


"Aku bercerita pada mamaku, mama pasti kecewa pada anaknya yang bodoh ini." Kata Andrew.


"Jangan seperti itu, apa kamu tau sebenarnya papaku juga kecewa. Kecewa karena aku berbohong padanya, aku mengatakan jika aku baik-baik saja. Pada kenyataanya aku dalam keadaan buruk. Setiap orang tua pasti tau keadaan anaknya walaupun kita tidak bercerita Andrew, itu terbukti dari papaku sendiri. Papa ku bahkan sampai menunggu ku untuk jujur bicara mengenai kejadian apa yg aku alami. Papaku tidak memaksaku untuk bicara, papaku menenangkanku dan memberiku dukungan. Mengatakan jika apa yang aku lakukan tidak salah, disaat terburuk papa lah tempatku bersandar. Haha.. lucu sekali, aku menangis seperti anak kecil dan merengek pada papa ku. Sungguh memalukan." Lovely bercerita.


"Maaf Love, semua salahku." Kata Andrew dengan suara lirih.


"Ya ya ya.. semua salahmu." Lovely menatap Andrew dan tersenyum.


"Aku bersungguh-sungguh Love, aku tidak sedang bergurau. Aku sungguh menyesali perbuatanku saat itu." Gerutu Andrew.


"Haha.. (tertawa keras) dasar Andrew, aku tau kamu serius. Ayolah butuh bermain-main juga, jangan terlalu serius Andrew. Bagaimana kamu bisa sampai terlukan? Ceritakan padaku." Lovely penasaran.


"Jawab dulu pertanyaanku, siapa yang menolongmu saat itu? Aku yakin dia seorang pria." Kata Andrew.


"Ya.. seorang pria bernana Julian. Dia membantuku, membantu mengobati lukaku dan memberikan tempat untuk ku bermalam. Lalu aku meminta Flip menjemputku, Flip terlihat tidak suka pada Julian dan memperingatkan agar aku untuk menjauhi Julian." Jawab Lovely.


"Dia tidak melakukan apa-apa padamu, dia tidak menyentuhmu kan?" Andrew penasaran.


"Dia membantu mengobati tanganku, tentu saja menyentuhku. Ada apa? Jangan katakan kamu cemburu padanya." Lovely menggoda.


"Untuk apa cemburu, aku tidak yankin dia lebih tampan dariku. Pesonaku begitu kuat, tidak akan bisa dia menandingi ketampananku." Kata Andrew berlagak sombong.


Lovely tertawa terpingkal, ini pertama kalinya Andrew memuji dirinya sendiri. Lovely geli mendengarnya, sejujurnya Lovely ragu pria yang sedang duduk bersandar di hadapannya ini benar-benar Andrew atau bukan.


Andrew pun menahan tawa sampai pipinya merona seperti tomat. Andrew yang tidak biasa memuji-muji itupun akhirnya ikut tertawa karena sudah tidak tahan lagi menahan tawa.


"Sudah-sudah perutku sakit Love, jangan tertawa lagi. Sssshhh.." Andrew mendesis merasakan nyeri dan sakit di perutnya.


Lovely langsung terdiam dan panik, "kamu baik-baik saja? Perlu aku panggilkan dokter?" Lovely maraba-raba perut Andrew.


Andrew memegang tangan Lovely, tiba-tiba saja Andrew mencium tangan Lovely dan meletakan tangan Lovely di wajahnya. Andrew menutup matanya merasakan lembutnya tangan Lovely.


Lovely tersenyum, ngeusap wajah Andrew lembut. "Tidurlah, kita sudah banyak bicara Andrew. Ini sudah larut.." kata Lovely dengan suara lembut.


"Mau temani aku tidur?" Suara Andrew lirih.


"Mmm.. jangan seperti anak kecil. Tidurlah, aku akan menjagamu sampai kamu tertidur." Kata Lovely.


Andrew berbaring, Lovely duduk di samping Andrew dan mengusap-usap kepala Andrew ringan, Lovely tersenyum cantik.


"Selamat malam Andrew, selamat tidur." Ucap Lovely lembut.


"Hmm.. selamat malam dan selamat tidur untukmu Love, jangan hanya duduk. Kamu bisa tidur jika sudah mengantuk." Jawab Andrew.


"Ya.. tutup matamu dan tidur, oke." Sahut Lovely.


Andrew mengangguk, dengan patuh Andrew menutup matanya perlahan. Lovely tersenyum lebar melibat Andrew yang patuh dan menurut.


Malam semakin larut, Lovely melihat Andrew sudah tertidur. Lovely berdiri dan menarik selimut sampai ke leher, Lovely berpindah ke sofa. Lovely menaikkan kaki dan berbaring di sofa Lovely melipat tangannya dan perlahan menutup mata. Rasa kantuk sudah melandanya, rasa lelah sudah mulai terasa di kakinya, kakinya seharian ini lelah berjalan berkeliling kantor.


♡♡♡♡♡

__ADS_1


Keesokan harinya..


Amelia dan Alex sudah sampai si rumah Andrew dengan menumpangi taxi dari bandara. Amelia menekan bel rumah beberapa kali.


"Mama bersabarlah, mungkin kakak dan Andrew masih tidur." Ucap Alex.


"Tidur? Lihat ini sudah pukul berapa Lex. Di hari kerja tidak boleh bermalas-malasan." Jawab Amelia.


"Baik-baik, aku lebih baik diam." Kata Alex lirih.


Pintu terbuka, Brian keluar dan terkejut mendapati istri dan putranya sudah ada di depan rumah.


"Amelia, Alex.. kalian sudah sampai? Tidak menghubungiku?" Kata Brian.


"Aku tidak ingin merepotkanmu sayang, dimana Lovely? Dia dirumah kan?" Tanya Amelia.


"Masuklah dulu, aku akan ceritakan sesuatu padamu." Ucap Brian.


Amelia dan Alex saling bertatapan, Alex menggelengkan kepala pada Amelia merasa tidak tahu apa-apa.


Amelia akhirnya mengikuti apa kata Brian, Amelia masuk kedalam rumah mrngukuti Brian, Alex berjalan di samping Amelia.


Brian duduk di sofa, Amelia dan Alex juga duduk. Amelia sangat penasaran dengan apa yang akan di sampaikan Brian, begitu juga Alex.


"Ada apa tuan Candra? Katakan sesuatu, atau aku akan kesal." Kata Amelia.


"Belum bercerita, nyonya Candra sudah mengancam? Baiklah-baiklah, aku akan bercerita. Lovely dan Andrew tidak ada di rumah, mereka di rumah sakit. Andrew mengalami sebuah kejadia dimana dia di tusuk oleh seseorang yang tidak di kenal dan Lovely sedang menjaga Andrew saat ini." Kata Brian.


"Apa yang terjadi, apakah Andrew baik-baik saja?" Tanya Amelia khawatir dan cemas.


"Ada apa dengan Lovely? Apa terjadi sesuatu, Brian... jangan bermain teka-teki denganku. Aku tidak akan mengulang perkataanku untuk memintamu bercerita." Amelia menatap tajam ke arah Brian.


Brian menghela nafas panjang, "aku tidak mau berbohong padamu, juga tidak mau menutupi apapun Amelia. Tetapi berjanjilah agar kamu bisa mengontrol emosimu saat mendengar apa yang akan aku sampaikan." Bria menatap Amelia dengan tatapan hangat.


Amelia mengerutkan keningnya, "tergantung apa yang aku dengar. Katakan saja ada apa dengan putriku." Desak Amelia.


Brian kembali menghela nafas panjang, "Sebenarnya Andrew sudah melakukan seauatu pada Lovely, Andrew memukul dan menganiaya Lovely. Bahkan terakhir kali hampir membunuh Lovely, sampai-sampai Lovely melarikan diri dari rumah.......... (Brian menceritakan semuanya kepada Amelia, Brian tidak menambahi atau mengurangi apa yang di dengar nya dari pengakuan Lovely atau Andrew) hhh.. " nafas Brian terasa terhenti saat mencetitakan kejadian yang di alami Lovely.


Amelia menggenggam erat kedua tangannya. Rasa kesal, marah, dan kecewa timbuh. Wajah Amelia seketika berubah, suasana hatinya buruk.


Alex yang mendengar juga terkejut, Alex juga merasakan kekesalan sama seperti Amelia. Alex tidak menyangka jika Andrew begitu kejm pada kakaknya.


"Dimana rumah sakitnya?" Tanya Amelia dengan suara dingin.


"Aku akan mengantarmu." Jawab Brian.


"Mm kalau begitu cepat!" Amelia berdiri dan pergi meninggalkan Brian juga Alex, Alex juga berdiri menyusul mamanya. Brian menggelengkan kepalany perlahan dan berdiri dari duduknya. Kali ini entah apa yang akan di lakukan Amelia setelah mendengarkan semuanya. Namun satu hal yang pasti, Amelia sudah mengeluarakan kuku dan taringnya untuk siap menerkam.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..

__ADS_1


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..

__ADS_1


Salam hangat,


"Dea Anggie"


__ADS_2